Comscore Tracker

Dibully Netizen Saat Melayat Ani Yudhoyono, Ini Jawaban Kocak Kaesang

Kaesang dan Gibran saling beradu komentar di Twitter

Solo, IDN Times - Di tengah kabar duka wafatnya Ibu Negara Periode 2004-2014 Ani Yudhoyono, media sosial dihebohkan dengan kemunculan putra bungsu Presiden Joko 'Jokowi' Widodo, Kaesang Pangarep, bersalaman dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di KBRI Singapura. Foto Kaesang pertama kali diposting oleh politikus Partai Demokrat Andi Arief di akun Twitternya.

Andi memuji kedatangan Kaesang melayat Ibu Ani. Saking sederhananya, mungkin tak banyak yang tahu bahwa dia adalah putra presiden. Bukan cuma Andi, petinggi Demokrat lainnya, Rachland Nashidik, juga memuji pemuda yang diketahui tengah menempuh pendidikan di Singapura itu.

Bukan media sosial namanya kalau tidak menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang pro bukan berarti tak ada yang kontra. 

Seperti apa warganet menanggapi kedatangan Kaesang melayat mendiang Ani Yudhoyono di KBRI Singapura pekan lalu?

1. Di-bully warganet karena melayat dengan kaos dan celana jins ketat

Dibully Netizen Saat Melayat Ani Yudhoyono, Ini Jawaban Kocak KaesangTwitter/@andiarief

Kedatangan Kaesang melayat mendiang Ani Yudhoyono sempat di-bully warganet. Penyebabnya, pakaian Kaesang saat itu cuma mengenakan kaos lengan panjang dan celana jins yang dinilai terlalu ketat. Warganet menganggap pakaian tersebut tidak pantas dikenakan untuk melayat. Namun, ada juga netizen yang menganggapnya hal itu tidak masalah.

Dalam foto yang tersebar luas, Kaesang memang mengenakan kaos lengan panjang warna biru tua dipadu celana jins biru muda saat melayat dan bertemu SBY. Beberapa warganet pun menanggapi penampilan Kaesang tersebut.

"Ini pakaian bertakziah tidak sopan, yang lain pakai baju putih sopan, ini gaya apaan? Gaya orang Eropa," kata seorang warganet di akun Twitternya. Cuitan itu pun langsung dibalas Kaesang dengan menulis kata ‘Maaf’ disertai emoticon tangan yang menjura.

2. Ditanggapi kocak oleh Gibran dan Kaesang

Dibully Netizen Saat Melayat Ani Yudhoyono, Ini Jawaban Kocak KaesangTwitter/@nonindahh

Bukan Kaesang namanya kalau tak membalas bully-an dengan kalimat-kalimat kocak di akun Twitternya. Ketika salah satu warganet menyebutnya 'anak bau kencur' karena dianggap tak tahu sopan santun mengenakan baju kasual saat melayat, Kaesang hanya menjawab santai: "Saya anak bau pisang dan kopi saya gak jualan kencur."

Sementara, di saat adiknya tengah jadi sorotan media sosial, sang kakak, Gibran Rakabuming tak mau ketinggalan. Lewat akun @Chilli_Pari, Gibran memohon maaf atas kelalaian sang adik, lagi-lagi dengan cara yang kocak.

"Mohon maaf untuk seluruh masyarakat indonesia. Mohon maaf apabila pakaian @kaesangp “ketat dan memperlihatkan lekukan bokong”. Akan kami beri teguran yg keras. Mohon maaf apabila sebagai kakak saya gagal membimbing adik saya," cuitnya. 

Kemudian cuitan ini pun dibalas Kaesang, "Siap kakak. Saya mohon maaf sudah mengecewakan kakak."  

Baca Juga: Kuasa Hukum Ahmad Dhani Seret Nama Kaesang dalam Persidangan

2. Dipuji Wakasekjen Demokrat Andi Arief

Dibully Netizen Saat Melayat Ani Yudhoyono, Ini Jawaban Kocak KaesangTwitter.com/andiarief

Namun, kehadiran Kaesang justru mendapat pujian dari dua petinggi Partai Demokrat. Pada Sabtu malam, melalui akun Twitter pribadinya @AndiArief, Andi menulis, “Setelah salat jenazah Ibu Ani di Mesjid KBRI Singapura, ada anak muda yang sederhana setengah duduk mencium tangan Pak SBY, lalu SBY berdiri memeluknya. Anak muda itu sebelumnya mengantri bersama masyarakat untuk mendoakan Ibu Ani, anak itu namanya @kaesangp”.

Hingga Minggu (2/6), cuitan dikomen 761 kali dan retweet sebanyak 2.400 kali dengan jumlah likes 6.600.

3. Rachland menyebut Kaesang sebagai anak muda yang berbudi

Dibully Netizen Saat Melayat Ani Yudhoyono, Ini Jawaban Kocak KaesangTwitter.com/rachlandnashidik

Rupanya, momen saat Kaesang melayat itu juga dilihat oleh Rachland. Wakasekjen Demokrat itu pun menceritakan kisah serupa melalui akun Twitter pribadinya. Rachland mengunggah cuitannya selang semenit dari Andi.

“Kemarin, saat Jenazah Ibu Ani dishalatkan di Mesjid KBRI, Kaesang datang. Ia antri menunggu. Saat giliran tiba, ia menunduk takzim dan mencium tangan Pak SBY. Ia bahkan akan mencium tangan EBY dan AHY tapi langsung dipeluk. Anak muda berbudi. Saya terharu menyaksikan momen itu,” tulis Rachland.

Kedua petinggi Partai Demokrat itu memuji kerendahhatian dan kesederhanaan Kaesang. Mereka juga respek dengan sikap hormat Kaesang kepada keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat melayat Ani Yudhoyono di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

Seperti diketahui, Kaesang kuliah di Singapore Institute of Management University. Sebelumnya, dia juga sekolah di SMA Anglo-Chinese School International Singapura dengan dengan program studi International Baccalaureat.

Baca Juga: Cerita Kaesang yang Melayat Ani Yudhoyono di Singapura

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya