Comscore Tracker

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Aceh Kerahkan 2.345 Personel

Fokus di perbatasan Sumut dan daerah rawan kecelakaan

Banda Aceh, IDN Times - Sebanyak 2.435 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Lilin Rencong 2019 untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di Provinsi Aceh.

Tim gabungan dari kepolisian serta sejumlah instansi (stakeholder) di Provinsi Aceh ini nantinya akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang dianggap rawan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

Operasi ini rencananya akan digelar mulai 23 Desember hingga 1 Januari 2020 mendatang. Penyematan pita yang langsung dilakukan Kepala Kapolda Aceh, Inspektur Jenderal Polisi Rio Septianda Djambak di lapangan Mapolda Aceh, Kota Banda Aceh, Aceh, Kamis (19/12), menjadi tanda dimulainya operasi.

1. Kerahkan 2.435 Personel gabungan dan dirikan 70 pos pengamanan

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Aceh Kerahkan 2.345 PersonelPenyematan pita yang dilakukan Kapolda Aceh, Inspektur Jenderal Polisi Rio Septianda Djambak di lapangan Mapolda Aceh, Kota Banda Aceh, Aceh, Kamis (19/12), menjadi tanda dimulainya operasi (IDN Times/Polda Aceh).

Kabid Humas Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Ery Apriyono mengatakan, Operasi Lilin Rencong 2019 melibatkan beberapa stakeholder. Mulai dari personel TNI, Polri, organisasi pemerintahan maupun organisasi lainnya yang bersangkutan.

"Dalam operasi ini kita libatkan personel kurang lebih 2.435 personel," kata Ery, usai apel Operasi Lilin Rencong 2019, Kamis (19/12).

Secara rinci, jumlah personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Lilin Rencong 2019, terdiri dari personel kepolisian 917 orang dan 1.518 orang instansi lainnya.

Dalam operasi ini, rencananya akan didirikan 44 unit pos pengamanan dan 26 unit pos pelayanan 26 unit. Pos-pos ini tersebar di seluruh wilayah Aceh.

2. Mengamankan di perbatasan Sumut dan ibu kota provinsi

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Aceh Kerahkan 2.345 PersonelApel Operasi Lilin Rencong 2019 di lapangan Mapolda Aceh, Kota Banda Aceh, Aceh, Kamis (19/12). (IDN Times/Saifullah).

Kondisi keamanan di Aceh, dikatakan Ery, terbilang kondusif. Akan tetapi, pihaknya akan tetap memfokuskan beberapa titik rawan Kamtibmas di wilayah hukum mereka.

"Rawan Kamtibmas, kita lebih fokus kepada wilayah pembatasan dengan Sumatera Utara dan juga wilayah Banda Aceh. Sementara daerah lainnya masih aman dan kondusif," ungkapnya.

3. Objek-objek vital akan jadi fokus pengamanan

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Aceh Kerahkan 2.345 PersonelIlustrasi gereja (Agithyra Nidiapraja)

Selama operasi, personel gabungan akan memfokuskan sejumlah daerah yang menjadi sasaran selama Natal dan libur tahun baru. Misalnya, seperti gereja, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, objek wisata, objek pergantian tahun baru, dan lokasi bencana alam.

"Sasaran dalam operasi ada beberapa macam, yaitu sasaran orang, barang, dan tempat," imbuhnya.

4. Imbau masyarakat agar berhati-hati selama liburan

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Aceh Kerahkan 2.345 PersonelApel Operasi Lilin Rencong 2019 di lapangan Mapolda Aceh, Kota Banda Aceh, Aceh (IDN Times/Saifullah).

Masyarakat yang akan menjalani liburan Natal dan pergantian tahun diimbau untuk waspada dan lebih berhati-hati. Terutama di kawasan yang rawan longsor dan banjir. Begitu juga saat mengendarai kendaraan.

"Kita antisipasi karena sekarang musim hujan adalah daerah-daerah longsor dan juga rawan banjir, itu yang mungkin jadi antisipasi kita," ujar Ery.

5. Ada lima kabupaten kota yang paling rawan kecelakaan

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Aceh Kerahkan 2.345 Personel(Kecelakaan truk di Tol Jagorawi, Kamis (19/12)) Twitter.com/@TMCPoldaMetro

Beberapa waktu lalu, Dirlantas Polda Aceh Komisaris Besar Polisi Dicky Sondani pernah menyampaikan, ada lima daerah yang menjadi kawasan rawan kecelakaan di Aceh selama Oktober hingga November 2019.

Di antaranya, Kota Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, Pidie, Aceh Timur, dan Aceh Besar.

Baca Juga: 15 Tahun Tsunami Sudah Berlalu, Aceh Masih Butuh Alat Pendeteksi Gempa

Topic:

  • Muhammad Saifullah
  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya