Amankan Mesuji, Polda Lampung dan Sumsel Lakukan 3 Hal Ini

Bentrok berawal dari salah paham dua warga

Palembang, IDN Times - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) langsung mengirimkan ratusan personel gabungan, untuk menenangkan masyarakat yang masih emosi akibat terlibat penggarapan lahan di perbatasan Provinsi Lampung dan Sumsel.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, peristiwa yang terjadi di wilayah Register 45 Mesuji, Lampung itu, menimbulkan lima korban jiwa dan dua lainnya luka-luka.

Lima orang meninggal dunia, tiga dari warga Desa Mekar Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. Sedangkan, dua lainnya warga Pematang Panggang, OKI. Sementara, dua korban luka-luka warga Mesuji, Lampung.

"Kita sudah menurunkan tim dan mencegah serta membujuk keluarga, masyarakat jangan sampai ada aksi susulan," ujar Supriadi, saat ditemui di Polda Sumsel, Kamis (18/7).

Baca Juga: Antisipasi Bentrok Susulan Mesuji, 500 Personel TNI Polri Dikerahkan

1. Polda Sumsel dan Lampung memperketat penjagaan

Amankan Mesuji, Polda Lampung dan Sumsel Lakukan 3 Hal IniIDN Times/Rangga Erfizal

Supriadi mengatakan bentrokan massa di dua daerah area lahan Register 45, Mesuji, terjadi pada Rabu (17/7) siang, sekitar pukul 11.00 WIB. Semua korban sudah dievakuasi dan dibawa ke desa masing-masing. Namun, untuk mencegah adanya bentrok susulan, Polda Sumsel dan Lampung sudah menurunkan personelnya.

"Saat ini masih kondusif dan sudah aman terkendali. Polda Lampung sudah mengirimkan personel, begitu juga kita yang sudah berjaga-jaga di wilayah masing-masing. Koordinasi yang sudah kita lakukan dengan membagi wilayah tugas. Polda Sumsel mengamankan wilayah Mekar Jaya, sedangkan Polda Lampung mengamankan Pematang Panggang, jangan sampai masyarakat bereaksi kembali," kata dia.

2. Sebanyak 130 personel gabungan dikerahkan ke lapangan

Amankan Mesuji, Polda Lampung dan Sumsel Lakukan 3 Hal IniIDN Times/Istimewa

Supriadi menjelaskan, sebanyak 130 personel gabungan yang diturunkan tersebut, langsung ditempatkan di perkampungan dan beberapa titik yang dianggap rawan serta bisa menenangkan warga.

"Tadi sudah diperintahkan untuk segera menemui tokoh-tokoh masyarakat yang ada, kepala desa, bila perlu ke masyarakat langsung. Ada pun jumlah personel gabungan Polri dan TNI yakni Brimob Belitang 33 personel, Sabara Polres OKI 15 personel, Rayon Polsek 20 personel, Intel 10 personel, 22 personel Polsek Mesuji, Reskrim 10 personel, Binmas 10 personel dan dari Koramil 10 personel," ujar dia.

3. Kapolres OKI turut mengimbau dan mengamankan lokasi kejadian

Amankan Mesuji, Polda Lampung dan Sumsel Lakukan 3 Hal IniDok.IDN Times/Istimewa

Sementara, Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra membenarkan bahwa pasca-bentrok warga dua wilayah tersebut, kondisi di perbatasan wilayah Mesuji berangsur kondusif.

"Kita terus mengimbau masyarakat agar menahan emosinya, sehingga tidak muncul korban lainnya. Kalau kondisi sudah aman. Kita mengantisipasi agar tidak ada serangan balasan. Mudah-mudahan kondisi terus kondusif," ujar dia.

Baca Juga: Antisipasi Bentrok Susulan Mesuji, 500 Personel TNI Polri Dikerahkan

4. Bentrok antar warga dua wilayah bermula dari salah paham

Amankan Mesuji, Polda Lampung dan Sumsel Lakukan 3 Hal IniANTARA Lampung/Istimewa

Peristiwa tersebut bermula dari kesalahpahaman dalam menggarap lahan. Humas Polda Sumsel menyebutkan warga Mekar Jaya, OKI, Rabu (18/7) membawa mesin bajak masuk ke area lahan Register 45, yang berada di wilayah Mesuji, Lampung.

"Berawal pukul 11.00 WIB ada alat bajak masuk, yang dibawa warga Mekar Jaya yang masuk sekitar Mesuji. Lalu digunakan menggarap lahan setengah hektare. Kemudian datang warga Mesuji, masuk menanyakan atas seizin siapa menggarap lahan tersebut? Terjadi ribut kecil, lalu warga Pematang Panggang pulang," kata Supriadi.

Tidak berselang lama, warga Pematang Panggang kembali datang membawa senjata tajam, dan bentrokan tidak dapat terhindarkan sehingga korban jiwa berjatuhan.

Baca Juga: Pascabentrok Situasi Mesuji Berangsur Kondusif, Dua Kelompok Dimediasi

Topic:

  • Rochmanudin

Just For You