Jokowi Dipastikan Nonton Langsung Balapan Formula E Besok!

Jokowi juga akan berfoto dengan pembalap Formula E

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo dipastikan bakal menonton Formula E 2022 Jakarta. Dia diagendakan menyaksikan secara langsung ajang balapan yang digelar di Jakarta International Circuit, Jakarta, Sabtu, 4 Juni 2022.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, dalam keterangannya pada Jumat (3/6/2022).

"Insyaallah besok Bapak Presiden diagendakan untuk menonton langsung Formula E," ujar Heru.

1. Akan berfoto bersama dengan para pembalap

Jokowi Dipastikan Nonton Langsung Balapan Formula E Besok!Potret Jakarta International Circuit jelang Formula E 2022. (IDN Times/Fauzan)

Heru juga menjelaskan, sebelum menonton balapan Formula E Jokowi direncanakan untuk berfoto dan menyapa para pembalap yang tampil. Dia bahkan bakal juga melakukan grid walk bersama beberapa pejabat.

Mereka yang melakukan grid walk dengan Jokowi adalah Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni, Chief Championship Officer & Co-Founder Alberto Longo, dan lima pembalap.

"Presiden juga akan menyapa sekaligus berfoto bersama dengan para pembalap," katanya.

Baca Juga: 5 Perbedaan Balapan Formula E dan Formula 1, Sudah Tahu?

2. Ini alasan BUMN tak jadi sponsor Formula E Jakarta

Jokowi Dipastikan Nonton Langsung Balapan Formula E Besok!Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga memberikan keterangan pers. (IDN Times/Indiana Malia)

Kabar itu tentu jadi kabar baik, kerena ajang Formula E sempat dinilai jadi anak tiri pemerintah. Terlebih, tak adanya perusahaan BUMN yang bersedia menjadi sponsor di ajang balapan mobil listrik ini.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga, mengungkapkan alasan gagalnya perusahaan plat merah jadi sponsor Formula E.  Dia pun tak mengelak, ada proposal yang masuk ke beberapa perusahaan untuk diajak bekerja sama.

Hanya saja, proposal yang datang disebut Arya, terlalu mepet dengan jadwal penyelenggaraan hajatan tersebut. Walhasil, BUMN tidak memiliki waktu melakukan kajian.

"Kementerian BUMN menerima informasi bahwa sebagian dari korporasi di bawah BUMN menerima proposal sponsorship dari Panitia Penyelenggara Jakarta E-Prix 2022 rata-rata sebulan sebelum event itu diselenggarakan," ujar Arya dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (3/6/2022).

3. BUMN perlu lakukan pengkajian sebelum jadi sponsor sebuah event

Jokowi Dipastikan Nonton Langsung Balapan Formula E Besok!Potret Jakarta International Circuit jelang Formula E 2022. (IDN Times/Fauzan)

Arya menjelaskan, BUMN perlu waktu untuk melakukan pengkajian sebelum menjadi sponsor sebuah kegiatan, baik yang bersifat nasional maupun internasional. Hal itu termasuk mengkaji terhadap kelayakan secara bisnis dan model kerja sama agar memenuhi prinsip good corporate governance (GCG).

Proses pengkajian itu, menurut Arya, bervariasi di masing-masing BUMN, sesuai dengan peraturan di tiap perusahaan. Pada umumnya, BUMN menerima proposal event besar berskala nasional dan internasional paling cepat tiga bulan sebelumnya atau bahkan setahun sebelumnya.

"Dengan demikian, ada waktu yang cukup untuk melakukan kajian sebelum mengambil keputusan yang didasari oleh aspek bisnis dan kontribusi nilai sosial BUMN kepada masyarakat," beber Arya.

Arya juga membantah anggapan yang menyebutkan bahwa BUMN tidak mendukung penyelenggaraan balap Formula E Jakarta 2022. Anggapan itu sendiri muncul lantaran Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan milik negara di bawah mereka tidak menjadi sponsor dalam ajang balapan yang bakal digelar akhir pekan ini.

"Kementerian BUMN menyesalkan adanya pernyataan-pernyataan negatif seakan BUMN tidak mendukung kegiatan Formula-E tersebut. Pernyataan itu tidak benar karena tak ada kebijakan menghambat sponsonship bagi event yang dimaksud," kata Arya menegaskan.

Baca Juga: Tiket Formula E Ludes, Diborong Ahmad Sahroni Rp1,2 Miliar

Topik:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya