Comscore Tracker

Berjasa Puluhan Tahun, Penjaga Palang Tewas Ditabrak Kereta Api

Tertabrak saat mengamankan jalur perlintasan

Klaten, IDN Times - Seorang penjaga perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang resmi di Pokak, Ceper, Klaten, Jawa Tengah, Sunarto, 60, tewas tertabrak KA, Sabtu (15/6) pukul 13.30 WIB. Tragisnya, Sunarto tertabrak kereta api sedang mengamankan jalur perlintasan saat kereta api lewat.

Baca Juga: Seorang Pria Asal Lamongan Tewas Tertabrak Kereta di Bojonegoro

1. Diduga posisi korban terlalu dekat dengan rel KA

Berjasa Puluhan Tahun, Penjaga Palang Tewas Ditabrak Kereta ApiANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Kecelakaan itu bermula saat Sunarto dan Juwoto, 45, bertugas menjaga perlintasan yang dikenal dengan nama Mbah Ruwet. Di jalur tersebut, KA melintas beberapa kali dari pagi hingga siang. Sekitar pukul 13.30 WIB, sebuah KA kembali melintas, melaju dari arah Solo ke Yogyakarta.

Sunarto yang warga Pasungan, Ceper, Klaten, bertugas menutup palang di sisi barat rel agar kendaraan tidak melintas. Sementara Juwoto menghentikan pengendara yang melintas dari arah timur.

Diduga, posisi Sunarto terlalu dekat dengan rel. Saat itulah Sunarto tertabrak KA hingga terpental sejauh sekitar 20 meter. Korban ditemukan meninggal di tempat kejadian.

2. Selama 10 tahun terakhir tidak ada kecelakaan di perlintasan

Berjasa Puluhan Tahun, Penjaga Palang Tewas Ditabrak Kereta ApiIDN Times/Nofika Dian Nugroho

“Saya tidak tahu kejadian persisnya karena saya tugas di timur rel. Saat kejadian pandangan mata terhalang tertutup KA yang lewat. Begitu KA lewat, saya baru tahu kalau Pak Sunarto sudah ada di selatan perlintasan,” kata Juwoto.

Dia menambahkan selama ini perlintasan KA Mbah Ruwet dijaga oleh enam orang secara bergiliran dalam tiga shif, yaitu pukul 06.00-14.00, pukul 14.00-22.00, dan pukul 22.00-06.00. Juwoto menambahkan selama 10 tahun terakhir tidak pernah ada kejadian orang tertabrak KA.

“Begitu kejadian malah yang tertabrak penjaganya sendiri. Pak Sunarto sudah puluhan tahun bertugas di perlintasan ini, dia sudah hapal kereta apa saja yang akan lewat,” ujar dia. 

3. Sering membantu orang menyeberangi perlintasan

Berjasa Puluhan Tahun, Penjaga Palang Tewas Ditabrak Kereta ApiDok. IDN Times

Seorang petugas perlintasan yang lain, Slamet, 50, mengungkapkan Sunarto merupakan petugas yang rajin mengatur arus lalu-lintas di sekitar perlintasan. Dia bahkan selalu mengingatkan para pengendara dan pejalan kaki untuk berhati-hati saat menyeberang perlintasan.

“Dia tidak segan-segan membantu penyeberang, khususnya nenek-nenek dan anak-anak, melewati perlintasan. Kalau ada sepeda motor yang macet juga sering membantu tanpa mengharapkan imbalan. Nahas, kematiannya malah tragis begini,” ujar Slamet.

Setelah mendapat laporan kejadian itu, petugas Satlantas Polres dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten mendatangi lokasi kejadian. Jenazah Sunarto kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Baca Juga: Seorang Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta Api di Ketintang Surabaya

Topic:

  • Anata Siregar

Just For You