Comscore Tracker

25 Pedagang di Pasar Kota Jambi Positif Rapid Test

Sebanyak 21 orang merupakan warga Kota Jambi

Jambi, IDN Times - Pemerintah Kota Jambi melakukan rapid test terhadap 412 orang pedagang pasar di Kota Jambi. Diketahui, 25 orang pedagang positif setelah diuji menggunak alat tes tersebut. Sedangkan 387 orang pedagang lainnya dinyatakan non reaktif.

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengatakan, dari jumlah tersebut empat orang di antaranya berasal dari luar Kota Jambi. Dua orang dari Kabupaten Muaro Jambi, dan dua orang berasal dari Lampung.

"Sebanyak 21 orang pedagang yang hasilnya reaktif akan dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi," kata Syarif kepada media, Rabu (13/5).

Baca Juga: Bocah 6 Tahun di Jambi Terseret Luapan Sungai Batang Hari 

1. Sebanyak 21 pedagang akan diisolasi di Rumah Sakit Abdul Manap

25 Pedagang di Pasar Kota Jambi Positif Rapid TestANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Screening terhadap pedagang pasar yang tersebar di Kota Jambi ini dilakukan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jambi pada Selasa kemarin (12/5). Fasha menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi, untuk menjalankan uji swab kepada 21 padagang yang dinyatakan reaktif rapid test.

Ia menambahkan, 21 pedagang asal Kota Jambi tersebut langsung diisolasi ke Rumah Sakit Abdul Manap. Sedangkan empat pedagang lainnya akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

"Mereka langsung akan mengikuti uji swab untuk memastikan," ujarnya.

Baca Juga: Klaster Gowa di Jambi Capai 203 Orang, Baru 30 Persen yang Rapid Test

2. Pedagang yang menunjukkan gejala sudah dirujuk ke rumah sakit

25 Pedagang di Pasar Kota Jambi Positif Rapid TestIlustrasi ruang isolasi M. Faiz Syafar

Fasha menyebut, dari 21 pedagang sudah dua orang yang dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Manap menunjukkan gejala awal penderita virus corona.

Pemerintah Kota (Pemkot) juga sudah langsung melacak keluarga ke-21 pedagang tersebut melalui Puskesmas. Keluarga pedagang juga akan menjalani pemeriksaan dengan rapid test.

3. Jumlah ODP di Provinsi Jambi menurun

25 Pedagang di Pasar Kota Jambi Positif Rapid TestJuru bicara penanganan COVID-19 Provinsi Jambi, Johansyah saat memberi keterangan melalui video siaran pers/IDN Times/Ramond EPU

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, terjadi penurunan orang dalam pantauan (ODP) sebanyak enam orang dan kini tersisa 106 orang lagi. Sedangkan pasien dengan pengawasan (PDP) mencapai 59 orang, dengan jumlah positif 65 orang. Sedangkan pasien sembuh di Provinsi Jambi sudah mencapai tiga orang.

"Saat ini Provinsi Jambi masih menunggu hasil uji swab 31 sampel," kata Johansyah melalui video siaran pers, Rabu (13/5).

Johansyah mengimbau masyarakat Jambi tidak mudik dan tetap di rumah selama Ramadan dan Idul Fitri nanti. Selain itu, pihaknya pun berharap masyarakat Jambi tidak melakukan diskriminasi terhadap pasien yang sudah dinyatakan sembuh, serta tenaga medis yang menangani kasus COVID-19.

"Jika ada komitmen dari masyarakat dalam menjalankan physical dan social distancing, kasus COVID-19 di Provinsi Jambi akan semakin membaik. Masyarakat sebaiknya tetap melaksanakan tarawih, tadarusan, buka dan sahur di rumah saja," ," jelasnya.

Baca Juga: Keren! Lima Desa di Jambi Berbagi Rp1 Miliar dari Dagang Karbon

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya