Comscore Tracker

Ambisi Parpol Baru PKN, Bisa Duduk di DPR 2024

Parpol besutan Anas Urbaningrum ini berambisi duduk di DPR

Jakarta, IDN Times — Partai Kebangkitan Nasional (PKN) berambisi lolos parliamentary threshold sehingga bisa menduduki kursi legislatif di 2024. Ketua Umum PKN, Gede Pasek Suardika, mengaku menargetkan partai politik besutan Anas Urbaningrum ini bisa mendapatkan minimal 4 persen suara untuk duduk di kursi legislatif.

Gede bersikap optimistis partainya yang baru berusia empat bulan itu bisa lolos sistem parliamentary threshold dalam Pileg.

“Target kira-kira 4 persen (parliamentary threshold) itu saya kira sudah pasti lolos,” kata dia dalam wawancara khusus bersama IDN Times, Kamis (26/5/2022).

1. Tak berambisi ikut pilpres 2024

Ambisi Parpol Baru PKN, Bisa Duduk di DPR 2024

Saat ditanyai terkait ambisi partainya dalam Pilpres 2024, Gede mengaku bersikap rasional. Dia menyadari organisasi politiknya masih berusia muda dan belum bisa mengusung pasangan calon untuk Pemilu 2024.

Gede menjelaskan, pihaknya saat ini fokus dalam tiga hal terkait dengan persiapan Pemilu 2024. Pertama, untuk lolos sebagai partai politik berbadan hukum di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham), kedua untuk lolos verifikasi parpol di KPU.

Kemudian, fokusnya yang terakhir untuk lolos parliamentary threshold di parlemen nasional dan daerah.

“Tiga etape ini kita disiplinkan. Etape pertama sudah kita selesaikan, etape kedua sudah bikin jadwal, dan alhamdililah masih on the track,” tutur dia.

Gede juga menjelaskan tidak mungkin pihaknya mengusung nama untuk maju dalam Pilpres 2024. Pasalnya, jika ingin mengusung pun perlu ada kesepakatan dari seluruh anggota PKN di tingkat daerah.

“Bagaimana kami mengusung yang akan didukung? Tentu tidak mungkin akan menentukan nama orang. Karena partai ini dibangun dengan semangat gotong royong,” kata Gede.

Baca Juga: Djarot: PDIP Bisa Maju Tanpa Koalisi di Pemilu 2024, Lebih Aman 

2. Siap ikut kontestasi Pemilu 2024

Ambisi Parpol Baru PKN, Bisa Duduk di DPR 2024Ilustrasi pemungutan suara atau pencoblosan (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

PKN juga menyatakan siap mengikuti kontestasi Pemilu 2024. Meski tidak berambisi ikut dalam Pilpres, Gede mengatakan PKN siap mendukung jika menemukan pasangan calon yang cocok.

Dia juga mengomentari Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang digunakan KPU untuk pendaftaran dan verifikasi calon peserta pemilu. Menurutnya, mekanisme yang digunakan KPU cukup terukur dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Dengan pola pakai Sipol kita terbantu sebenarnya. Karena sistem itu tidak bisa ditawar, tidak bisa dilobi,” ujarnya.

3. Tidak menutup dukungan untuk capres-cawapres

Ambisi Parpol Baru PKN, Bisa Duduk di DPR 2024Ilustrasi surat suara (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Kendati demikian, dia mengaku tidak akan menutup pintu bila ada capres atau cawapres yang ingin berkomunikasi dengan pihaknya di PKN.

Menurutnya, capres atau cawapres yang sudah terverifikasi oleh sistem di KPU bisa mendatangi PKN dan melakukan sosialisasi untuk menggaet suara di PKN. Namun, PKN akan lebih dulu mendiskusikan pasangan mana yang cocok untuk didukung oleh pihaknya.

“Ketika capres-cawapres ini sudah ada, akan kami lihat potensinya. Kami akan berikan ruang kepada teman-teman PKN di daerah, silakan sosialiasi. Jadi nanti pilih mana, silakan diputuskan,” tutur dia.

Baca Juga: Tahapan Pemilu Mepet Tapi Dana Belum Ada, Ketua KPU: Cairnya Kapan? 

Topic:

  • Vanny El Rahman

Berita Terkini Lainnya