Comscore Tracker

KPU Bikin Game soal Pilkada Serentak, Kamu Bisa Ikutan Download Loh!

Game ini untuk edukasi masyarakat

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menyelesaikan penggarapan sejumlah gim atau permainan untuk mengedukasi masyarakat, tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

"Kami sedang menyelesaikan dalam waktu dekat ini, sejumlah game, permainan, yang nantinya bisa di-download dan digunakan masyarakat," kata anggota KPU Viryan Aziz, saat diskusi virtual bertema Pilkada Serentak dan Kualitas Demokrasi di Era COVID-19, Sabtu, 12 September 2020.

1. Pembuatan gim untuk mengedukasi masyarakat soal Pilkada Serentak 2020

KPU Bikin Game soal Pilkada Serentak, Kamu Bisa Ikutan Download Loh!IDN Times/Ilyas Listianto Mujib

Viryan mejelaskan gim tersebut berupa edukasi Pilkada Serentak 2020, yang bisa menjadi panduan atau pembelajaran bagi masyarakat.

Menurut dia, langkah menciptakan permainan itu sebenarnya tidak lepas dari upaya memaksimalkan media daring, terutama melalui telepon pintar untuk mengedukasi masyarakat.

Baca Juga: Peserta Pilkada Positif COVID-19 Jadi 63 Orang, Ini Dugaan Penyebabnya

2. Pengguna internet sudah banyak di Indonesia

KPU Bikin Game soal Pilkada Serentak, Kamu Bisa Ikutan Download Loh!Ilustrasi (IDN Times/Rochmanudin)

Ia menyebutkan dari data yang diperoleh bahwa setiap orang rentang usia 16-64 tahun, menggunakan waktunya selama 1 jam, 23 menit dalam sehari, untuk bermain gim.

"Makanya, kami berusaha masuk dari sisi itu," kata dia.

Selain itu, menurut Viryan, data juga menyebutkan sebanyak 60 persen masyarakat rentang usia 16-64 tahun sudah menggunakan internet dengan waktu selama 7 jam, 59 menit dalam sehari.

Karena itu, dia menyimpulkan, sepertiga hidup masyarakat Indonesia digunakan untuk berinteraksi dengan internet, dan sebagian besarnya menggunakan smartphone.

"Memang di daerah pedesaan minim, kami menyadari. Namun, kita identifikasi aliran informasinya. Mereka tetap punya ponsel, punya medsos (media sosial), WA, dan sejenisnya," kata Viryan.

3. Penggunaan media sosial juga cukup tinggi

KPU Bikin Game soal Pilkada Serentak, Kamu Bisa Ikutan Download Loh!Ilustrasi (IDN Times/Rochmanudin)

Menurut Viryan jika diartikan mengakses internet dengan membuka website secara langsung memang tidak tinggi, tetapi mereka mengaksesnya melalui medsos, seperti WhatsApp dan Facebook.

"Makanya, kami mendorong bagaimana bakal pasangan calon bisa mengoptimalkan media daring dan memahaminya secara utuh. Dapat pula melakukan kreasi sosial politik digital," ucap Viryan.

Baca Juga: [LINIMASA] Pilkada Serentak 2020 di Tengah Pandemik COVID-19

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya