Comscore Tracker

Usai Bebas, YouTuber Ferdian Paleka Unggah Konten 'Maafkan Saya'

Ferdian mengaku banyak introspeksi setelah kejadian

Jakarta, IDN Times – Usai bebas dari jeratan hukum akibat prank sembako sampah yang sempat menghebohkan publik, YouTuber Ferdian Paleka kembali muncul di channel miliknya, Minggu (14/6). Kali ini bukan prank, melainkan permohonan maaf Ferdian kepada publik.

Video berdurasi 4.45 menit yang berjudul 'Maafkan Saya' itu sudah ditonton lebih dari 233 ribu penonton dan mendapatkan 21 ribu Like dan 5 ribu Dislike. Dalam video itu, Ferdian mengaku kejadian itu telah mengubah dirinya. Ia pun berjanji akan membuat konten yang mendidik.

1. Ferdian mengaku masa tahanan yang sempat dijalani memberikan pelajaran berharga

Usai Bebas, YouTuber Ferdian Paleka Unggah Konten 'Maafkan Saya'Ferdian Paleka (Dok. Istimewa)

Dalam video itu, Ferdian mengaku khilaf atas perilakunya memberi sembako yang ternyata berisi sampah kepada Transpuan hingga memancing amarah publik. Dia menilai masa tahanan yang sempat dijalani memberikan pelajaran berharga.

Ferdian mengaku akan berpikir panjang sebelum bertindak, terutama saat membuat konten yang akan dilihat banyak orang. Dia pun menyebut dirinya sudah memetik pelajaran berharga dan berharap menjadi pribadi lebih baik.

“Semoga ini menjadi pembelajaran bagi gue ke depan, gue jadi lebih positif lebih dengerin apa kata orang tua, subscriber, dan semoga gue jadi pribadi lebih baik lagi dari sebelumnya,” jelas YouTuber yang tinggal di Bandung itu.

Ferdian mengakui, banyak yang tetap memberi dukungan saat dirinya tersandung kasus. Hal itu menjadi motivasinya untuk berkarya menjadi lebih baik lagi ke depan.

Gue sangat berterima kasih sama kalian yang tetap mendukung, ke depan gue akan bikin konten lebih positif dan menghibur. Tentu yang sangat menarik, semoga kalian terus nonton channel gue,” ungkap dia.

Baca Juga: Ferdian Paleka Mengaku Betah di Tahanan, Warganet Sebut Kucing Garong

https://www.youtube.com/embed/_vMicQ4ABx0

2. Ferdian Paleka berterima kasih korban prank telah memaafkan dirinya

Usai Bebas, YouTuber Ferdian Paleka Unggah Konten 'Maafkan Saya'Ferdian Paleka (Dok. Istimewa)

Ferdian juga mengakui, dari banyaknya yang mendukung masih ada saja yang tetap men-judge dan menjatuhkannya karena prank itu. Meski ia tidak berharap semua orang dapat memaafkan, tapi Ferdian mengatakan dari lubuk hati paling dalam telah menyesal. 

“Buat kalian yang telah men-judge gue, gue gak peduli, intinya gue meminta maaf atas apa yang gue lakuin, akibat kejadian ini gue bisa berpikir panjang ke depannya. Intinya gue sangat menyesal konten kemarin,” tutur dia.

Ferdian juga sangat berterima kasih kepada kedua korban yang sudah memaafkan dirinya beserta kedua teman, Tubagus Fahddinar dan M Aidil, yang ikut serta membuat konten untuk channel Youtube miliknya.

“Buat korban terima kasih dan mohon support dari kalian semuanya,” ujar dia.

3. "Kalau saya tidak tertangkap dan ditegur, bisa bikin prank lebih gila lagi"

Usai Bebas, YouTuber Ferdian Paleka Unggah Konten 'Maafkan Saya'Ferdian Paleka (Dok. Istimewa)

Ferdian mengaku banyak belajar usai keluar dari tahanan Polrestabes Bandung. Dia merasa bisa membuat konten lebih jahat lagi jika tidak mendapat teguran. Kejadian itu ia anggap berbuah positif, karena saat ini dirinya akan tetap berkarya. 

“Kalau saya tidak tertangkap dan ditegur, gue bisa bikin prank gila lagi yang lebih dari ini. Tapi karena kejadian ini gue bisa introspeksi lagi,” tegas dia.

Setelah dirinya menjadi pelaku prank sembako sampah, Ferdian mengatakan dirinya mendapat banyak hujatan netizen. Bahkan Ferdian memilih tidak mengaktifkan handphone miliknya.

“Sejak kejadian itu gue gak megang handphone lagi, makanya gue kaget klarifikasi palsu itu gue bikin padahal itu video bercandaan gue tahun lalu. Selebihnya gue minta maaf,” tutur dia.

4. Kasus prank berujung pelarian Ferdian Paleka

Usai Bebas, YouTuber Ferdian Paleka Unggah Konten 'Maafkan Saya'instagram.com/ferdiandpalekaa

Ferdian Paleka mengunggah aksi prank sembako sampah pada 3 Mei 2020 lalu ke channel YouTube miliknya. Video itu membuat korbannya merasa malu hingga berujung pelaporan ke kantor polisi.

Ferdian buron selama beberapa waktu, bahkan ia sempat singgah di Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, hingga akhirnya ditangkap pada 8 Mei 2020 di Tol Tangerang–Merak saat menuju ke Jakarta.

Kisah Ferdian tak sampai di situ. Setelah dijebloskan ke dalam penjara, Ferdian justru menjadi korban perundungan oleh sesama tahanan. Kepalanya yang botak dan bertelanjang dada, disuruh melakukan push up dan masuk ke dalam tong sampah.

Namun Ferdian Paleka akhirnya dikeluarkan dari penjara setelah dua korban prank-nya mencabut laporan di Polrestabes Bandung. 

Baca Juga: Polisi akan Panggil Lagi Ferdian Paleka sebagai Saksi, Kasus Apa?

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya