10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!

Yuk! Baca berikut ini

Jakarta, IDN Times - Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC) kembali duduk di bangku pesakitan sebagai terdakwa dugaan kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Dia menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (11/1/2023).

Sidang yang diketuai Hakim Wahyu Iman Santoso ini lagi-lagi menjadi sorotan. Sebab, istri Sambo tersebut tampak menangis selama proses persidangan berlangsung di meja hijau. Bukan kali ini saja Putri menangis selama menjalani sidang.

Lantas, kesaksian apa saja yang dibeberkan Putri hingga wajahnya dibanjiri air mata? Berikut 10 fakta kesaksian terbaru PC yang telah dirangkum IDN Times, Jumat (12/1/2023).

Baca Juga: Putri Candrawathi Menangis, Tak Tahu Alasan Jadi Tersangka Pembunuhan

1. Mengaku pernah kuliah jurnalistik di luar negeri

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Putri Candrawathi (dok. Humas Kejagung)

Seperti yang diketahui bersama, istri eks Kadiv Propam Polri ini sempat meniti karier sebagai dokter gigi. Namun, siapa sangka bahwa Putri Candrawathi ternyata pernah menempuh pendidikan jurnalistik di luar negeri. Tepatnya, setelah ia meraih gelar dokter gigi pada 1998.

“Jurnalis, terus saya balik ke Jakarta, lalu saya menikah tahun 2000,” kata Putri.

Baca Juga: Putri Cerita Pemerkosaan Yosua: Suami Saya Marah Tanpa Kata, Menangis

2. Tangisan pecah saat menceritakan detik-detik Brigadir J masuk ke kamarnya di Magelang

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Terdakwa Putri Candrawathi tiba untuk menjalani sidang dakwaan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/10/2022). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Peristiwa di Magelang memang menjadi kisah memilukan bagi Putri Candrawathi. Hal ini terbukti dari tangisannya yang pecah ketika menceritakan soal kekerasan seksual yang dialaminya.

Awalnya, ia menceritakan bahwa kala itu dirinya tengah tertidur dan kaget mendapati Yosua yang sudah duduk di dekat kakinya.

Kemudian, Ketua Majelis Hakim menanyakan kapan Putri sadar bahwa Yosua menghampirinya ke dalam kamar. Sebab, PC dalam posisi tertidur pada saat itu.

“Waktu itu saya tertidur terus terdengar pintu kayak dibuka keras kayak ‘grek’ gitu terus saya membuka mata saya,” tutur dia sambil menangis.

3. Tidak melakukan visum karena bingung dan malu

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Tersangka pembunuhan berencana Brigadir J, Putri Candrawathi (IDN Times/ Tata Firza)

Lalu, Wahyu Iman meragukan sikap Putri yang enggan melakukan visum pasca kekerasan seksual. Padahal, ia menerapkan protokol kesehatan yang tinggi seperti tes PCR setelah bepergian dari luar kota. Menurutnya, hal ini sangat berbanding terbalik.

“Saya bingung dan saya malu dengan apa yang terjadi pada saya dan saya tidak tahu harus bagaimana sebenarnya. Waktu itu pun ada psikolog tapi saya juga tidak berani menceritakannya, karena bagi saya ini adalah aib yang membuat malu,” kata Putri.

Tidak hanya itu, Ketua Majelis Hakim juga menyinggung keterangan Sugeng Putut yang menyebut, Ferdy Sambo sempat mengatakan bahwa peristiwa Magelang hanyalah ilusi.

Sambo menjelaskan, maksud ia berkata ilusi ke Sugeng adalah dalam rangka memuluskan skenario polisi tembak polisi.

“Yang Mulia, sebagai korban kekerasan seksual tidaklah mudah untuk menyampaikan, bahkan kepada suami sendiri saja, saya sebenarnya malu. Karena saya tidak tahu apakah, bila saya mengutarakan peristiwa tersebut suami saya akan mencintai saya dan menerima saya kembali,” kata Putri disusul dengan tangisannya.

Baca Juga: Putri Bantah Labrak Perempuan Lain di Rumah Bangka hingga Menangis

5. Jaksa sindir PC soal lebam di paha akibat dibanting Brigadir J

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Terdakwa Putri Candrawathi menjalani sidang dakwaan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/10/2022). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Terkait kekerasan seksual di Magelang, PC mengaku telah dibanting sebanyak tiga kali oleh Brigadir J di Magelang, 7 Juli 2022. Akibat peristiwa itu, ia mengaku mengalami lebam di bagian paha. 

“Ketika saya berdiri saat itu, lebam ada di bagian paha kiri,” kata Putri.

Kendati demikian, ia tidak memberi tahu terkait lebam tersebut kepada sang suami dengan alasan malu. Hal ini tentu membuat Jaksa geram dan menyindir PC.

“Malu? Tapi menceritakan (pelecehan seksual) tidak (malu). Cukup majelis,” ujar Jaksa.

5. Putri mengaku menangis sebab tak tahu alasan dijadikan tersangka

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Saksi kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Putri Candrawathi memberikan keterangan saat menjalani sidang lanjutan dengan terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (12/12/2022) (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Tangisan Putri kembali meledak usai Hakim melontarkan pertanyaan soal berapa lama dirinya mendekam dalam bui. Kemudian, disusul dengan pertanyaan alasan Putri dijadikan tersangka.

“Saya juga tidak tahu yang mulia karena saya sebenarnya…,” kata Putri sambil menangis dan tidak melanjutkan jawabannya.

“Ya gak apa-apa kalau gak tahu, nanti akan kami pertimbangkan dalam putusan nanti ya,” ujar anggota hakim.

6. Mengklaim menjadi korban kekerasan seksual Brigadir J

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Putri Candrawathi jalani sidang lanjutan di PN Jaksel pada Selasa (29/11/2022). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Dalam persidangan ini, Putri Candrawathi mengklaim bahwa dirinya benar-benar korban kekerasan seksual Brigadir J. Hal ini ia sampaikan setelah melayangkan permohonan maaf kepada mendiang Brigadir J, Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

“Karena saya juga tidak tahu sampai saat ini terhadap dakwaan kepada saya. Di satu pihak bahwa saya adalah korban kekerasan seksual dan penganiaya dari Saudara Yosua, tapi saya harus ditersangkakan seperti ini. Tapi saya sudah mengikhlaskan Yang Mulia,” kata Putri.

“Saya hanya berdoa agar saya bisa dikuatkan untuk segera berkumpul bersama anak-anak saya kembali,” ucap Putri sambil menangis.

7. Mengalami depresi berat setelah ditahan

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Tersangka pembunuhan berencana Brigadir J, Putri Candrawathi ketika mengenakan baju tahanan saat keluar dari Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, (30/9/2022). (ANTARA FOTO/Laily Rahmawaty)

Di sisi lain, Putri mengaku, dirinya mengalami depresi berat setelah berstatus tersangka dan ditahan atas kasus kematian ajudannya tersebut.

Ia mengatakan, dirinya sempat dalam pendampingan psikolog dan mengonsumsi obat. Namun, saat ini sudah tidak lagi karena sang dokter tak mengunjunginya kembali.

“Saya depresi berat,” kata Putri sambil menangis.

8. Publik dinilai tidak memahami perasaan anak-anak PC dan Sambo

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi usai jalani sidang di PN Jaksel pada Selasa (1/11/2022). (youtube.com/CNN Indonesia TV POOL)

Peristiwa kematian Brigadir J ini tidak terlepas dari persepsi buruk publik yang menyatakan bahwa PC telah berselingkuh dengan Yosua. Terkait hal ini, PC mengaku sangat sedih karena publik tidak memahami anak-anaknya atas asumsi buruk tersebut.

"Saya hanya sedih kenapa orang-orang tidak bisa memahami bila ada di posisi ini. Saya sangat malu. Apakah orang-orang memikirkan perasaan anak-anak saya dengan pertanyaan atau pemberitaan, ibunya selingkuh dengan orang lain," ujar Putri.

9. Putri menolak diperiksa LPSK karena dinilai tidak kooperatif

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Momen Putri Candrawathi menangis di ruang sidang. Foto: IDN Times/Irfan Fathurohman.

Dalam kesempatan ini, Putri juga mengungkapkan, dirinya menolak diperiksa Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Sebab, LPSK dinilai tak kooperatif karena menanyakan hubungan khusus antara Putri dengan Yosua.

“Karena saat itu psikolognya di awal menyampaikan langsung dengan pertanyaan, ‘apakah kamu punya hubungan spesial dengan Yosua?’ Dan saya tidak mau jawab karena saya ini adalah korban kekerasan seksual, kenapa saya selalu diasumsikan negatif oleh orang-orang?" kata Putri sambil menangis.

10. Menyebut dirinya sudah jatuh tertimpa tangga pula

10 Fakta Kesaksian Terbaru Putri Candrawathi, Nangis selama Sidang!Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo (kedua kiri) memeluk istrinya yang juga terdakwa dalam kasus tersebut Putri Candrawathi (kiri) saat akan menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Kemudian, istri Ferdy Sambo ini mengibaratkan bahwa dirinya sudah jauh tertimpa tangga pula. Hal tersebut ia utarakan karena ia merasa tidak melakukan kesalahan apapun atas kasus kematian Brigadir J, apalagi mengingat posisinya menjadi korban kekerasan seksual.

"Saya tidak membunuh siapa-siapa,” ucap dia.

“Saat peristiwa penembakan itupun, saya ada di dalam kamar, sedang berisitrahat dengan pintu tertutup. Dan saya tidak mengetahui bila suami saya datang ke Duren Tiga saat itu. Saya bagaikan sudah jatuh tertimpa tangga pula. Saya adalah korban kekerasan seksual dengan ancaman dan penganiayaan dari Yosua. Dan juga saya harus dijadikan tersangka dalam kasus ini,” pungkasnya.

Topik:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya