Comscore Tracker

Minta Maaf, Keluarga Penikam Syekh Ali Jaber Ungkap Riwayat Kejiwaan

Permintaan maaf keluarga melalui video

Bandar Lampung, IDN Times - Keluarga tersangka penusukan pendakwah Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian, meminta maaf kepada ulama asal Madinah, Arab Saudi itu dan umat muslim, atas kasus penusukan di Bandar Lampung, Lampung, Minggu, 13 September 2020.

Permintaan maaf tersebut diunggah melalui video berdurasi 1 menit 17 detik di akun YouTube Ahlunazar 96 pada Rabu, 16 September 2020 sekitar pukul 22.30 WIB. Dalam video tersebut terlihat ada tiga wanita dan tiga pria.

1. Keluarga meminta maaf kepada Syekh Ali Jaber dan seluruh umat muslim dunia

Minta Maaf, Keluarga Penikam Syekh Ali Jaber Ungkap Riwayat KejiwaanKeluarga Alfin Andrian (24), tersangka penusukan Syekh Ali Jaber menyampaikan permintaan maaf.

Ucapan permintaan maaf disampaikan langsung melalui perwakilan dari sang paman. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya selaku pamannya Alfin, serta ayahnya Alfin, M Rudi, serta keluarga besar memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Syekh Ali Jaber serta keluarganya.''

"Serta seluruh ulama-ulama besar di Indonesia, dan umat muslim di dunia. Atas penusukan Syeh Ali Jaber cepat diberikan kesehatan, serta melakukan aktivitasnya seperti sedia kala," lanjut pria yang memakai peci hitam, yang mengaku sebagai paman pelaku.

Baca Juga: Polda Lampung Pastikan Penusuk Syekh Ali Jaber Tak Alami Gangguan Jiwa

2. Keluarga mengklaim pelaku punya riwayat sakit kejiwaan pada 2016

Minta Maaf, Keluarga Penikam Syekh Ali Jaber Ungkap Riwayat KejiwaanAlfin Andrian (24) tersangka penusukan Syekh Ali Jaber saat diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Selasa (15/9/2020). (IDN Times/Martin L Tobing)

Dalam video yang sama, pria yang mengaku sebagai paman tersangka juga mengklaim keponakannya itu pernah memiliki riwayat kejiwaan, dan berobat di klinik sekitar 2016 karena depresi.

"Sekali lagi kami memohon maaf kepada Syeh Ali Jaber dan seluruh ulama-ulama Indonesia dengan sebesar-besarnya, semoga Allah SWT selalu menjaga ulama kita di mana pun mereka berada, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucap pria itu.

3. Polisi menyebut tersangka tidak mengalami gangguan kejiwaan

Minta Maaf, Keluarga Penikam Syekh Ali Jaber Ungkap Riwayat KejiwaanAlfin Andrian (24) tersangka penusukan Syekh Ali Jaber saat diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Selasa (15/9/2020). (IDN Times/Martin L Tobing)

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyatakan, tersangka Alfin Andrian tidak mengalami gangguan kejiwaan. Dia menyebut tersangka secara sadar mampu menjawab pertanyaan dari psikiater.

Dalam kasus ini, Polda Lampung juga sudah memeriksa 15 saksi terkait insiden . Keterangan 15 saksi ini guna melengkapi berkas agar segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Penyidik juga sudah gelar perkara, Selasa, 15 September 2020) malam.

“Berdasarkan pemeriksaan, tersangka melakukan penusukan karena gelisah atas dakwah yang disampaikan Syekh Ali Jaber. Tersangka ini mengaku jika suara dakwah yang berlangsung itu membuatnya gelisah dan langsung melakukan tindakan (penusukan)," ujar Pandra sapaan akrab pria ini, Rabu, 16 September 2020.

Pandra mengatakan, tersangka melakukan penusukan tanpa disuruh orang lain. "Tidak ada disuruh oleh pihak lain dan memang tergerak sendiri," katanya.

Baca Juga: Polresta Bandar Lampung Gelar Rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya