Comscore Tracker

Harap Bersabar! Saudi Belum Buka Sistem e-Visa Umrah untuk WNI

Penerbangan langsung Indonesia-Saudi masih disetop

Jakarta, IDN Times - Jemaah Indonesia masih harus bersabar untuk kembali bisa melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci. Selain penerbangan langsung Indonesia yang masih disetop sementara, Arab Saudi rupanya masih mengunci penerbitan e-Visa umrah untuk WNI.

"Kondisinya sekarang ini Indonesia masih di-suspand, jadi tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia masuk ke Arab Saudi. Jika memiliki visa saudi harus menggunakan negara ketiga, sedangkan kondisi kedua adalah kondisi pemisaan e-visa umrah yang dilakukan penyelenggara sampai saat ini masih di-lock oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi," ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Firman M Nur, Jumat (20/8/2021).

1. Seluruh jemaah umrah Indonesia tak bisa berangkat meski lewat negara ketiga

Harap Bersabar! Saudi Belum Buka Sistem e-Visa Umrah untuk WNIJemaah umrah melakukan tawaf mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram (IDN Times/Mela Hapsari)

Firman menjelaskan, akibat kendala itu, seluruh jemaah umrah Indonesia tak bisa berangkat ke Tanah Suci meskipun telah melakukan karantina ke negara ketiga. Hal itu karena e-visa dari Arab Saudi tak bisa diterbitkan.

"Saat ini belum, saat ini transit pun gak bisa, karena kondisi kita gak bisa memproses visa umrah," katanya.

Firman menjelaskan saat ini lebih dari 56 ribu jemaah masih tertunda keberangkatan umrahnya, sejak Februari 2020. Sejumlah jemaah juga ada yang sudah membayar lunas biaya umrahnya.

"Itu menjadi tanggung jawab kami untuk memberangkatkan mereka," ucapnya.

Baca Juga: Arab Saudi Izinkan Umrah, Ini Syarat Khusus buat Jemaah Asal Indonesia

2. Saudi buka umrah per 1 Muharram 1443 Hijriah

Harap Bersabar! Saudi Belum Buka Sistem e-Visa Umrah untuk WNIIDN Times/Uni Lubis

Pemerintah Arab Saudi kembali membuka penyelenggarakan ibadah umrah pada 1 Muharram 1443 H atau 10 Agustus 2021. Kementerian Agama (Kemenag) masih menunggu aturan teknis penyelenggaraan umrah di masa pandemik dari Pemerintah Arab Saudi.

Arab Saudi masih melarang sembilan negara untuk melakukan penerbangan langsung ke negara, salah satunya Indonesia.

"Sambil menunggu notis (nota diplomatis) dari pemerintah Arab Saudi ke Kementerian Agama tentang teknis penyelenggaraannya," ujar Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Khairizi, Rabu (4/8/2021).

"Nah, untuk itu akhir dari pada kesimpulannya kita menyepakati untuk tetap bagaimana mengedepankan penyelesaian COVID-19, karena itu sebagai amunisi kita bisa atau tidak membuka suspend," sambungnya.

Khairizi mengatakan, edaran dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi itu baru beredar di media sosial Saudi. Belum diterima secara resmi oleh Kementerian Agama.

3. Daftar sembilan negara yang dilarang masuk Arab Saudi

Harap Bersabar! Saudi Belum Buka Sistem e-Visa Umrah untuk WNIMasjidi Haram, Makkah, mulai dibuka untuk salat bagi warga Arab Saudi sejak ditutup karena pandemik COVID-19, tujuh bulan lalu, Minggu (18/10/2020). (ANTARA FOTO/Saudi Press Agency/Handout via REUTERS/pras.)

Berikut sembilan negara yang masih dilarang masuk langsung ke Arab Saudi:

- Indonesia

- India

- Pakistan

- Mesir

- Turki

- Argentina

- Brasil

- Afrika Selatan

- Lebanon

Baca Juga: Amphuri Desak Pemerintah Melobi Arab Saudi untuk Jemaah Umrah 

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya