Comscore Tracker

COVID-19 di RI Masih Tinggi, Australia Siap Bantu Warganya Pulang

Hampir 800 orang terdaftar ingin pulang ke Australia

Jakarta, IDN Times – Kedutaan Besar Australia mengatakan terus secara aktif menjajaki opsi untuk membantu warganya di Indonesia yang ingin kembali ke Australia. Hal ini disampaikan di tengah tingginya kasus COVID-19 di Indonesia saat ini.

“Jika Anda orang Australia di Indonesia dan ingin kembali ke Tanah Air, daftar dengan kami sekarang di: https://covid19.dfat.gov.au,” ujar kedutaan melalui akun Instagram @kedubesaustralia, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Obat COVID-19 Langka, Satgas COVID DPR RI Datangi Pabrik Kimia Farma

1. Kerja sama dengan Qantas

COVID-19 di RI Masih Tinggi, Australia Siap Bantu Warganya PulangWarga Australia yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok, tiba di pangkalan udara RAAF Learmonth di Australia Barat dengan menumpang pesawat Qantas Boeing 747-400 sewaan sebelum dikarantina di Pulau Christmas, pada 3 Februari 2020. ANTARA FOTO/Australia Department Of Defence/Handout via REUTERS

Pemerintah Australia telah mengindikasikan akan bekerja sama dengan maskapai Qantas untuk mengatur penerbangan komersial yang ditujukan bagi warga Australia yang rentan.

Namun, opsi penerbangan komersial saat ini terbatas mengingat ada pembatasan sementara kedatangan ke Australia akibat pandemik COVID-19. Selain itu, ada juga pengurangan penerbangan komersial ke luar negeri.

2. Banyak warga Australia ingin pulang

COVID-19 di RI Masih Tinggi, Australia Siap Bantu Warganya PulangTiket pesawat Qantas (IDN Times/Umi Kalsum)

Menurut SBS News, saat ini ada hampir 800 orang yang terdaftar ingin pulang dari Indonesia ke Australia. Sementara itu, ABC melaporkan sekelompok ekspatriat Australia baru-baru ini bergabung untuk memesan penerbangan charter dari Bali ke Perth akibat tidak adanya penerbangan komersial ke Australia yang tersedia.

“Setidaknya 100 warga Australia telah mendaftar,” menurut kantor berita Australia tersebut, Selasa.

Meski demikian, pembatasan ketat pemerintah Australia hanya memungkinkan ketibaan untuk 25 orang ke negara itu dalam satu penerbangan. Kebijakan itu membuat harga penerbangan menjadi sangat mahal bagi setiap orang.

Baca Juga: Indonesia Terima Bantuan 1.000 Ventilator dari Australia

3. Indonesia episentrum baru virus corona

COVID-19 di RI Masih Tinggi, Australia Siap Bantu Warganya PulangIlustrasi mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Indonesia telah melaporkan kasus baru harian yang sangat tinggi dalam beberapa pekan terakhir, dan bahkan berkali-kali terus memecahkan rekor kasus baru harian.

Pada hari ini, Kamis (29/7/2021), Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan 43.479 orang terinfeksi virus corona. Angka itu mengalami penurunan dari hari sebelumnya, yaitu 47.791 kasus positif pada Rabu (28/7/2021).

Dengan penambahan hari ini, total jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 di Tanah Air mencapai 3.331.206 kasus.

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya