Comscore Tracker

Mensos Usul Bansos Anak Yatim Rp200 Ribu per Bulan, DPR Belum Setujui

Anggaran bansos anak yatim Rp11,6 T untuk 4,3 juta anak

Jakarta, IDN Times - Komisi VIII DPR RI telah menyetujui pagu anggaran 2022 Kementerian Sosial (Kemensos) Rp78.256.327.121.000 atau Rp78,2 triliun. Sebelum persetujuan itu, Mensos Tri Rismaharini terlebih dahulu menyampaikan sejumlah penggunaan anggaran tersebut.

"Anggaran untuk prioritas nasional Rp76.960.139.214.000, non-prioritas nasional Rp1.296.187.907.000," ujar Risma dalam siaran langsung di kanal YouTube Komisi VIII DPR RI, Senin (20/9/2021).

Baca Juga: Anak Yatim Piatu karena COVID-19 Rentan Jadi Korban Pernikahan Dini

1. Rincian penggunaan anggaran

Mensos Usul Bansos Anak Yatim Rp200 Ribu per Bulan, DPR Belum SetujuiIlustrasi Anggaran. (IDN Times/Aditya Pratama)

Risma menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk belanja pegawai hingga belanja bansos. Anggaran terbesar untuk belanja pegawai.

Berikut rinciannya:

- Belanja pegawai: Rp517.628.471.000
- Belanja barang operasional: Rp284.506.991.000
- Belanja barang non-operasional: Rp3.327.232.131.000
- Belanja modal: Rp97.343.728.000
- Belanja bansos: Rp74.083.715.800.000.

2. Program PKH dan kartu sembako

Mensos Usul Bansos Anak Yatim Rp200 Ribu per Bulan, DPR Belum SetujuiKegiatan Lebelisasi KPM PKH PPU (IDN Times/Dinsos PPU)

Risma juga menjelaskan mengenai program keluarga harapan (PKH) dan bansos kartu sembako/BPNT. Menurutnya, ada 10 juta PKH yang menjadi target Kemensos.

Nilai bansos yang akan diberikan kepada penerima PKH sesuai dengan kondisionalitas kader pembangunan manusia (KPM). Pemberiannya selama empat tahap dalam setahun.

Program PKH ini menggunakan anggaran Rp28.709.816.300.000 (Rp28,7 triliun). Kemudian untuk program bansos kartu sembako, menggunakan anggaran Rp45.120.000.000.000 (Rp45,1 triliun).

Kemensos menargetkan ada 18,8 juta KPM yang menerima bantuan. Proses penyalurannya dilakukan setiap bulan masing-masing penerima KPM Rp200 ribu selama setahun.

3. Usul tambahan anggaran untuk program bantu anak yatim

Mensos Usul Bansos Anak Yatim Rp200 Ribu per Bulan, DPR Belum SetujuiIlustrasi Anggaran. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dalam kesempatan itu, Risma mengusulkan tambahan anggaran Rp25.809.385.200.000 (Rp25,8 triliun) untuk pagu anggaran 2022 kepada Komisi VIII RI.

Risma menjelaskan, tambahan anggaran itu untuk penambahan target 5,9 juta KPM penerima bansos kartu sembako. Penambahan target ini menggunakan anggaran Rp14.160.000.000.000 (Rp14,1 triliun).

Selain itu, Kemensos juga akan memberikan uang Rp200 ribu untuk anak yatim yang masih sekolah, dan anak yatim yang belum sekolah Rp300 ribu setiap bulan dalam setahun. Target bantuan ini akan diberikan kepada 4.386.983 anak.

Anggaran yang dibutuhkan dalam program bantuan anak yatim ini sebesar Rp11.649.385.200.000 (Rp11,6 triliun).

"Ini yang termasuk anak yang korban COVID-19 (orang tuanya meninggal karena COVID-19), dan anak yatim yang terdata di kami (orang tua meninggal bukan karena COVID-19). Ini sudah gabungan," jelas Risma.

Kendati, Komisi VIII DPR RI belum menyetujui usulan penambahan anggaran itu. Namun, Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, mengaku mendukung usulan penambahan anggaran tersebut.

Baca Juga: Kemensos Siapkan Rp24 M buat Anak Yatim Terdampak COVID-19

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya