Comscore Tracker

Jadi Tersangka, Ketua KPU Palembang Janji akan Kooperatif

KPU Palembang mengklaim sudah bekerja sesuai mekanisme

Palembang, IDN Times - Lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang menjalani pemeriksaan lanjutan terkait laporan yang dilakukan Bawaslu Kota Palembang. Para komisioner KPU ini telah ditetapkan tersangka oleh Polresta Palembang sejak Selasa (11/6) lalu.

Penetapan tersangka tersebut atas dugaan melakukan tindak kecurangan pada Pemilu serentak 17 April 2019 lalu.

1. KPU Kota Palembang janji akan kooperatif

Jadi Tersangka, Ketua KPU Palembang Janji akan KooperatifANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani membenarkan status tersangka yang diberikan oleh Polresta Palembang kepada mereka. Dia mengaku akan mengikuti proses hukum yang berlaku secara kooperatif.

"Kita akan mengikuti proses hukum hingga selesai," ujar dia kepada IDN Times, Sabtu (15/6).

Baca Juga: 5 Komisioner KPU Palembang Ditetapkan Tersangka, Ini Penyebabnya

2. KPU Palembang klaim sudah bekerja sesuai mekanisme

Jadi Tersangka, Ketua KPU Palembang Janji akan KooperatifIDN Times/Rangga Erfizal

Menurut Eftiyani, pihaknya sudah dua kali dipanggil dalam proses penyidikan oleh Polresta Palembang. Eftiyani tidak menyangkal dalam laporan tersebut ada ketidakpuasan dalam proses Pemilu.

"Kami tidak berniat sedikit pun untuk menghilangkan hak suara dalam pemilu serentak lalu. Kami sudah melakukan sesuai dengan mekanisme dan prosedur kerja sebagai penyelenggara Pemilu, baik konsultasi dan koordinasi dengan KPU Provinsi sebagai atasan kami di Sumsel," kata dia.

3. Tak ikuti petunjuk, Bawaslu laporkan KPU ke Gakumdu

Jadi Tersangka, Ketua KPU Palembang Janji akan KooperatifIDN Times/Rangga Erfizal

Bawaslu Kota Palembang, menurut Eftiyani, sempat menyarankan KPU Kota Palembang untuk melakukan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) di 70 TPS. Namun, pihaknya hanya melakukan PSL di 13 TPS Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Semua karena penilaian hasil di lapangan, dan adanya kesepakatan tidak dilakukan PSL.

"Kami melihat hasil di lapangan dan sisanya banyak warga yang menolak dilakukan PSL," ungkapnya.

Atas dasar tidak mengikuti petunjuk tersebut, KPU Palembang pun akhirnya dilaporkan Bawaslu ke Gakkumdu lantaran diduga melakukan pelanggaran.

"Dari hasil konsultasi KPU Provinsi Sumsel, kita melakukan identifikasi. Muncullah di lapangan, dari 70 TPS itu, 13 yang mau melaksanakan PSL, 57 yang tidak mau (melaksanakan PSL)," jelas dia.

4. Polisi masih lakukan penyidikan lanjutan

Jadi Tersangka, Ketua KPU Palembang Janji akan KooperatifIDN Times/Rangga Erfizal

Polresta Palembang sebelumnya telah memanggil 20 orang, mulai dari pelapor, hingga saksi. Selanjutnya, Polresta Palembang akan memanggil kembali lima komisioner untuk pemeriksaan lanjutan.

"Ada dugaan penyelewengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya pada PSU Pilpres. Sekarang kasusnya masih dikembangkan, nanti akan diperiksa lagi sebagai tersangka," kata dia.

Baca Juga: Diduga Lakukan Kecurangan, 5 Komisioner KPU Palembang jadi Tersangka 

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Just For You