Comscore Tracker

Santunan kepada Petugas KPPS yang Sakit di Balikpapan Belum Jelas

Merekrut petugas KPPS di Balikpapan juga kesulitan

Balikpapan, IDN Times - Pemerintah sebelumnya menyebut akan memberikan santunan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal maupun sakit selama melaksanakan tugas Pemilu 2019. Namun, pemberian santunan kepada petugas yang sakit di Balikpapan nasibnya belum jelas.

Data KPU Balikpapan tercatat tidak ada anggota KPPS Balikpapan yang meninggal dunia, sementara yang sakit terdapat tujuh orang. Mereka yang sakit sekarang sudah pulang ke rumah.

Sementara petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang meninggal dunia yakni Sekretaris PPS di Kelurahan Manggar dan anggota Linmas Kelurahan Gunung Samarinda Baru, serta seorang Staf Sekretariat Panwaslu Balikpapan.

1. Santunan kepada petugas KPPS yang sakit belum jelas nasibnya

Santunan kepada Petugas KPPS yang Sakit di Balikpapan Belum JelasIDN Times/Mela Hapsari

Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengatakan belum ada kejelasan santunan bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang rawat inap di rumah sakit.

"Sampai saat ini oleh KPU RI sebatas diminta segera melaporkan laporan kejadian yang sakit, terutama yang meninggal. Yang sakit, kita tetap laporkan tapi melihat edaran santunan itu (untuk yang) meninggal, cedera berat, cedera ringan, yang sakit kayanya gak ada," ujar Noor, Balikpapan, Selasa (14/5).

Meskipun belum ada kejelasan santunan bagi petugas KPPS yang sakit, namun KPU Balikpapan tetap melaporkan ke KPU RI, dan mengupayakan santunan untuk anggota KPPS yang masuk rumah sakit. Sejauh ini, belum ada pemberitahuan lebih lanjut dari KPU RI.

2. Penyebab petugas KPPS meninggal bukan karena diracun

Santunan kepada Petugas KPPS yang Sakit di Balikpapan Belum JelasIDN Times/Debbie Sutrisno

Terkait isu adanya racun yang ditujukan pada petugas KPPS, Noor mengatakan, KPU tidak menyediakan makanan untuk petugas KPPS. 

"Kita itu ngasih uang untuk mereka makan. Tapi kalau indikasi kelelahan itu bisa jadi. Saya sudah konfirmasi ke keluarga tidak ada riwayat penyakit seperti jantung, tidak ada," kata dia, terkait adanya petugas PPS dan anggota Linmas yang meninggal di Balikpapan.  

Slamet Riyadi, Sekretaris PPS Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur meninggal pada usia 54 tahun (23/4), tanpa ada riwayat penyakit sebelumnya. Sedangkan, Sungkowo Ujang Subarkah, petugas Linmas di TPS 06 Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara  meninggal pada usia 63 tahun (18/04). 

Sementara petugas KPPS Balikpapan yang sakit berusia antara 34-45 tahun, rata-rata masuk ke rumah sakit, karena kelelahan yang mengakibatkan pingsan, pusing, dan lemas. Ada pula yang terpaksa dirawat di rumah sakit karena mengalami sakit maag akibat makan tak teratur selama bertugas, serta satu orang petugas KPPS mengalami serangan jantung.

Baca Juga: Pemberian Racun ke Makanan Anggota KPPS Tidak Memungkinkan

3. Sebanyak 14.385 ribu anggota KPPS di enam kecamatan di Balikpapan

Santunan kepada Petugas KPPS yang Sakit di Balikpapan Belum JelasIDN Times/ Muhamad Iqbal

Dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Balikpapan, KPU merekrut anggota KPPS untuk enam kecamatan dengan total 14.385 orang. Untuk menjadi anggota KPPS umur mereka minimal 17 tahun dan tidak ada batasan maksimal. 

"KPPS itu umurnya minimal 17 tahun tapi maksimalnya tidak dibatasi. Kalau Linmas dan Sekretaris PPS (yang meninggal) secara medis kita tidak tahu persisnya, tapi secara harfiah kita bisa lihat karena kecapean. Sejauh ini tidak ada laporan riwayat penyakit, seperti sekretaris PPS Manggar dari pihak keluarga gak menyampaikan ada riwayat penyakit. Artinya memang kerja mulai distribusi logistik sampai rekap tingkat kecamatan itu memang melelahkan sekali," kata Noor. 

4. Anggota KPPS dipersyaratkan melampirkan surat keterangan sehat

Santunan kepada Petugas KPPS yang Sakit di Balikpapan Belum JelasIDN Times/ Mela Hapsari

Noor menyebutkan selain syarat usia, sebenarnya ada syarat lain yang harus dipenuhi bagi calon anggota KPPS, yaitu menyerahkan surat keterangan kesehatan.

Namun karena faktor biaya dianggap memberatkan calon petugas KPPS, maka KPU RI mengeluarkan kebijakan agar calon petugas KPPS bisa menggunakan surat pernyataan sehat yang dibuat sendiri, bagi yang tidak bisa memenuhi surat keterangan kesehatan.

5. KPU Balikpapan kesulitan mencari petugas KPPS

Santunan kepada Petugas KPPS yang Sakit di Balikpapan Belum JelasIDN Times/M. Idris

KPU Balikpapan menemui kendala saat perekrutan anggota KPPS, lantaran kurangnya minat masyarakat menjadi petugas penyelenggara pemilu. Akibat kekurangan calon anggota KPPS yang mendaftarkan diri, KPU Balikpapan meminta bantuan kelurahan yang ada di enam kecamatan.

Menurut Noor tidak mudah mencari 14.385 petugas yang sebenarnya lebih merupakan sukarelawan, untuk menyelenggarakan pemilu di Balikpapan. 

Laporan Kontributor IDN Times Kaltim M. Idris

Baca Juga: Bukan Kelelahan, Ini Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal Dunia

Topic:

  • Rochmanudin

JADWAL SALAT & IMSAK

26
MEI
2019
21 Ramadan 1440 H
Imsak

04.26

Subuh

04.36

Zuhur

11.53

Asar

15.14

Magrib

17.47

Isya

19.00

Just For You