Comscore Tracker

Diduga Sering Nonton Film Pornografi, Pria di Aceh Perkosa Keponakan

Korban diperkosa sejak 2019

Banda Aceh, IDN Times - Pria itu hanya tertunduk menghadap dinding bertulisan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Banda Aceh (Satreskrim Polresta Banda Aceh). Di samping kiri dan kanannya, dua personel kepolisian tampak berjaga mengamankan pria itu.

Dia adalah RR, pelaku pemerkosaan seorang remaja perempuan berusia 13 tahun. Bahkan, pria yang mengenakan sebo hitam dan dibalut baju warna jingga bertulisan Tahanan Polresta Banda Aceh itu, merupakan paman atau adik dari ibu si korban.

“Korban merupakan pelajar berusia 13 tahun yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP,” kata Kepala Kepolisian Resort Kota Banda Aceh Komisaris Besar Polisi Trisno Riyanto, dalam konferensi pers, Aceh, Kamis (27/2).

Kini, kasus pemerkosaan itu ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh.

1. Korban alami pemerkosaan sejak Juni 2019

Diduga Sering Nonton Film Pornografi, Pria di Aceh Perkosa KeponakanIlustrasi (IDN Times/Mia Amalia)

Korban pertama kali diperkosa RR pada Juni 2019 di rumah tempat mereka tinggal sebelumnya. Sejak saat itu, korban beberapa kali mengalami hal kekerasan seksual hingga pelaku ditangkap pada 17 Februari 2020.

“Dia sudah melakukan beberapa kali pemerkosaan terhadap korban,” ujar Trisno.

2. Pelaku dan korban tinggal serumah

Diduga Sering Nonton Film Pornografi, Pria di Aceh Perkosa KeponakanRR, tersangka pemerkosaan anak saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polresta Banda Aceh (IDN Times/Saifullah)

Rumah yang ditempati korban dan ibunya maupun pelaku, merupakan rumah keluarga besar mereka. Karena itu, korban awalnya tidak berani menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada sang ibu, sebab pelaku juga masih tinggal di rumah yang sama.

Pemerkosaan ini terjadi, saat rumah dalam keadaan sepi dan hanya tinggal korban dan pelaku. Sementara, keluarga lainnya pergi bekerja.

“Pelaku ini merupakan adik kandung dari ibu korban. Jadi tempat kejadian merupakan tempat tinggal mereka dari kecil. Oleh karena itu, setelah pelaporan korban dipisahkan dengan pelaku,” kata Trisno.

Baca Juga: Pemerkosaan: Pelanggaran HAM yang Juga Termasuk Kejahatan Perang

3. Kasus pemerkosaan ini terungkap setelah korban pindah rumah

Diduga Sering Nonton Film Pornografi, Pria di Aceh Perkosa KeponakanKonferensi pers di Polresta Banda Aceh (IDN Times/Saifullah)

Dalam kasus pemerkosaan ini pelaku juga mengancam korban sehingga remaja 13 tahun tersebut, tidak berani menceritakan kepada keluarganya.

Kasus mulai terungkap usai korban pindah dan tinggal bersama ibunya. Remaja perempuan itu menceritakan kemaluannya sakit. Merasa curiga, sang ibu lalu membawa putrinya ke rumah sakit untuk divisum.

“Korban melaporkan kepada orangtuanya karena merasakan sakit (kemaluannya), kemudian menceritakan kepada ibunya. Sehingga ibunya curiga, lalu mengajak visum. Hasil visum itu kemudian ibu korban membuat laporan ke pihak kepolisian,” kata Trisno.

Pelaku yang dilaporkan 11 Februari lalu, selanjutnya ditangkap kepolisian pada 17 Februari 2020 di rumahnya.

4. Polisi menduga pelaku terpengaruh film pornografi

Diduga Sering Nonton Film Pornografi, Pria di Aceh Perkosa KeponakanIlustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh masih mendalami kasus ini. Polisi menduga, RR kebanyakan menonton film pornografi hingga nekat memperkosa keponakannya sendiri.

“Kalau dampak karena narkoba, kita belum cek. Begitu juga dengan dampak film pornografi, namun kami yakini bisa berdampak dari situ (film pornografi) juga,” kata Trisno.

5. Korban mendapatkan bantuan pemulihan psikologi

Diduga Sering Nonton Film Pornografi, Pria di Aceh Perkosa KeponakanIlustrasi kekerasan seksual (IDN Times/Mia Amalia)

Guna memulihkan trauma yang dialami, korban saat ini mendapatkan bantuan konseling dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Banda Aceh.

“Pemulihan terhadap psikologi korban, masih ditangani oleh P2TP2A Kota Banda Aceh, sehingga kami masih mengikuti itu,” kata Trisno.

6. Pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara

Diduga Sering Nonton Film Pornografi, Pria di Aceh Perkosa KeponakanRR, tersangka pemerkosaan anak saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polresta Banda Aceh (IDN Times/Saifullah)

Di balik sebo hitam, RR menangis dan menyesali perbuatan yang telah ia lakukan terhadap keponakannya. Namun nasi telah menjadi bubur, ia harus bertanggung jawab atas perbuatannya.

RR dijerat dengan Pasal 81 ayat 1, 2, dan 3 Jo Pasal 82 Ayat 2 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana perubahan UU RI Nomor 35 Tahun 2014, dan UU RI Nomor 17 Tahun 2016.

“Ancaman hukuman untuk pelaku maksimal 15 tahun penjara,” kata Trisno.

 

Hubungi hotline berikut jika kamu atau orang terdekat mengalami tindak kekerasan:

Komnas Perempuan
Alamat: Jl. Latuharhary No.4B, RT.1/RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat
Telepon: (021) 3903963

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik
Jl. Tengah No.31, RT.1/RW.9, Kp. Tengah, Kec. Kramat jati, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13540
asosiasilbhapik@gmail.com
Telp. (021) 87797289

Yayasan Pulih
Alamat: Jl. Tlk. Peleng No.63A, RT.5/RW.8, Ps. Minggu, Jakarta Selatan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520 
Telepon: (021) 78842580

Baca Juga: Remaja Korban Pemerkosaan di Cimahi Meninggal Setelah Dua Pekan Koma

Topic:

  • Muhammad Saifullah
  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya