Comscore Tracker

Tidak Pernah Bimbel, Siswa di Solo ini Raih Empat Nilai 100 di UNBK 

Gak pernah ikut bimbel, tapi selalu belajar saat longgar

Solo, IDN Times - Ananda Hafidh Rifai Kusnanto, 17, siswa kelas XII IPA 6 SMAN 4 Solo, meraih nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) secara sempurna. Dia mendapat nilai 100 pada empat mata pelajaran yang diujikan, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Kimia, dan Bahasa Inggris.

Kerennya, Hafidh mengaku tidak pernah mengikuti bimbingan belajar atau bimbel karena tidak ingin membenani orang tuanya. Ibu Hafidh, Supatmi, bekerja sebagai pedagang mainan anak-anak, sedangkan ayahnya sudah lama meninggal dunia saat Hafidh masih duduk di bangku SMP.

Bagaimana cara Hafidh belajar sehingga dia bisa memperoleh nilai sempurna seperti itu?

Baca Juga: Nilai UNBK SMA Tertinggi Diraih Provinsi Yogyakarta

1. Tidak ikut bimbel, ia selalu memanfaakan waktu longgar untuk belajar

Tidak Pernah Bimbel, Siswa di Solo ini Raih Empat Nilai 100 di UNBK Dok. IDN Times

Hafidh yang lahir pada 11 Oktober 2001 ini mengaku tidak mempunyai cara khusus dalam belajar. Sehari-hari, dia bahkan ikut membantu orang tua mengurus rumah dan tiga adiknya yang masih kecil-kecil. Namun, dia selalu belajar saat mempunyai waktu longgar.

“Biasanya kalau malam saya latihan mengerjakan soal-soal UN tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya menghapal rumus, tapi juga mengerjakan soal-soal. Pagi sebelum berangkat sekolah saya ulangi lagi. Hanya itu saja, tidak ada strategi khusus,” ujar Hafidh kepada IDN Times saat ditemui di sekolahnya di kawasan Manahan, Solo, Selasa (14/5).

Selain kewajibannya belajar, Hafidh juga melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci, membersihkan rumah, dan kadang memasak untuk meringankan ibunya. Dia juga membantu adik-adiknya kalau kesulitan dalam pelajaran sekolah.

"Sama seperti yang dilakukan oleh anak-anak yang lain sebenarnya, yaitu membantu orang tua. Apalagi ayah saya sudah meninggal. Jadi ya tidak ada yang istimewa," kata Hafidh. 

 

2. Tidak mempunyai target mendapat nilai ujian 100

Tidak Pernah Bimbel, Siswa di Solo ini Raih Empat Nilai 100 di UNBK ANTARA FOTO/Aris Wasita

Hafidh mengaku faktor keberuntungan juga ikut mempengaruhi dirinya meraih nilai sempurna. Dia bahkan tidak menyangka saat mengetahui empat mata pelajaran atau mapel UNBK mencapai nilai 100. Sebab, kata dia, ada beberapa soal yang dijawab dengan ragu-ragu alias tidak yakin benar.

“Mapel Bahasa Indonesia yang paling sulit. Saya sempat menjawab beberapa soal dengan ragu-ragu. Gak yakin dengan jawaban saya sendiri. Tapi ternyata jawabannya malah betul dan dapat nilai 100. Padahal saya perkirakan hanya dapat 90,” ujar Hafidh.

Anak sulung dari empat bersaudara itu menuturkan dirinya tidak mempunyai target nilai. Dia hanya belajar sebaik-baiknya dan lulus UNBK dengan nilai bagus. Apalagi saat ini Hafidh sudah diterima di Fakultas Elektro Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta lewat jalur bidik misi SNMPTN.

“Ingin lulus dengan nilai bagus saja. Sudah diterima di UGM, masak nilainya gak bagus. Malu kalau nilainya jelek,” ujarnya.

3. Bersiap mewakili Indonesia dalam Olimpiade Sains Internasional di Hungaria

Tidak Pernah Bimbel, Siswa di Solo ini Raih Empat Nilai 100 di UNBK Dok. IDN Times

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 4 Solo, Meyra Dwi, juga tidak menyangka Hafidh memperoleh nilai UNBK sempurna. Menurut dia, meski pernah meraih medali perak di bidang astronomi dalam Olimpiade Sains Nasional tahun 2017, namun dalam kesehariannya Hafidh bukan termasuk siswa yang menonjol.

“Cerdas, tapi tidak sampai menonjol banget. Apa yang dicapai ini sangat luar biasa. Sejak tahun 2000 saya mengajar di sini, baru sekarang ada siswa yang bisa mendapat nilai 100 untuk semua mapel ujian,” kata Meyra.

Meyra menambahkan saat masuk di SMA N 4, Hafidh diterima melalui jalur prestasi. Selama bersekolah di SMA, Hafidh pun mendapat beasiswa karena prestasi akademiknya. Setelah kelulusannya, Hafidh masih harus mempersiapkan diri mengikuti olimpiade sains tingkat internasional di Hungaria pada Agustus 2019 mendatang mewakili Indonesia.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Siswa Tunanetra di Banyuwangi Ikut UNBK

Topic:

  • Anata Siregar

Just For You