Comscore Tracker

Presiden dan Ketua DPR Apresiasi Penanganan COVID-19 Provinsi Banten 

Pemulihan ekonomi Provinsi Banten tak luput diapresiasi

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko Widodo mengapresiasi penanganan pandemik COVID-19 dan pemulihan ekonomi Provinsi Banten dalam Pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (21/9/2021). 

Presiden berharap prestasi tetap menjadikan Provinsi Banten berhati-hati dan waspada dalam penanganan pandemik COVID-19 dan pemulihan ekonomi. Dalam pengarahannya, Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan bahwa saat ini adalah situasi keadaan yang tidak mudah bagi semua negara baik dari sisi kesehatan maupun ekonominya. 

1. Ajak seluruh pihak untuk tetap hati-hati dan waspada

Presiden dan Ketua DPR Apresiasi Penanganan COVID-19 Provinsi Banten Presiden Jokowi tinjau vaksinasi massal di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat (youtube.com/Sekretariat Presiden)

Presiden kembali mengingatkan situasi pandemik COVID-19 yang sempat mencapai puncak dan kembali turun seperti saat ini. Meski kasus COVID-19 di Indonesia terus turun, Presiden mengajak seluruh pihak untuk tetap hati-hati dan waspada terhadap terjadinya peningkatan kasus COVID-19. Vaksinasi pun menjadi kunci untuk mengurangi risiko kematian akibat COVID-19. 

“Banten ini juga bagus sekali. Tapi kalau saya ngomong bagus nanti jangan menjadikan kewaspadaan saudara-saudara berkurang. Ini sebuah data yang menunjukkan bahwa kasus di Provinsi Banten turun 97% dari puncak kasus yang ada. Tapi, hati-hati. Kita ini berhadapan dengan musuh yang tidak kelihatan di mana dia berada. Jangan sampai angka-angka yang bagus ini menyebabkan kewaspadaan kita hilang. Tekan terus dan pertahankan kasus serendah mungkin dalam jangka waktu yang lama sehingga barang itu akan hilang dari Provinsi Banten,” tambah Presiden.

Baca Juga: Jokowi Bareng Puan Tinjau Pabrik Baja hingga Vaksinasi di Banten

2. Apresiasi pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II Provinsi Banten

Presiden dan Ketua DPR Apresiasi Penanganan COVID-19 Provinsi Banten (Ilustrasi pertumbuhan ekonomi) IDN Times/Arief Rahmat

Dalam situasi saat ini, lanjut Presiden, yang perlu digenjot adalah vaksinasi serta mempersiapkan betul amunisi penanganan COVID-19, seperti obat, ventilator, ruang perawatan, tenaga kesehatan, oksigen, dan sebagainya. Dalam situasi seperti saat ini, strategi yang penting adalah deteksi melalui testing dan tracing. Warga yang terkonfirmasi positif, dibawa ke tempat isolasi terpusat. 

Terkait perekonomian, Presiden mengapresiasi pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II (Q2) 2021 Provinsi Banten yang mencapai 8,95%. 

“Lompatan yang sangat tinggi setelah pada kuartal sebelumnya -0,44%. Kuartal pertama di bawah Nasional, tapi pada kuartal keduanya di atas Nasional, yaitu 8,95%, padahal Nasional 7,07%. Kalau COVID-19 bisa dikendalikan seperti saat ini, kemungkinan perekonomian naik lagi akan mudah,” ungkapnya. 

3. Berbagai kunjungan kerja di Provinsi Banten

Presiden dan Ketua DPR Apresiasi Penanganan COVID-19 Provinsi Banten Gubernur Banten, Wahidin Halim, saat meninjau pembelajaran tatap muka (PTM) di SMAN 1 Kota Serang dan SMKN 1 Kota Serang, Senin (6/9/2021). (Dok. Humas Pemprov Banten)

Sebelumnya, dalam Kunjungan Kerja ke Provinsi Banten, Presiden Joko Widodo meresmikan Pabrik Industri Baja Hot Strip Mill #2 PT Krakatau Steel (Persero). Pembangunan pabrik yang selesai pada bulan Mei 21 ini menelan investasi Rp75 triliun. Berdiri di atas lahan seluas 25 ha, kapasitas produksi pabrik mencapai 1,5 jt ton per tahun untuk mengisi pangsa pasar industri otomotif di Indonesia. Mampu menghemat impor hingga Rp 29 triliun per tahun. 

Selanjutnya, Presiden meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 4 Kota Serang serta melakukan dialog pelaksanaan vaksinasi dan pembelajaran tatap muka (PTM) virtual dengan Kepala SMAN 1 Ciomas Kabupaten Serang dan SMKN 1 Cilegon. Dalam dialog itu, Presiden mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk siswa dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Provinsi Banten. 

4. Imbau para kepala daerah di Provinsi Banten untuk solid dan bergotong royong atasi pandemik

Presiden dan Ketua DPR Apresiasi Penanganan COVID-19 Provinsi Banten Ketua DPR RI Puan Maharani (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Dari SMAN 4 Kota Serang, Presiden meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di  Puskesmas Singandaru, Kelurahan Lontar Baru, Kota Serang, untuk selanjutnya melakukan Pengarahan Kepada Forkopimda se-Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang. 

Dalam kesempatan itu, Ketua DPR RI Puan Maharani juga mengapresiasi penanganan pandemik COVID-19 dan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Provinsi Banten. 

“Di Provinsi Banten ini alhamdulillah sudah berjalan cukup baik. Tadi saya datang bersama Presiden melihat pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas dan di sekolah. Alhamdulillah, anak-anak di sekolah sudah mulai melakukan pertemuan tatap muka, 50% yang hadir sudah divaksin satu kali dan tadi juga sudah berjalan dua kali walaupun pertemuan tatap mukanya baru berjalan 4 jam,” tambah Puan. 

Dalam kesempatan itu, Ketua DPR RI mengimbau para kepala daerah di Provinsi Banten untuk bisa solid dan bergotong royong dalam mengatasi pandemik COVID-19 ke depan. Tidak mungkin hanya Pemerintah Pusat saja yang menjalankan peran tersebut. 

5. Capaian pembangunan dan penanganan pandemik COVID-19 Provinsi Banten

Presiden dan Ketua DPR Apresiasi Penanganan COVID-19 Provinsi Banten Pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (21/9/2021). (Dok. Humas Pemprov Banten)

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) melaporkan sejumlah capaian pembangunan dan penanganan pandemik COVID-19 Provinsi Banten. Gubernur WH melaporkan, penyerapan anggaran Provinsi Banten sudah 48% serta pendapatan daerah dalam APBD Provinsi Banten sudah mencapai 65%. 

Realisasi investasi di Provinsi Banten menduduki posisi nomor 2 Nasional serta capaian peningkatan produktivitas padi yang menduduki nomor 3 Nasional. 

“COVID-19 sudah mengalami penurunan yang luar biasa. Positivity rate saat ini 6,3%. BOR rumah sakit sudah 4,2%. Tingkat kesembuhan 96%, yang meninggal kurang 2%,” lapornya terkait penanganan pandemik di Provinsi Banten. 

Gubernur WH menambahkan, Provinsi Banten tetap melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

“Untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19, saat ini sudah mencapai 3,7 juta jiwa untuk dosis pertama. Hal itu tidak terlepas dari dukungan Bapak Kapolda, Bapak Pangdan, Bapak Danrem, dan Bapak Kajati. Kami yakin, begitu datang 8 juta vaksin lagi, kami akan sanggup menyelesaikan,” pungkasnya. (ADV)

Baca Juga: 10 Potret Bukti Nyata Gubernur Banten, Wahidin Halim, Gemar Berkebun 

Topic:

  • Marwan Fitranansya

Berita Terkini Lainnya