Masuk Zona Merah, Warga Pesisir Lebak Diimbau Bangun Rumah Tahan Gempa

BPBD dan BMKG pasang alat deteksi gempa dan tsunami 

Lebak, IDN Times - Berada di area pertemuan (tumbukan) lempengan Samudera Hindia Australia-Benua Asia, wilayah pesisir selatan Lebak, Banten sangat berisiko terkena gempa dan tsunami.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat pesisir selatan membangun rumah tahan gempa. 

"Pembangunan rumah tahan gempa itu untuk mengurangi risiko kebencanaan," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi, di Lebak, Rabu (14/8).

Baca Juga: Gempa Banten Akibatkan 1 Meninggal dan 4 Luka-luka

1. Enam kecamatan di Lebak masuk zona merah bencana gempa dan tsunami

Masuk Zona Merah, Warga Pesisir Lebak Diimbau Bangun Rumah Tahan Gempa(Ilustrasi gempa bumi) IDN Times/Rahmat Arief

Wilayah pesisir selatan Lebak meliputi Kecamatan Wanasalam, Malingping, Cihara, Panggarangan, Bayah, dan Cilograng. Enam wilayah itu merupakan daerah zona merah bencana gempa dan tsunami.

2. Peristiwa gempa 2018 jadi contoh

Masuk Zona Merah, Warga Pesisir Lebak Diimbau Bangun Rumah Tahan GempaANTARA FOTO/Abdul Fatah

Peristiwa gempa magnitudo 6,4 yang berpusat di barat daya Lebak Pantai Sawarna 2018 lalu, mengakibatkan ribuan rumah rusak. Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat jika membangun rumah mengutamakan konstruksi yang tahan gempa.

Pembangunan rumah tahan gempa dan tsunami dapat meminimalisasi korban luka-luka hingga meninggal dunia.

"Kami berharap masyarakat yang tinggal di pesisir selatan dapat memperhatikan pembangunan rumah tahan gempa," ujar Kaprawi.

3. BPBD akan sosialisasi pembangunan rumah tahan gempa

Masuk Zona Merah, Warga Pesisir Lebak Diimbau Bangun Rumah Tahan Gempa(Ilustrasi gempa bumi) IDN Times/Sukma Shakti

Menurut Kaprawi, pihaknya yakin konstruksi bangunan rumah tahan gempa yang kuat dan kokoh, dapat menahan guncangan gempa.

Masyarakat pesisir selatan Lebak harus memiliki kesadaran untuk membangun standar rumah tahan gempa, agar tidak membahayakan penghuninya jika terjadi gempa dan tsunami.

BPBD akan melakukan sosialisasi maupun pemberian edukasi kepada masyarakat pesisir, agar mengutamakan pembangunan rumah tahan gempa.

Selain itu, pemerintah juga dapat mengembangkan perubahan pada rencana umum tata ruang (RUTR) untuk pembangunan gedung dan rumah di pesisir dengan konstruksi tahan gempa.

4. BPBD dan BMKG pasang alat deteksi gempa dan tsunami di 20 titik

Masuk Zona Merah, Warga Pesisir Lebak Diimbau Bangun Rumah Tahan GempaIDN Times/Sunariyah

BPBD Lebak juga menjalin kerja sama dengan BMKG untuk memasang alat deteksi dini gempa dan tsunami. Ada 20 titik tempat pemasangan guna menyelamatkan masyarakat pesisir dengan berlarian ke perbukitan jika terjadi tsunami.

"Saya kira pemasangan alat deteksi itu sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko kebencanaan," kata Kaprawi.

Topic:

  • Sunariyah

Just For You