Comscore Tracker

Hutan Itu Indonesia Ajak Anak Muda Menjaga Hutan, Adopsi Pohon Yuk!

Anak muda hutan sebagai identitas mereka

Jakarta, IDN Times - Dalam rangka memperingati Hari Hutan Indonesia, Hutan Itu Indonesia (HII) mengadakan konser bertema Segala Dalam Nada yang digelar pada Sabtu (25/9/2021).

Acara ini akan didahului dengan talk show, untuk mengajak anak muda di Indonesia #JagaHutan melalui adopsi pohon. Acara ini akan disiarkan ke berbagai daerah di Indonesia melalui TVRI Nasional pada pukul 13.00-14.00 WIB, dan dapat diakses dari kanal Youtube TVRI Nasional.

Baca Juga: Populasi Koala Alami Penurunan Akibat Kebakaran Hutan

1. Mengajak anak muda menjadikan hutan sebagai identitas mereka

Hutan Itu Indonesia Ajak Anak Muda Menjaga Hutan, Adopsi Pohon Yuk!Ilustrasi hutan (IDN Times/Sunariyah)

Ketua dan Co-founder Hutan Itu Indonesia Rinawati Eko mengatakan, acara konser Segala Dalam Nada menjadi bagian dari Festival Hari Hutan Indonesia selama Agustus hingga akhir Oktober 2021.

"Festival ini adalah hasil kolaborasi bersama 26 organisasi masyarakat sipil dan komunitas muda yang memiliki visi menjadikan hutan, keanekaragaman hayati, serta perlindungan alam sebagai bagian dari identitas anak muda Indonesia,” kata dia dalam keterangan tertulis kepada IDN Times.

2. Ada 100 karya cover lagu terkait hutan terkumpul di Hutan Itu Indonesia

Hutan Itu Indonesia Ajak Anak Muda Menjaga Hutan, Adopsi Pohon Yuk!Ilustrasi hutan (IDN Times/Sunariyah)

Rinawati mengatakan ada banyak hal telah dikontribusikan anak muda dalam mengajak masyarakat untuk menjaga hutan, di antaranya lewat lagu. Sudah lebih dari 100 karya cover lagu terkait hutan terkumpul di Hutan Itu Indonesia sejauh ini.

"Kontribusi juga diberikan dalam bentuk urun dana publik untuk Program Adopsi Pohon di Hutan Laman Satong, Kalimantan Barat, melalui platform Kitabisa.com/UntukHutan hingga 31 Oktober 2021 nanti," kata dia.

"Kita sebagai individu harus punya kesadaran bahwa anak muda bisa membuat perubahan sistemis. Ayo gotong royong untuk #JagaHutan,” sambung Rinawati.

3. Pentingnya sinergitas dalam komitmen menjaga hutan

Hutan Itu Indonesia Ajak Anak Muda Menjaga Hutan, Adopsi Pohon Yuk!Ilustrasi hutan (IDN Times/Sunariyah)

Sementara, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Hendarman turut mendukung gerakan ini.

“Kita masing-masing harus punya komitmen dalam menjaga kekayaan hutan tetap lestari dan hidup sepanjang masa. Kita perlu melakukan sinergi, kolaborasi, dan ini semua dalam jiwa gotong-royong. Sinergitas sangat penting agar kita dapat konsisten dengan komitmen terhadap hutan. Selain itu, sinergitas juga menjadi prinsip dalam merdeka belajar, yang menjadi ikon dari Kemdikbudristek,” kata dia.

Sekadar informasi, Hendarman dan Co-founder Hutan Itu Indonesia Verena Puspawardani, akan tampil sebagai narasumber dalam talk show “Cinta Hutan” dengan Jessica Yo sebagai moderator. Setelah talk show, Feby Putri akan tampil tunggal dalam Konser “Segala Dalam Nada” dan menyuarakan rasa cintanya pada hutan, dengan Prisca Niken sebagai pembawa acara.

Saat ditanya tentang kaitan hutan dengan karya-karyanya, Feby Putri mengatakan, hutan yang hijau bisa memberikan semangat, energi positif, pikiran yang bersih, dan inspirasi.

"Suara alam dan udaranya bisa menciptakan kedamaian. Apalagi aku juga penulis lagu. Inspirasi lah sangat penting," kata dia.

4. HII adalah gerakan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada hutan Indonesia

Hutan Itu Indonesia Ajak Anak Muda Menjaga Hutan, Adopsi Pohon Yuk!(IDN Times/Dhana Kencana)

Hutan Itu Indonesia (HII) adalah gerakan terbuka yang percaya pada kekuatan pesan positif untuk menumbuhkan rasa cinta kepada hutan Indonesia melalui cara yang unik, menyenangkan dan dilakukan secara kolaboratif.

Berdiri sejak 22 April 2016 di Jakarta, HII memiliki misi untuk
meningkatkan kesadaran publik, khususnya anak muda Indonesia di perkotaan yang tinggal jauh dari hutan, tentang kekayaan hutan Indonesia, dan berkontribusi dalam upaya menjaga hutan.

Baca Juga: Luas PIPPIB Periode II 2021 Berkurang, Jadi 66.139.183 Hektare

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya