PPATK Temukan Rekening Baru Terkait Kasus Lukas Enembe

PPATK dan KPK terus berkoordinasi soal kasus Lukas Enembe

Jakarta, IDN Times - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) masih menyelediki kasus Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe, terkait dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Papua. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait hal ini.

"Kami terus melakukan kordinasi dan penambahan untuk saat ini selalu ada," kata Ivan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (19/1/2023).

1. PPATK mendapatkan temuan baru dari kasus Lukas Enembe

PPATK Temukan Rekening Baru Terkait Kasus Lukas EnembeGubernur Papua Lukas Enembe memasuki ruangan untuk menjalani pemeriksaan di Paviliun Kartika, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (10/1/2023). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

PPATK, dijelaskan Ivan, terus mengikuti perkembangan penyidikan yang dilakukan KPK dan menemukan banyak temuan baru atas kasus tersebut. Kendati demikian, dia tidak membeberkan secara rinci temuan yang dimaksud.

"Ada banyak sekali. Ya, kami mengikuti perkembangan penyidikan yang dilakukan oleh temen-temen KPK kan," ujar dia.

Baca Juga: KPK: Lukas Enembe Sakit Faktor Usia, Tak Perlu Dirawat di Luar Negeri

2. Melakukan pembekuan terhadap rekening baru

PPATK Temukan Rekening Baru Terkait Kasus Lukas EnembeTersangka kasus dugaan korupsi pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua Lukas Enembe dibawa petugas KPK usai dihadirkan di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/1/2023). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Dia hanya menjabarkan terkait adanya penemuan rekening baru.. Namun, rekening tersebut langsung dibekukan atau dilakukan penghentian transaksi.

"Jadi, KPK juga melakukan pembekuan pada saat kami menerima permintaan. Diketahui ada rekening baru, ya kami juga melakukan upaya hukum. Salah satunya, pembekuan, penghentian transaksi," jelasnya.

3. KPK menangkap Lukas Enembe

PPATK Temukan Rekening Baru Terkait Kasus Lukas EnembeLukas Enembe (baju merah) Ditangkap. (dok. Humas Polri)

Lukas Enembe ditahan selama 20 hari ke depan demi kepentingan penyidikan. Dia disangkakan atas kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Papua. Kini, Lukas Enembe ditahan di Rumah Tahanan KPK kawasan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

"Terkait kebutuhan penyidikan, Tim menahan tersangka LE, untuk 20 hari pertama terhitung mulai 11 sampai dengan 30 Januari 2023 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur,” katanya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2023).

Baca Juga: Istri dan Anak Lukas Enembe Diperiksa KPK

Topik:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya