Jalan di Lombok Terbelah Akibat Gempa 6,9 SR  

Semoga korban jiwa tidak bertambah..

Jakarta, IDN Times - Gempa kembali mengguncang Kota Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu malam (19/8). Diketahui gempa tersebut berkekuatan 6,9 SR dan terjadi sekitar pukul 21.56 WIB.

Kerasnya guncangan gempa mengakibatkan jalan-jalan rusak dan terbelah. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

"Kondisi pelabuhan di Kayangan Lombok Utara retak akibat gempa 7 SR. Belum dapat informasi dampak gempa karena listrik padam seluruh Lombok. Komunikasi putus. Kondisi gelap gulita. Gempa susulan masih berlangsung. Semoga tidak banyak korban jiwa dan kerusakan yang lebih parah," tulis Sutopo di akun Twitternya.

1. Jalan di Pelabuhan Kayangan Lombok Utara rusak

Jalan di Lombok Terbelah Akibat Gempa 6,9 SR  IDN Times/Ardiansyah Fajar

Sutopo mengunggah video dan foto yang menggambarkan kondisi kerusakan jalan di Pelabuhan Kayangan Lombok Utara.

"Sumber gempa dari Sesar Naik Flores. Intensitas guncangan gempa dirasakan di Lombok Timur & Lombok Utara VI-VII MMI," terang Sutopo.

 

Baca Juga: BNPB: Guncangan Gempa Lombok 7,0 SR Lebih Keras dan Terdengar Gemuruh

2. Dua korban tewas akibat gempa

Jalan di Lombok Terbelah Akibat Gempa 6,9 SR  IDN Times/Kevin Handiko

Gempa tidak hanya mengakibatkan jalan terbelah, tapi juga kerusakan bangunan. Berdasarkan keterangan Sutopo, dua korban tewas akibat tertimpa bangunan roboh. Satu korban di Lombok Timur dan satu lagi di Sumbawa Besar.

3. Bukan merupakan gempa susulan

Jalan di Lombok Terbelah Akibat Gempa 6,9 SR  IDN Times/Ardiansyah Fajar

Sempat dianggap sebagai gempa susulan yang terjadi pada 5 Agustus 2018 silam, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pagi ini mengklarifikasi bahwa gempa dengan kekuatan 6,9 SR yang mengguncang Lombok merupakan aktivitas gempa baru.

"Dengan memperhatikan episenter gempa bumi M6,9 di ujung timur P. Lombok & diikuti sebaran episenter yang mengikutinya ke arah timur hingga di sebelah utara Sumbawa Barat, maka gempa yang terjadi merupakan AKTIVITAS GEMPA BARU yang BERBEDA dari gempa M7,0," tulis akun resmi BMKG.

Baca Juga: Gempa Lombok Beruntun, Warga Mataram Pilih Bertahan di Luar Rumah

Topik:

  • Sugeng Wahyudi

Berita Terkini Lainnya