Comscore Tracker

Viral Soal Bakso Diduga dari Tikus, Penjual: Saya Sekeluarga pun Makan

Bakso tersebut dipasok dari Nganjuk

Madiun, IDN Times - Viralnya video yang menunjukkan bakso berisi potongan daging yang diduga adalah kaki tikus, menyebabkan SU harus gulung tikar. Sang penjual bakso di Desa Kedungmaron, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun dilarang berjualan bakso tersebut selama penyelidikan polisi belum rampung. 

"Untuk sementara menjual mi ayam dan es degan saja sesuai arahan pak polisi," ujar Su saat dihubungi IDN Times, Selasa (28/1).

Dugaan bakso mengandung tikus itu menjadi perhatian polisi selama beberapa hari terakhir. Upaya penyelidikan pun dilakukan dengan memintai keterangan SU selaku penjual dan ADR sebagai konsumen. 

1. Berawal dari video kaki tikus di dalam bakso yang menjadi viral

Viral Soal Bakso Diduga dari Tikus, Penjual: Saya Sekeluarga pun MakanIlustrasi pedagang bakso (Unsplash/Fikri Rasyid)

Kasus ini berawal dari video yang diunggah ADR dalam status WhatsApp-nya usai membeli bakso dari SU. Video berdurasi 24 detik itu  yang memperlihatkan daging hitam dalam bakso yang dibelinya. Suara ADR dan seorang lainnya menyebut potongan itu sebagai kaki tikus.

SU pun membenarkan bahwa ADR membeli bakso di warungnya pada Sabtu (25/1) petang. Dia pun mengakui telah menerima komplain dari ADR melalui WhatsApp terkait temuan daging hitam yang dicurigai kaki tikus itu.

Baca Juga: Ini Dampak pada Tubuh jika Kita Makan Daging Tikus, Mengerikan!

2. Penjual bakso mengaku tidak tahu dan ikut mengonsumsi bakso jualannya

Viral Soal Bakso Diduga dari Tikus, Penjual: Saya Sekeluarga pun MakanBakso yang diduga berbahan daging tikus beredar di Kabupaten Madiun. Dok.IDN Times/Screenshoot video yang tersebar

SU mengaku sama sekali tidak tahu apakah bakso yang dijualnya mengandung daging tikus atau tidak. Sebab, menurutnya dia tidak mengolah bakso sendiri melainkan membeli bakso mentah dari orang lain. 

Menurut SU bakso yang ia jual memiliki rasa yang enak. Bahkan, dia dan keluarganya juga sering mengonsumsinya.

"Saya juga tidak tahu kalau ada seperti itu (kaki tikus). Saya juga membeli pentol (bakso) dari orang lain, di Saradan selama setahun ini," ungkap SU.

Pemasok bakso di Saradan itu juga berstatus suplier, bukan produsen langsung. Pemasok tersebut mengambil bakso dari produsen di Nganjuk. Rantai distribusi itu sudah berlangsung setahun terakhir tapi baru kali ini muncul kecurigaan produk bakso itu mengandung daging tikus.

3. Polisi selidiki kasus bakso yang diduga mengandung daging tikus ini

Viral Soal Bakso Diduga dari Tikus, Penjual: Saya Sekeluarga pun MakanKasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro. IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Kasatreskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro menagatakan pihaknya sedang mendalami temuan bakso yang diduga mengandung daging tikus itu. "Saat ini kami melakukan penyelidikan tentang benar atau tidaknya informasi tersebut." 

Namun, Logos belum bisa menjelaskan lebih rinci sampai sejauh mana penyelidikan itu berlangsung. Hingga saat ini, baik SU maupun ADR telah diperiksa polisi.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Nafsu Makan ADR Mendadak Hilang Saat Melihat Kaki Tikus di Baksonya

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya