Comscore Tracker

Amien Rais: Muhammadiyah Tak Bersikap di Pilpres, Saya Jewer Haedar

Apakah Muhammadiyah akan mendukung Prabowo atau Jokowi?

Surabaya, IDN Times - Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais mengaku akan menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, jika lembaganya tak bersikap politik pada Pilpres 2019. 

Lain halnya dengan Pileg dimana kader Muhammadiyah banyak di berbagai partai, menurut Amien, Pilpres 2019 hanya memiliki dua pasangan calo presiden dan wakil presiden. 

Baca Juga: Amien Rais Ungkap Pertemuannya dengan Buya Syafii, Dukung Prabowo?

1. Pimpinan Muhammadiyah tidak bisa menyerahkan sikap politik pada kadernya

Amien Rais: Muhammadiyah Tak Bersikap di Pilpres, Saya Jewer HaedarIDN Times/Vanny El Rahman

Amien mengatakan Haedar tidak boleh menyerahkan sikap politik kepada kadernya untuk memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon di Pilpres 2019.  

"Di tahun politik, tidak boleh seorang Haedar Nasir memilih menyerahkan ke kader untuk menentukan sikapnya di Pilpres. Kalau sampai seperti itu akan saya jewer," ujar Amien di sela Tabligh Akbar dan Resepsi Milad ke-106 Masehi Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya, Selasa (20/11). 

Menurut Amien, bukan fatwa jika pimpinan menyerahkan sendiri-sendiri kepada kader terhadap siapa suaranya akan diberikan, sehingga dibutuhkan ketegasan demi terwujudnya pemimpin yang sesuai harapan. 

2. PP Muhammadiyah tidak boleh berdiam diri

Amien Rais: Muhammadiyah Tak Bersikap di Pilpres, Saya Jewer HaedarIDN Times/Vanny El Rahman

PP Muhammadiyah, kata Amien, tidak boleh diam atau tidak jelas sikap politiknya untuk menentukan pemimpin bangsa ini selama 2019-2024. 

"Sekali lagi, kalau sampai itu dilakukan, maka akan saya jewer. Pemilihan Presiden ini menentukan satu kursi dan jangan sampai bilang terserah," kata Ketua MPR RI 1999-2004 itu, seperti dilansir kantor berita Antara

3. Amien meminta Muhammadiyah memilih pemimpin yang keislamannya tidak diragukan lagi

Amien Rais: Muhammadiyah Tak Bersikap di Pilpres, Saya Jewer HaedarIDN Times/Irfan Fathurochman

Mantan ketua umum DPP PAN itu juga meminta Muhammadiyah bersikap secara organisasi dan selanjutnya disampaikan kepada umat, sehingga pada hari pencoblosan, 17 April 2019, sudah tidak terjadi perdebatan memilih. 

"Pilih pemimpin yang beriman, diyakini, dan tidak diragukan keislamannya. Tanpa harus saya sebut nama, pasti Muhammadiyah sudah tahu," kata Amien. 

4. Amien tidak bisa membiarkan Muhammadiyah tak menentukan sikap politiknya di Pilpres

Amien Rais: Muhammadiyah Tak Bersikap di Pilpres, Saya Jewer HaedarIDN Times/Vanny El Rahman

Amien masih bisa memaklumi dalam kontestasi Pilkada, Muhammadiyah membebaskan kadernya memilih pilihan politiknya.  

"Kalau Pileg saya masih bisa paham, sebab kader Muhammadiyah itu ada di PAN, PKS, PPP, bahkan Golkar dan lain-lain," kata politikus berjuluk Bapak Reformasi itu. 

Tetapi, lanjut Amien, Pilpres yang digelar pada 17 April 2019 hanya diikuti dua pasangan calon presiden, yakni pasangan nomor urut 01 Joko 'Jokowi' Widodo-Ma`ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

5. Suara PP Muhammadiyah terbelah?

Amien Rais: Muhammadiyah Tak Bersikap di Pilpres, Saya Jewer HaedarIDN Times/Irfan Fathurochman

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak telah menjadi koordinator juru bicara (jubir) Tim Kemenangan Nasional (TKN) kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Meski mayoritas elite Muhammadiyah mendukung kubu Prabowo-Sandiaga, di jajaran kader ada yang mendukung kubu Joko 'Jokowi' Widodo-Ma'ruf Amin. Seperti mantan Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Raja Juli Antoni yang pernah dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institut--lembaga think tank yang didirikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, kini menjadi Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

PSI adalah salah satu partai yang mendukung pasangan capres Joko 'Jokowi' Widodo-Ma'ruf Amin. Raja Juli juga sebelumnya sempat akan dijadikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, namun dia lebih memilih menjadi Sekjen PSI. 

Akankah Muhammadiyah mendukung kubu Prabowo-Sandiaga atau Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019? 

Baca Juga: Amien Rais Sebut Muhammadiyah Tua-tua Keladi

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya