Comscore Tracker

Kondisi Korban Masih Koma, Orang Tua Siswa SMA Taruna Pasrah

WK adalah siswa kedua di SMA Taruna yang jadi korban MOS

Palembang, IDN Times - Kondisi WK, korban penganiayaan lainnya ketika dilakukan Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMA Taruna Indonesia Palembang, pada Rabu (17/7) masih belum sadarkan diri. Ia tak sadarkan diri usai ditendang dan dipukul berkali-kali di bagian perut.

Ibu WK, Nurjanah mengaku hanya bisa pasrah. Ia terlihat duduk di samping putra kesayangannya itu sambil menatap mesin pembaca denyut jantung. Kondisi kesehatannya belum menunjukkan perubahan usai dimasukan ke RS Charitas Palembang sejak Sabtu (13/7) lalu.  

Sementara, sang ayah, Suwito, selain turut memperhatikan anaknya dengan tatapan kosong. Sesekali ia melayani orang-orang yang menjenguk anaknya di bagian ICU pada Rabu kemarin. Lalu, apa hasil diagnosa dari dokter?

1. Dokter RS RK Charitas menyatakan kondisi WK masih belum menunjukkan perkembangan signifikan

Kondisi Korban Masih Koma, Orang Tua Siswa SMA Taruna PasrahDok.IDN Times/Istimewa

Dokter Rumah Sakit RK Charitas, Dr Justinus R Nugroho SpAn mengungkapkan, kondisi kesehatan WK belum menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak ia masuk pada Sabtu pekan lalu. 

"Dia (korban WK) masih membutuhkan dukungan obat-obatan dan perawatan medis yang intensif," kata Justinus. 

Ia menuturkan mereka sudah membentuk tim khusus untuk membantu kesembuhan korban, dan berharap kondisi WK segera membaik.

"Kami berharap kondisi WK tidak ada memburuk dari sebelumnya. Maka dari itu, tim dokter akan terus berusaha sebaik mungkin dalam upaya mengembalikan kesehatannya,"  tuturnya lagi. 

Baca Juga: Korban Kekerasan MOS di SMA Taruna Palembang Bertambah Satu Lagi

2. Keluarga korban sudah berkumpul di rumah sakit

Kondisi Korban Masih Koma, Orang Tua Siswa SMA Taruna PasrahIDN Times/Rangga Erfizal

Sementara, Kuasa Hukum korban WK, Firli Darta SH membenarkan kondisi dari kliennya yang terus menurun hingga Rabu sore. Bahkan, seluruh keluarga WK sudah berkumpul di rumah sakit menunggu kabar terbaru mengenai kesehatan korban. 

"Kondisinya sekarang dalam masa genting. Keluarga sudah kumpul semua karena memang korban koma. Fokus keluarga juga agar korban segera sadar dan sembuh," katanya.

3. Kuasa hukum belum lihat video rekaman pengakuan korban

Kondisi Korban Masih Koma, Orang Tua Siswa SMA Taruna PasrahIDN Times/Rangga Erfizal

Terhadap komentar dari Komisioner KPAI Retno Listyarti, bahwa ibu korban merekam tentang pengakuan korban, Kapolda Sumatera Selatan Irjen (Pol) Firli Bahuri memang tak membantahnya. Mantan Deputi Penindakan di KPK itu mengungkap memang ada video tentang pengakuan korban. Namun, Ibu korban masih belum bersedia menunjukkan rekaman tersebut, lantaran ia masih dalam keadaan terpukul ketika mengetahui kondisi WK. 

"Saya belum lihat rekaman itu. Kami juga belum sempat ngomong banyak. Nanti bisa untuk proses hukum. Kami juga sudah ke Polresta Palembang melapor secara lisan dan belum di follow up. Karena penyidik belum bisa memproses, dan itu butuh keterangan korban. Kita doakan semoga cepat sehat baru bisa diambil keterangan," tutur Firli. 

Baca Juga: Cek-Cok Jadi Motif Tersangka Tega Habisi Siswa SMA Taruna Palembang

Topic:

  • Santi Dewi

Just For You