Comscore Tracker

Viral, Mobil Mewah Pelat DPR Parkir di Tempat Khusus Disabilitas

Belum diketahui siapa anggota DPR yang bawa mobil tersebut

Jakarta, IDN Times - Beredar sebuah foto menunjukkan mobil berpelat DPR terparkir di tempat khusus disabilitas. Foto tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @dtdavidtobing.

Tobing menjelaskan, foto tersebut diambil pada Selasa, 7 Desember 2021 di salah satu mal di Jakarta.

"Di Plaza Senayan basement di pintu masuk foodhall," kata Tobing saat dikonfirmasi, Rabu (8/12/2021).

Baca Juga: PAN Kritik Mensos Risma yang Paksa Difabel Bicara: Berempatilah

1. Heran ada mobil besar parkir di tempat khusus disabilitas

Viral, Mobil Mewah Pelat DPR Parkir di Tempat Khusus DisabilitasMobil anggota DPR Parkir di Parkiran Khusus Difabel. (instagram.com/dtdavidtobing)

David menerangkan, saat mengambil foto itu, dia hendak pulang menuju mobilnya. Namun, dia melihat ada mobil besar mewah dan berpelat DPR terparkir di tempat khusus disabilitas.

"Saya melihat di tempat parkir berkebutuhan khusus ada mobil besar dan pelat DPR, saya ragu apa betul mobil tinggi gini bawa orang yang difabel?" katanya.

Berdasar sepengetahuan David, mobil yang biasa membawa penyandang disabilitas lebih kecil agar memudahkan turun dari kendaraan.

"Makanya di status saya 'semoga yang naik orang yang berkebutuhan khusus'. Karena saya ragu aja kan itu buat orang yang difabel," ucapnya.

Belum diketahui siapa anggota DPR yang menggunakan mobil dinas tersebut. Namun, unggahan ini mendapat tanggapan negatif dari warganet. 

"Efek gak bawa supir kali ya bang, jadi dia gak paham artinya simbol di bawah mobilnya," kata warganet di kolom komentar.

Baca Juga: Warga Disabilitas Dapat SIM D Gratis dari Polres Purwakarta

2. Trotoar di Jakarta belum ramah untuk difabel

Viral, Mobil Mewah Pelat DPR Parkir di Tempat Khusus DisabilitasKondisi Trotoar Pasca Banjir di daerah Kemang, Jakarta Selatan (IDN Times/Aryodamar)

Berita lainnya, penyandang disabilitas mengeluhkan trotoar di jalanan DKI Jakarta dinilai belum ramah bagi difabel, khususnya tunanetra. Sebab, jalur pedestrian di ibu kota belum semuanya dilengkapi fasilitas pemandu atau guiding blocks.

“Trotoar di DKI Jakarta belum ramah bagi kami,” ujar penyandang tunanetra, Arli Hutabarat, saat ditemui di tepi Jalan Taman Sari, Sawah Besar, Jakarta, seperti dilansir ANTARA, Rabu (28/3/2021).

Arli mengaku kesulitan menyusuri Jalan Taman Sari karena tidak ada blok yang memandu dia untuk menentukan arah. Akibatnya, dia harus berjalan dibantu dengan tongkat agar dapat mengetahui arah di depannya.

Berbeda dengan trotoar di Jalan MH Thamrin dan Jalan Sudirman, tepian Jalan Taman Sari tidak memiliki sarana pendukung untuk penyandang difabel. Akibatnya, beberapa penyandang tunanetra yang ditemui di Jalan Taman Sari harus berjalan beriringan agar tidak tersandung saat melangkah.

3. Trotoar malah dipakai jadi lahan parkir kendaraan

Viral, Mobil Mewah Pelat DPR Parkir di Tempat Khusus DisabilitasIlustrasi pedestrian di kawasan Jakarta Barat (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Arli juga menyoroti fungsi trotoar yang kerap dipakai sebagai lahan pedagang kaki lima, parkir kendaraan hingga jalur melintas sepeda motor. Bahkan, kata dia, sejumlah lubang bekas galian dibiarkan terbuka di beberapa trotoar di Jakarta.

“Walaupun ada trotoar yang memiliki fasilitas pendukung bagi difabel namun masih banyak juga ditemui kendaraan roda dua yang melintas di atas trotoar bahkan ada yang parkir,” kata dia, yang ditemui sambil memanggul kerupuk dagangannya.

Senada dengan Arli, penyandang tunanetra lain, Arfin mengatakan, trotoar yang telah dilengkapi fasilitas pemandu tidak berfungsi optimal karena masih digunakan sebagai jalur melintas kendaraan roda dua.

“Bagi kita tunanetra, percuma saja ada pemandu jalan di atas trotoar jika masih ada kendaraan roda dua yang melintas ataupun parkir di atas trotoar, karena itu membuat kita susah serta membahayakan bagi tuna netra,” ujar Arfin, saat ditemui di tepi Jalan Taman Sari.

Ia mengatakan penyandang difabel tidak butuh dikasihani, tetapi perlu dihargai sebagaimana manusia pada umumnya.

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya