Comscore Tracker

Jadi Tersangka, Imam Nahrawi Pernah Bantah Terima Rp11,5 Miliar

"Mana Rp11,5 miliar? Gak ada buktinya."

Palembang, IDN Times -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka penerima suap dalam kasus dugaan korupsi bantuan proposal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Rabu (18/9). Imam diduga menerima suap senilai Rp11,5 miliar. 

Sebelumnya Imam Nahrawi pernah membantah kabar yang menyebutkan dirinya menerima duit sebesar Rp11,5 miliar. Bantahan tersebut disampaikan Menteri Imam saat dirinya meninjau venue bowling di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (31/7) lalu.

Baca Juga: Imam Nahrawi, Ia yang Berani Membekukan PSSI

1. Menpora membantah dan heran namanya dikait-kaitkan dengan kasus dana hibah KONI

Jadi Tersangka, Imam Nahrawi Pernah Bantah Terima Rp11,5 MiliarIDN Times/Rangga Erfizal

Selain membantah menerima duit, Menteri Imam juga menampik keterlibatannya dalam korupsi dana hibah KONI. Ia justru heran namanya dikait-kaitkan dalam kasus tersebut, padahal ia sama sekali tidak mengetahui dan mencicipi sepeser pun uang itu.

"Itu kasusnya sudah di pengadilan semuanya," ujar Imam, saat meninjau venue bowling di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (31/7).

Baca Juga: [BREAKING] KPK Tetapkan Imam Nahrawi Tersangka Suap Dana Hibah KONI

2. Imam Nahrawi tegaskan tak ada bukti terima uang

Jadi Tersangka, Imam Nahrawi Pernah Bantah Terima Rp11,5 MiliarIDN Times/Rangga Erfizal

Menteri Imam mengatakan tidak berdasar jika ada pihak yang mengatakan uang tersebut masuk ke rekening pribadinya. Apalagi belum ada bukti yang mengatakan dirinya terlibat atau tidak.

"Mana Rp11,5 miliar? Gak ada buktinya, mana saya nerima," ujar dia, dengan nada meninggi.

Imam menegaskan, seandainya kembali dibutuhkan menjadi saksi kasus tersebut di pengadilan, dirinya siap hadir dan memberi keterangan sesuai apa yang diketahuinya.

"Oh, iya lah pasti datang," kata dia sambil berlalu.

Baca Juga: Hakim Nilai Aspri Menpora Terbukti Terima Duit Rp11,5 Miliar dari KONI

3. Menpora disebut jaksa KPK terima uang dari KONI Rp11,5 miliar

Jadi Tersangka, Imam Nahrawi Pernah Bantah Terima Rp11,5 MiliarIDN Times/Rangga Erfizal

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy telah divonis 2 tahun 8 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Ia juga dihukum membayar denda Rp100 juta dengan subsider 2 bulan kurungan. Sedangkan Bendahara KONI Johny E Awuy divonis 1 tahun 8 bulan penjara dengan kewajiban membayar denda Rp50 juta serta subsider 2 bulan kurungan.

"Sebagaimana keterangan terdakwa dan diperkuat pengakuan Johny E Awuy, terkait adanya pemberian jatah komitmen fee secara bertahap, yang diterima Miftahul Ulum (staf pribadi) dan Arief Susanto (protokol Kemenpora) guna kepentingan Menpora RI yang seluruhnya Rp11,5 miliar," ujar jaksa KPK Ronald F Worotikan saat membacakan tuntutan di Jakarta.

Dalam fakta persidangan, Miftahul dan Arif disebut pihak yang menerima uang Rp11,5 miliar tersebut di kantor KONI. Meski pun begitu, keduanya membantah telah menerima uang tersebut. Jaksa KPK hingga kini tetap bersikeras uang tersebut telah diterima keduanya.

Baca Juga: KPK Sudah Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Dana Hibah KONI, Siapa?

Topic:

  • Rochmanudin
  • Dwi Agustiar

Just For You