Comscore Tracker

Survei LSI: Pengguna Medsos Lebih Pilih KIB Ketimbang PDIP 

PDI Perjuangan unggul dalam suara "wong cilik"

Jakarta, IDN Times - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei bertajuk ‘Tiga Poros Utama Pilpres 2024’. Survei ini bertujuan mengungkap kecenderungan pilihan poros partai politik untuk 2024 di kalangan pengguna media sosial.

Sebanyak 1.200 responden mengikuti survei ini secara tatap muka pada 24 Mei-7 Juni 2022. Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen.

Survei ini menilik pilihan pengguna media sosial terhadap tiga poros utama yang saat ini sudah memenuhi presindetial thresold (PT) yakni poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), poros PDIP, dan poros Gerindra-PKB.

1. KIB lebih unggul di Facebook ketimbang PDIP

Survei LSI: Pengguna Medsos Lebih Pilih KIB Ketimbang PDIP Koalisi Indonesia Bersatu setelah menandatangani nota kesepahaman di Jakarta Pusat, Sabtu (4/6/2022). (IDNTimes/Melani Putri)

Direktur CPA LSI Denny JA Ade Maulana mengatakan, menurut survei pada pengguna media sosial, poros KIB lebih unggul dari PDIP dan poros Gerindra-PKB.

“Di kantong politik digital, poros KIB terlihat unggul dibanding poros PDIP, maupun poros Gerindra-PKB,” kata Ade di Jakarta Timur, Rabu (6/7/2022).

Sebanyak 23,2 persen pengguna Facebook memilih KIB, 23,2 persen memilih PDIP, dan 12,6 persen memilih poros Gerindra-PKB. Sementara dukungan terhadap partai lainnya sebesar 19,8 persen.

Baca Juga: Airlangga: KIB Umumkan Capres pada Waktunya

2. Pengguna WhatsApp lebih pilih KIB

Survei LSI: Pengguna Medsos Lebih Pilih KIB Ketimbang PDIP Beberapa elit partai politik turut hadir dalam KIB, di antaranya Menko Luhut Binsar Pandjaitan, dan Hatta Rajasa. (IDNTimes/Melani Putri)

LSI Denny JA juga menghitung kecenderungan pengguna WhatsApp dalam memilih tiga poros. Dalam survei ini, KIB juga lebih unggul ketimbang dua poros lainnya.

Pemilih menggunakan WA lebih memilih mendukung poros KIB sebesar 20,7 persen, terhadap PDIP 13,8 persen, dan dukungan terhadap poros Gerindra-PKB sebesar 19,9 persen.

“Mengapa poros KIB lebih unggul dalam politik digital? Karena pemilih KIB lebih banyak tinggal di perkotaan, dari segmen pendidikan dan pendapatan tinggi, dan umumnya aktif,” kata Ade.

3. PDIP unggul di suara ‘wong cilik’

Survei LSI: Pengguna Medsos Lebih Pilih KIB Ketimbang PDIP Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri di acara Rakernas PDIP pada Selasa (21/6/2022). (dok. PDIP)

Meski kalah suara di responden pengguna medsos, LSI Denny JA mengungkap ada kecenderungan berbeda jika survei dilakukan pada masyarakat menengah bawah.

Survei tatap muka langsung kepada responden berpenghasilan rendah atau di bawah Rp3 juta per bulan oleh LSI Denny JA menunjukkan kecenderungan ‘wong cilik’ memilih PDIP ketimbang poros KIB atau poros Gerindra-PKB.


“Di kantong wong cilik, poros PDIP lebih unggul dibandingkan dengan poros lainnya. Di segmen pendapatan rendah, dukungan terhadap poros PDIP sebesar 24,9 persen, poros KIB 17,2 persen, dan poros Gerindra-PKB 19,1 persen,” kata Ade.

Menurut LSI Denny JA, citra PDIP di kalangan menengah bawah masih tinggi sehingga ada kecenderungan pilihan pada partai yang diketuai oleh Ketum Megawati Soekarnoputri ini.

“Kenapa kuat di suara wong cilik? Karena kuatnya branding PDIP sebagai partai wong cilik yang telah mengakar cukup lama dari pemilu-pemilu sebelumnya,” kata dia.

Baca Juga: Survei LSI: Prabowo dan Ganjar Bakal 'Perang Sengit' di Pilpres Jatim

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya