Comscore Tracker

Mahfud MD soal Sumbangan Akidi Tio: Sejak Awal Saya Tak Percaya 

Mahfud menyebut sering menemui orang ngaku punya kelebihan

Jakarta, IDN Times - Anak bungsu pengusaha almarhum Akidi Tio bernama Heriyati kini tengah diperiksa polisi. Polda Sumatra Selatan juga meralat status tersangka Heriyati yang sempat dinyatakan Direktur Intel dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro.

Menanggapi hal itu, Menko Polhukam, Mahfud MD mengaku sudah tak percaya sejak awal pemberitaan mengenai sumbangan Akidi Tio. Mahfud mengaku sudah sering menemui perisitiwa semacam itu.

"Terkait Akidi Tio saya sejak awal sudah tak yakin itu ada karena petualang seperti itu sudah banyak memberi pelajaran pada kita," ujar Mahfud dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/8/2021).

"Makanya ketika saya mencuit “Mudah-mudahan itu nyata” Saya justru sama sekali tak berharap itu ada tapi saya nyindir kepada yang percaya dengan itu," ucapnya lagi.

1. Mahfud sering temui orang yang ngaku memiliki banyak kelebihan

Mahfud MD soal Sumbangan Akidi Tio: Sejak Awal Saya Tak Percaya IDN Times/Galih Persiana

Mahfud mengaku sering menerima cerita orang yang memiliki banyak kelebihan. Menurutnya, ada juga orang yang mengaku bisa menggali uang dengan mudah. 

"Sejak dulu banyak orang yang seperti itu, mengaku mau menyumbang, bisa menggali uang dengan kesaktian secara ajaib, bisa menemukan obat untuk 1000 penyakit, tapi semua bohong," katanya.

Terkait dengan seremoni penyerahan bantuan secara simbolis, Mahfud sudah menanyakan kepada Gubernur Sumsel, Herman Daru. Kepada Mahfud, Herman mengatakan acara tersebut tak ada penyerahan barang apapun dan berlangsung secara mendadak. 

"Ternyata gubernur juga hanya diundang seremoni sebagai Forkompimda secara dadakan tapi tak ada penyerahan barang atau dokumen apa pun," ujarnya.

Baca Juga: Soal Sumbangan Rp2 T dari Akidi Tio, Mahfud MD: Semoga Ini Nyata

2. Polda Sumsel ralat status tersangka anak bungsu Akidi Tio

Mahfud MD soal Sumbangan Akidi Tio: Sejak Awal Saya Tak Percaya Polda Sumatera Selatan mendapat bantuan dana penanggulangan COVID-19 sebesar Rp2 triliun. Bantuan itu diberikan oleh keluarga almarhum Akidi Tio. (Dok. Humas Polri)

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, meralat pernyataan prank uang Rp2 triliun yang disampaikan oleh Direktur Intel dan Keamanan Dirintelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro.

Ia juga meluruskan status tersangka anak bungsu mendiang Akidi Tio bernama Heriyanti. Menurut Supriadi, pernyataan status tersangka adalah tidak mendasar dan tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan hari ini. Bahkan Supriadi menegaskan jika pihaknya belum menemukan ada indikasi penipuan.

"Yang punya kewenangan mengeluarkan pernyataan adalah Bapak Kapolda dan Kabid Humas. Jangan ada dan tidak boleh pakai pernyataan lain," ungkap Supriadi kepada awak media di Polda Sumsel, Senin (2/8/2021).

Baca Juga: Prank Sumbang Rp2 Triliun, Anak Akidi Tio Terancam 10 Tahun Penjara

3. Polda menyebut uang masih di giro Bank Mandiri

Mahfud MD soal Sumbangan Akidi Tio: Sejak Awal Saya Tak Percaya Polda Sumatera Selatan mendapat bantuan dana penanggulangan COVID-19 sebesar Rp2 triliun. Bantuan itu diberikan oleh keluarga almarhum Akidi Tio. (Dok. Humas Polri)

Heriyanti hanya dipanggil sebagai pihak yang akan memberi sumbangan dana hibah. Dirinya belum ditetapkan sebagai tersangka terkait hal ini. Bahkan Supriadi menyebutkan jika pihaknya memastikan uang senilai Rp2 triliun sudah ada.

"Ada hal teknis yang harus diselesaikan. Uangnya ada di giro Bank Mandiri. Makanya status Heriyanti masih dalam pemeriksaan," ungkap dia.

Supriadi menjelaskan jika pihaknya masih mengklarifikasi soal uang Rp2 triliun tersebut. Hingga kini, Polda Sumsel berkeyakinan uangnya dalam proses pencairan. Supriadi mengajak masyarakat agar menghormati pemilik uang, seperti menjaga privasi yang bersangkutan.

"Sekarang masih proses pemeriksaan, orang yang akan membantu pasti punya beban psikologis juga," ujar dia.

Baca Juga: Profil Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra, Korban Prank Rp2 T Akidi Tio

Topic:

  • Dwifantya Aquina
  • Eddy Rusmanto

Berita Terkini Lainnya