Comscore Tracker

Kasus COVID-19 di Sumsel Dekati 1.000, Pasar Jadi Pusat Perhatian

Tempat keramaian seperti pasar rentan jadi klaster COVID-19

Palembang, IDN Times - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Sumatera Selatan (Sumsel), Yusri mengatakan, masyarakat Sumsel harus tetap waspada terhadap penyebaran COVID-19 yang totalnya kini mendekati 1.000 kasus. 

Data hari ini saja, Senin (1/6), terjadi penambahan pasien positif COVID-19 hingga 13 orang. Total sudah ada 995 kasus di Sumsel yang terkonfirmasi positif virus corona.

"Dari penambahan 13 orang itu, semuanya berasal dari Palembang," ujar Yusri, Senin (1/6).

1. Kasus positif Palembang tertinggi di Sumsel

Kasus COVID-19 di Sumsel Dekati 1.000, Pasar Jadi Pusat PerhatianPelaksanaan rapid test di pasar Polyclinic Jakabaring Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Yusri mengungkapkan, kasus positif di Kota Palembang menjadi yang tertinggi hingga 576 kasus. Kondisi ini membuat warga Kota Palembang harus lebih waspada ketika beraktivitas di luar rumah, terutama di tempat keramaian utamanya seperti pasar.

"Lingkungan pasar jadi tempat bertemunya orang-orang. Dengan banyaknya orang berkerumun, maka sangat efektif menciptakan penularan," tegas dia.

Baca Juga: Ikuti Surabaya, Sumsel Juga Minta Mobil Swab ke BNPB 

2. Ekonomi siap berjalan lagi jika masyarakat di Sumsel sehat

Kasus COVID-19 di Sumsel Dekati 1.000, Pasar Jadi Pusat PerhatianJubir gugus tugas percepatan penanggulangan COVID-19 Sumsel, Yusri (IDN Times/Rangga Erfizal)

Gugus Tugas tiada henti mengingatkan masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan. Jika masyarakat dapat mengantisipasi sebaran virus tersebut, Yusri meyakini ekonomi daerah tidak akan terganggu.

"Kita meminta masyarakat mengantisipasi sebaran COVID-19 di pasar, karena pasar menjadi tempat vital sebaran virus, di satu sisi pasar harus tetap beroperasi agar kebutuhan ekonomi tetap berputar. Tapi jika masyarakat sehat maka ekonomi akan jalan," ujar dia.

Baca Juga: PSBB Palembang Berakhir Besok, Harnojoyo Berencana Perpanjang 14 Hari

3. Perkembangan kasus COVID-19 Sumsel

Kasus COVID-19 di Sumsel Dekati 1.000, Pasar Jadi Pusat PerhatianPoto pelanggar PSBB di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sejauh ini, sampel yang masih diperiksa mencapai 2.687 orang yang terpusat di BBLK Palembang. Jumlah orang dalam pantauan (ODP) sudah menjadi 6.366 kasus dengan selesai pemantauan 4.261 orang dan masih pemantauan 2.105 orang.

Kasus pasien dengan pengawasan (PDP) sudah 602 orang, dengan selesai pengawasan 251 orang dan masih dalam pengawasan 351 orang. 

"Sampel yang telah keluar dan hasilnya positif ada 995 orang. Sedangkan negatif sudah ada 457 sampel," tandas dia.

Baca Juga: Hasil Tes Pasar Kebon Semai Sekip, 3 Orang Reaktif Rapid COVID-19

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya