Comscore Tracker

Banjir Bandang dan Longsor Kembali Hantam Lebak Jelang Sahur

Akses jalan Muhara-Cipanas belum bisa dilewati

Lebak, IDN Times - Di tengah pandemik virus corona, banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Rabu, (13/5). Peristiwa ini mengakibatkan, 96 rumah di tiga desa terendam air nyaris setinggi lutut orang dewasa. Longsor yang dipicu banjir, juga memutus akses jalan.

Banjir menerjang sekitar pukul 02.45 dini hari, saat masyarakat akan melaksanakan sahur. Tiga desa yang menjadi korban adalah Desa Sipayung, Talagahiang, dan Bintangresmi.

Baca Juga: Banjir Bandang dan Longsor Lebak, Salah Siapa? 

1. Bupati: akses jalan Muhara-Cipanas belum bisa dilewati

Banjir Bandang dan Longsor Kembali Hantam Lebak Jelang SahurLongsor di Kab. Lebak (Instagram/@viajayabaya)

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dalam postingan Instagram-nya mengatakan, di tengah pandemik COVID-19 dan masih dalam penanganan pascabanjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak beberapa waktu lalu, musibah banjir dan longsor kembali datang.

"Beberapa titik kecamatan di Kabupaten Lebak terkena dampak banjir dan longsor, salah satu kecamatan yang terkena dampak banjir dan longsor adalah Lebakgedong. Kondisinya saat ini untuk sementara jalur Muhara-Cipanas belum bisa dilewati kendaraan," kata Iti, Rabu.

2. Tim Kabupaten Lebak sudah turun ke lokasi

Banjir Bandang dan Longsor Kembali Hantam Lebak Jelang Sahur(Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya) Instagram.cpm/@viajayabaya

Masih kata Iti, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh masyarakat yang terkena dampak banjir dan longsor agar selalu waspada karena curah hujan yg tidak menentu.

"Alhamdulillah tim Tangguh Lebak sudah meluncur menuju lokasi, semoga tidak terjadi lebih parah lagi," kata Iti.

3. Banjir dan longsor akibat hujan semalaman

Banjir Bandang dan Longsor Kembali Hantam Lebak Jelang SahurIDN Times/khaerul anwar

Sementara itu, Camat Cipanas Oleh Najmudin membenarkan terdapat tiga desa di wilayahnya yang terendam banjir bandang.

Ia mengungkapkan, banjir terjadi setelah hujan mengguyur sejak sore sampai larut malam dengan intensitas tinggi, sehingga Kali Ciberang dan Cimangenteung meluap.

Baca Juga: [FOTO] Terdampar di Pantai Lebak, Paus Pilot Ini Akhirnya Mati

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya