Comscore Tracker

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?

Khawatir nih.

Kantor Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral ditembak oleh orang tak dikenal pada Kamis (10/9) siang minggu lalu. Kantor yang berlokasi di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan tersebut kedatangan tamu tak diundang, berupa peluru nyasar yang ditembakkan ke kaca ruangan staf khusus menteri yang terletak di lantai empat tersebut.

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?Sumber: news.detik.com

Meski dalam kasus tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun tetap saja kejadian ini menjadi "tamparan" keras bagi pihak Kepolisian untuk segera menuntaskan kasus penembakan liar yang kini mulai marak terjadi. Menilik ke beberapa waktu ke belakang, dalam kurun waktu dari tahun 2012-2015 misalnya, sudah ada tiga kasus penembakan liar yang terjadi di tempat berbeda-beda.

Beberapa contoh kasus penembakan yang pernah ramai dibicarakan adalah peristiwa meluncurnya peluru di Halte Bus Raden Intan, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur. Di halte bus yang melayani penumpang busway jurusan Pulo Gebang-Kampung Melayu tersebut pernah ada peluru nyasar yang juga dilakukan oleh orang tidak kenal. Kejadian ini terjadi pada tanggal 24 Desember 2013.

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?Sumber Gambar: tribunnews.com

Peristiwa penembakan lainnya adalah kasus meluncurnya peluru di Halte Bus Otista Jalan Iskandar Dinata, Jakarta Timur tahun 2012. Akibat dari peristiwa tersebut, kaca halte mengalami rusak lumayan berat. Para penumpang yang sedang mengantri pun sempat ketakutan. Uniknya lagi-lagi pelaku penembakan ini adalah oknum tidak dikenal sehingga sulit untuk mengenali motifnya. Pada tahun 2012 juga di Halte Bus Pancoran pernah terjadi kasus penembakan membabi buta yang dilakukan oleh orang tak dikenal yang membuat gaduh.

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?Sumber Gambar: tempo.co

Serentetan kasus penembakan liar yang menimbulkan keresahan publik tersebut, tentu menimbulkan tanya dalam hati bagaimana sebetulnya pengawasan Pihak Kepolisian terhadap kepemilikan senjata api di Indonesia?

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?Sumber Gambar: tribunnews.com

Sebagaimana di lansir dari laman cnnindonesia.com, menurut Neta S Pane selaku Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), meningkatnya kasus penembakan oleh orang tak dikenal besar kemungkinannya disebabkan karena lemahnya pengawasan pihak berwajib terhadap kepemilikan senjata api di sini. Di Indonesia kepemilikan senjata api memang diizinkan. Biasanya orang-orang yang memiliki izin tersebut adalah anggota DPR, pejabat pemerintahan di level tertentu, pejabat eksekutif, serta elemen masyarakat yang memang dibutuhkan.

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?Sumber Gambar: viva.co.id

Setiap tahunnya mereka yang memiliki senjata api harus memperpanjang surat izin tersebut. Jika tidak maka bisa dikatakan bahwa kepemilikan senjata api dapat dinyatakan ilegal. Sayangnya kontrol terhadap kepemilikan senjata api berizin saja masih lemah. Banyak ditemukan kasus-kasus kepemilikan senjata api yang masa surat izinnya sudah habis. Karena itu dicurigai pula kalau saat ini di luar sana ada banyak orang yang mempunyai senjata api tanpa izin yang jelas.

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?Sumber Gambar: polresmadiunkota.com

Sampai sekarang, beberapa kasus penembakan masih terus diselidiki, termasuk yang terjadi di kantor ESDM. Motif setiap penembakan ini masih terus ditelaah oleh aparat berwajib. Dugaan sementara adalah perilaku iseng para pemilik senjata api yang kini semakin liar. Maka dari itu untuk mempercepat proses pemeriksaan, hingga sekarang Kepolisian masih terus melakukan investigasi secara mendalam.

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?Sumber: nasional.republika.co.id

Untuk mencari tahu siapa dan apa motif di belakang kasus penembakan tersebut, Pihak Kepolisian masih terus memeriksa beberapa saksi, termasuk juga Widyawan yang notabene adalah staf khusus Kementerian ESDM. Sebagaimana dilansir dari laman Republika.co.id, Presiden Jokowi pun menghendaki Pihak Kepolisian segera menangkap pelaku penembakan Kantor ESDM.

Kantor ESDM Ditembak, Betulkah Kepemilikan Senjata Api Masih Liar?Sumber: news.okezone.com

Walau kini sudah ada secercah informasi mengenai keberadaan pelaku penembakan karena adanya gambar yang tertangkap oleh kamera CCTV dari kementerian, Pihak Kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus. Semoga dengan usaha tersebut, pelaku penembakan bisa cepat tertangkap serta Polisi juga bisa segera menangani masalah kepemilikan senjata api ilegal yang masih marak terjadi.

Topic:

Berita Terkini Lainnya