Comscore Tracker

Aceh 977 Kali Diguncang Gempa Selama 2020, Bahkan 2021 Sudah 60 Kali

Gempa yang dirasakan warga hanya 36 kali

Banda Aceh, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melalui Stasiun Geofisika Klas III Aceh Besar di Mata Ie, Kabupaten Aceh Besar mencatat ada 977 kali kejadian gempa bumi yang terjadi di Provinsi Aceh sepanjang tahun 2020.

Adapun titik pusat gempa terjadi pada kedalaman berkisar kurang dari 60 kilometer sampai lebih 300 kilometer. Sementara untuk kekuatan gempa antara kurang dari Magnitude 3 hingga kurang dari 6.

1. Adanya aktivitas dua lempeng tektonik yang saling bertumbukan

Aceh 977 Kali Diguncang Gempa Selama 2020, Bahkan 2021 Sudah 60 KaliIlustrasi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Kepala Stasiun Geofisika Klas III Aceh Besar, Djati Cipto Kuncoro mengatakan, sumber keaktifan gempa bumi yang terjadi sepanjang 2020 disebabkan adanya pertemuan dua lempeng tertonik yang terjadi secara konvergen.

“Di mana Lempengan Indo-Australia dan Lempeng Eurasia saling bertumbukan,” kata Djati, pada Kamis (21/1/2021).

Selain itu, untuk didarat, aktivitas tektonik disebabkan aktivitas 4 segmen patahan di Provinsi Aceh pada zona patahan Sumatra. Di antaranya Segmen Patahan Aceh, Segmen Patahan Seulimeum, Segmen Patahan Tripa, serta Segmen Patahan Batee. Sementara, aktivitas tektonik pada patahan seperti Patahan Panteraja, Patahan Samalanga, Patahan Lhokseumawe, Patahan Nisam, dan Patahan Lokop.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kampus II USU, Rektor Runtung: Silakan Tanya Penyidik

2. Gempa yang merusak tercatat terjadi 19 kali dari 36 kali dirasakan getarannya

Aceh 977 Kali Diguncang Gempa Selama 2020, Bahkan 2021 Sudah 60 KaliJumlah gempa di Aceh berdasarkan kekutan selama 2020 (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Tidak semua gempa yang terjadi dirasakan masyarakat. Sedikitnya, ada 36 kali kejadian gempa yang dinilai dirasakan. Selain itu, Stasiun Geofisika Klas III Aceh Besar juga mencatat, dari jumlah tersebut ada 19 kali kejadian gempa yang dianggap dapat merusak.

Kekuatan gempa yang dianggap merusak yakni kurang dari Magnitude 5 sampai 6. Adapun terjadi pada Maret 1 kali, April 3 kali, Juni 3 kali, Juli 1 kali, Agustus 1 kali, September 4 kali, Oktober 3 kali, dan November 3 kali.

3. Di awal 2021, tercatat 60 kali kejadian gempa

Aceh 977 Kali Diguncang Gempa Selama 2020, Bahkan 2021 Sudah 60 KaliPinterest

Sehubungan dengan itu, memasuki minggu ketiga Januari 2021, Djati menyebutkan, tercatat 60 kali kejadian gempa dengan kekuatan Magnitude 1 hingga 4. Gempa-gempa tersebut dikatakan sempat dirasakan di wilayah Kabupaten Aceh Besar, Simeulue, dan Kota Sabang.

“Kalau gempa yang dirasakan itu berkisar Magnitude 4,0 sampai 4,1 sedangkan yang lain kekuatannya Magnitude 1 dan kurang dari 3,” kata Djati.

4. Kejadian gempa yang terjadi sepanjang 2020

Aceh 977 Kali Diguncang Gempa Selama 2020, Bahkan 2021 Sudah 60 KaliData Gempa Bumi di Aceh sepanjang 2020 (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Ada 977 kali kejadian gempa bumi yang dicatat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melalui Stasiun Geofisika Klas III Aceh Besar sepanjang tahun 2020. Berikut rinciannya.

  • Januari 48 kejadian gempa bumi dengan 4 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 13 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 26 kali, serta antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 9 kali.
  • Februari 20 kejadian gempa bumi dengan 0 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 7 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 8 kali, serta antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 5 kali.
  • Maret 41 kejadian gempa bumi dengan 1 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 17 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 21 kali, antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 3 kali, serta antara kurang dari 5 dan 6 Magnitudo (gempa merusak) terjadi 1 kali.
  • April 72 kejadian gempa bumi dengan 3 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 36 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 31 kali, antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 5 kali, serta antara kurang dari 5 dan 6 Magnitudo (gempa merusak) terjadi 3 kali.
  • Mei 35 kejadian gempa bumi dengan 1 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 13 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 15 kali, serta antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 8 kali.
  • Juni 79 kejadian gempa bumi dengan 10 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 33 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 46 kali, antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 7 kali, serta antara kurang dari 5 dan 6 Magnitudo (gempa merusak) terjadi 3 kali.
Aceh 977 Kali Diguncang Gempa Selama 2020, Bahkan 2021 Sudah 60 KaliKekuatan gempa di Aceh sepanjang 2020 (IDN Times/Muhammad Saifullah)
  • Juli 70 kejadian gempa bumi dengan 4 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 34 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 30 kali, antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 9 kali, serta antara kurang dari 5 dan 6 Magnitudo (gempa merusak) terjadi 1 kali.
  • Agustus 62 kejadian gempa bumi dengan 2 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 41 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 20 kali, antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 2 kali, serta antara kurang dari 5 dan 6 Magnitudo (gempa merusak) terjadi 1 kali.
  • September 213 kejadian gempa bumi dengan 1 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 122 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 81 kali, antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 7 kali, serta antara kurang dari 5 dan 6 Magnitudo (gempa merusak) terjadi 4 kali.
  • Oktober 148 kejadian gempa bumi dengan 4 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 82 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 57 kali, antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 10 kali, serta antara kurang dari 5 dan 6 Magnitudo (gempa merusak) terjadi 3 kali.
  • November 78 kejadian gempa bumi dengan 2 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 45 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 25 kali, antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 6 kali, serta antara kurang dari 5 dan 6 Magnitudo (gempa merusak) terjadi 3 kali.
  • Desember 80 kejadian gempa bumi dengan 4 gempa bumi dirasakan secara rinci kurang dari 3 Magnitudo (gempa mikro) terjadi 53 kali, di antara kurang dari 3 dan 4 Magnitudo (gempa kecil) terjadi 25 kali, serta antara kurang dari 4 dan 5 Magnitudo (gempa sedang) terjadi 6 kali.

Baca Juga: Bikin Pangling, 10 Potret Asli Kiki Pembantu Aldebaran di Ikatan Cinta

Topic:

  • Muhammad Saifullah
  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya