Comscore Tracker

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di Indonesia

Cegah COVID-19 dengan menjaga jarak dan imun tubuh

Jakarta, IDN Times - Setelah mengepung wilayah Asia tenggara, virus corona atau COVID-19 akhirnya menyerang Indonesia. Dua orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada 2 Maret 2020. Pengumuman kasus virus corona pertama itu disampaikan langsung Presiden Joko "Jokowi" Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, di Istana Merdeka, Jakarta, pada 2 Maret 2020.

Kasus virus corona pertama di Indonesia ini bermula dari adanya Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang yang positif virus corona mengunjungi Indonesia. Terawan menyebut, WNA Jepang yang tinggal di Malaysia itu ternyata sudah terinfeksi COVID-19 saat datang ke Indonesia.

WNA Jepang kemudian mengonsumsi obat penurun demam, sehingga ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta tidak terdeteksi menggunakan alat thermo scanner. Berikut deretan kasus virus corona di Indonesia mulai Kasus 1 dan Kasus 2 hingga kini.

31 Mei: Kasus positif virus corona bertambah banyak dibanding sehari sebelumnya

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaINDONESIA TFRIC19 (Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 700 orang, sehingga total menjadi 26.473 kasus.

Sementara, pasien virus corona meninggal dunia menjadi 1.613 orang, setelah bertambah 40 orang. Sedangkan, jumlah pasien yang sembuh dari virus corona menjadi 7.308 orang, setelah mengalami kenaikan 293 pasien.

Data tersebut terhitung sejak 30 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 31 Mei 2020 pukul 12.00 WIB. 

"Kita harus melihat data ini yang membawa optimisme, kita telah banyak kasus yang sembuh, penyakit ini bisa disembuhkan bahwa kita mampu menyembuhkannya," ujar dia dalam siaran langsung di TVRI, Minggu (31/5).

30 Mei: Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 naik pesat

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaTes COVID-19 di DPRD Serang (Antaranews)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto melaporkan pasien yang sembuh dari COVID-19 meningkat hingga mencapai 7.015 orang. Jumlah pasien sembuh melonjak dengan adanya tambahan 523 per hari ini, Sabtu (30/5).

Penambahan pasien sembuh tersebut terhitung pesat jika dibandingkan dengan penambahan per hari kemarin, Jumat (29/5) yang sebanyak 252 orang.

Dengan demikian tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia sebesar 27,2 persen dari total kasus pasien positif COVID-19 yang sebanyak 25.773 kasus. Jumlah kasus pasien positif COVID-19 bertambah 557 kasus. Data itu terhitung sejak 29 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 30 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

Di sisi lain, Yuri juga melaporkan jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia per hari ini, bertambah sebanyak 53 orang. "Sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 1.573 orang," kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Sabtu (30/5).

Dengan demikian case fatality rate (CFR) COVID-19 sebesar 6,1 persen dari total kasus pasien positif di Indonesia.

29 Mei: Bertambah 678 kasus, pasien positif COVID-19 ada 25.216 kasus. Kematian tembus 1.520

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaProses mengantarkan pasien ke Rusunawa Penajam Paser Utara. Dok.BPBD PPU

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto melaporkan, jumlah kasus positif COVID di Indonesia bertambah 678 kasus. Dengan demikian, total kasus terhitung sejak 28 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 29 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, menjadi 25.216 kasus.

Sementara itu jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 semakin meningkat 252 sehingga mencapai 6.492 orang. Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.520 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 24 orang.

28 Mei: Total pasien positif 24.538 kasus: sembuh 6.240, meninggal hampir mendekati 1.500

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaTim penanganan jenazah melalui jalan sempit dan rumit di sela-sela bangunan pemakaman, 17 Mei 2020. Dok. Tim Penanganan Jenazah Gugus Tugas COVID-19 Bantul

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia yang hari ini mengalami peningkatan menjadi 24.538 kasus, usai mengalami kenaikan 687 orang.

Data ini terhitung sejak 27 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 28 Mei 2020 pukul 12.00 WIB. 

Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 di Indonesia yang sembuh bertambah menjadi 6.240 orang, setelah mengalami kenaikan 183 kasus pasien sembuh. Di sisi lain, pasien yang meninggal dunia bertambah menjadi 1.496 pasien, setelah mengalami kenaikan 23 orang. 

27 Mei: Kasus positif COVID-19 mengalami kenaikan sebanyak 686 orang per hari ini, total menjadi 23.851 kasus

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi virus corona/Dok. IDN Times

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan menjadi 23.851 kasus. Dengan demikian, terhitung sejak 26 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 27 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 686 orang.

"Di sekitar kita masih sangat mungkin terdapat orang yang terinfeksi virus ini namun tanpa gejala. Oleh karena itu kita harus tetap menjaga diri masing-masing," tegas Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (27/5).

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.473 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 55 orang.

"Bertambah 55 orang, sehingga total kasus meninggal akumulasinya menjadi 1.473 orang," katanya.

Sementara jumlah pasien sembuh kini mencapai 6.057 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini, Rabu (27/5), ada tambahan kasus meninggal sebanyak 180 orang.

"Pasien sembuh bertambah 180 orang sehingga menjadi 6.057 orang," kata Yuri.

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang kasus virus corona terbanyak yaitu 6.895 kasus. Peringkat kedua diduduki oleh Jawa Timur 4.142 kasus, dan berikutnya Jawa Barat 2.157 kasus. 

Presiden Jokowi hari ini meminta Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dan Menteri Kesehatan untuk lebih memperhatikan Jawa Timur karena mengalami peningkatan kasus cukup tinggi dibanding daerah lainnya.

25 Mei: Hari kedua Lebaran, kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 22.750 kasus

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaANTARA FOTO/Umarul Faruq

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID di Indonesia terus mengalami peningkatan menjadi 22.750 kasus. Dengan demikian, terhitung sejak 24 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 25 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 479 orang.

"Norma yang harus dilakukan saat ini harus betul-betul menerapkan hidup bersih dan sehat, ini persyaratan mutlak," tegas Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Senin (25/5).

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.391 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 19 orang.

Sementara, pasien yang sembuh dari COVID-19 semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 5.642 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini, Senin (25/5), ada tambahan kasus meninggal sebanyak 240 orang.

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang kasus virus corona terbanyak yaitu 6.709 kasus. Peringkat kedua diduduki oleh Jawa Timur 3.886 kasus, dan berikutnya Jawa Barat 2.113 kasus. 

23 Mei: Penambahan kasus virus corona di Indonesia kembali meroket 949 orang per hari ini

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaPersonel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/3). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 949 orang. Dengan demikian, terhitung sejak 22 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 23 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, total kasus positif menjadi 21.745 kasus.

"Gambaran inilah yang kita dapatkan bahwa penularan masih saja terus terjadi. Oleh karena itu, pesan pemerintah soal COVID ikuti dengan baik," kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Sabtu (23/5).

Sedangkan untuk pasien yang sembuh dari COVID-19, Yuri mengumumkan bahwa jumlahnya semakin meningkat. Pasien COVID-19 yang sembuh kini mencapai 5.249 orang.

"Sembuh meningkat 192 orang, sehingga total menjadi 5.249," ucap Yuri.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.351 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 25 orang.

"Meninggal 25 orang, sehingga jadi 1.351," ujarnya.

Selain itu, Yuri juga menjelaskan bahwa jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang tercatat masih dipantau hingga Sabtu (23/5), yakni sebanyak 49.958 orang.

“Pemantauan yg dilaksanakan terhadap ODP sampai saat ini 49.958 sedang dalam proses pemantauan," katanya.

Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang juga masih dipantau berjumlah 11.495 orang. Saat ini, Indonesia telah menyediakan sebanyak 85 laboratorium Real Time PCR dan 39 laboratorium TCM.

22 Mei: Jumlah kasus bertambah 634 dalam sehari menjadi 20.796

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaDok. IDN Times/ Istimewa

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 634 orang, terhitung sejak 21 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 22 Mei 2020 pukul 12.00 WIB. Dengan demikian total ada 20.796 kasus positif COVID-19 hari ini.

Jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia telah mencapai 1.326 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 48 orang. Dengan demikian, tingkat kematian atau fatality rate karena COVID-19 sebesar 6,3 persen.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 per hari ini bertambah sebanyak 219 orang sehingga mencapai 5.057 orang. Dengan demikian tingkat kesembuhan dari COVID-19 di Indonesia sebesar 24,3 persen.

Pada hari ini, Jawa Timur kembali menjadi penyumbang kasus tambahan terbanyak yaitu dengan 131 kasus positif baru. Sehingga, total kasus di Jawa Timur naik menjadi 3.129 kasus.

21 Mei: Rekor penambahan kasus positif COVID-19 tertinggi yang terjadi di Indonesia, naik 973 orang per hari ini

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan menjadi 20.162 kasus. Dengan demikian, terhitung sejak 20 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 21 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 973 orang.

Angka tersebut menjadi rekor penambahan kasus tertinggi yang terjadi di Indonesia sejak pengumuman kasus pertama.

"Peningkatan hari ini adalah peningkatan yang tinggi, oleh karena itu mati kita kembali kepada hal yang mendasar, kasus baru ini muncul karena adanya kelompok rentan yang tertular orang lain yang membawa virus" kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Kamis (21/5).

Ia melaporkan pasien yang meninggal akibat virus corona semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 1.278 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini (21/5) ada tambahan kasus meninggal sebanyak 36 orang.

"Pasien meninggal bertambah 36 orang sehingga menjadi 1.278 orang," kata Yuri.

Yuri juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang telah sembuh saat ini mencapai angka 4.383 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus sembuh sebanyak 263 orang.

"Bertambah 263 orang, sehingga total sembuh menjadi akumulasi nya menjadi 4.838 orang," katanya.

Pada hari ini, Jawa Timur menjadi penyumbang kasus tambahan terbanyak yaitu dengan 502 kasus positif baru. Sehingga, total kasus di Jawa Timur meroket menjadi 2.998 kasus.

19 Mei: Kasus positif virus corona tembus 18.496, Meninggal 1.221 dan sembuh 4.467 orang

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIDN Times/Debbie Sutrisno

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 H/2020, jumlah kasus positif virus corona makin bertambah. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kini mencapai 18.496 kasus.

"Penambahan konfirmasi positif sebanyak 486 orang, sehingga menjadi 18.496," kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Selasa (19/5).

Data tersebut terhitung sejak 18 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 19 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

Tidak hanya jumlah kasus positif, jumlah kematian akibat virus corona, kata Yurianto, juga semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 1.221 orang.

“Pasien meninggal bertambah 30 orang, sehingga menjadi 1.221 orang," ujar dia.

Sementara pasien sembuh berjumlah 4.467 orang. Angka tersebut naik secara signifikan, yaitu 143 orang dari data sebelumnya.

"Konfirmasi pasien positif yang sudah sembuh sebanyak 143 orang, sehingga total 4.467 orang," kata Yuri.

18 Mei: Tercatat 18.010 orang positif virus corona, 1.191 orang meninggal dan 4.324 sembuh

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi. Dok.Humas Jabar

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat menjadi 18.010 orang. Dengan demikian, terhitung sejak 17 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 18 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 496 orang.

"Pemeriksaan positif real time PCR 17.764 orang, dengan TCM sebanyak 246 orang," kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Senin (18/5).

Ia melaporkan, pasien yang meninggal akibat virus corona semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 1.191 orang. Hal itu terjadi karena per Senin (18/5), ada tambahan kasus meninggal sebanyak 43 orang.

"Pasien meninggal bertambah 43 orang sehingga menjadi 1.191 orang," kata Yuri.

Sementara jumlah pasien positif COVID-19 yang telah sembuh saat ini mencapai 4.324 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus sembuh sebanyak 195 orang.

"Bertambah 195 orang, sehingga total sembuh akumulasinya menjadi 4.324 orang," katanya.

17 Mei: Jelang rencana pemerintah relaksasi PSBB, jumlah kasus positif COVID-19 melonjak naik menjadi 17.514

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Di tengah wacana pemerintah melakukan relaksasi atau pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kasus virus corona atau COVID-19 terkonfirmasi positif terus meningkat.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengungkapkan, jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia kini tembus menjadi 17.514 kasus.

"Kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 489 orang," ujar Yuri dalam dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB Indonesia, Minggu (17/5).

Angka tersebut terhitung sejak 16 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 17 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

Yurianto mengungkapkan, jumlah kematian akibat COVID-19 di Indonesia saat ini mencapai 1.148 orang atau bertambah 59 orang. Sedangkan, jumlah kasus pasien yang sembuh bertambah 218 kasus sehingga total ada 4.129 pasien sembuh.

Pemerintah sudah memeriksa 187.965 spesimen, yang dilakukan dengan metode real time PCR maupun dengan tes cepat molekuler.

"Sudah lebih dari 10 mesin tes cepat molekuler yang beroperasional dan pada hari ini sudah bisa melakukan pemeriksaan sampai sebanyak 980 spesimen," kata dia.

16 Mei: Jumlah pasien positif COVID 17.025 kasus: sembuh 3.911, meninggal 1.089 pasien

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia masih terus meningkat. Jumlah kasus per hari ini, Sabtu (16/5), sebanyak 17.025 kasus. Dengan demikian, terhitung sejak 15 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 16 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 529 orang.

"Pemeriksaan positif real time PCR 16.798 orang, dengan TCM sebanyak 227 orang," kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Sabtu.

Jumlah pasien yang meninggal akibat virus corona mencapai 1.089 orang. Per hari ini, ada tambahan kasus meninggal sebanyak 13 orang. Di sisi lain,  jumlah pasien positif COVID-19 yang telah sembuh saat ini mencapai 3.911 orang. Per hari ini, ada penambahan kasus sembuh sebanyak 108 orang.

15 Mei: Pasien positif COVID-19 menjadi 16.496 kasus:

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaPetugas medis melakukan tes swab kepada salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), Kalimantan Utara, Selasa (28/4/2020). Tes swab tersebut dilakukan guna memastikan tertular atau tidaknya angota keluarga yang dinyatakan positif COVID-19. ANTARA FOTO/Fachrurrozi

Jumlah pasien positif COVID-19 menjadi 16.496 kasus. Terhitung sejak 14 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 15 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 490 orang.

"Pemeriksaan positif real time PCR 16.272 orang, dengan TCM sebanyak 224 orang," kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (15/5).

Jumlah pasien meninggal akibat COVID-19 ada 1.076 orang, bertambah 33 orang dari hari sebelumnya. Sedangkan jumlah pasien positif COVID-19 yang telah berhasil sembuh saat ini mencapai 3.803 kasus. Ada penambahan kasus sembuh sebanyak 285 orang.

14 Mei: Dalam sehari ada 568 kasus baru, pasien positif COVID-19 tembus 16.006 orang

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19 Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 568 kasus per hari ini.

"Maka hari ini konfirmasi positif yang kita periksa baik dari real time PCR maupun tes cepat molekuler, kita dapatkan 568 orang, sehingga totalnya menjadi 16.006 orang," kata pria yang kerap disapa Yuri tersebut dalam keterangan pers yang disiarkan melalui channel YouTube BNPB Indonesia, Kamis (14/5).

Sementara, jumlah pasien sembuh virus corona di Indonesia bertambah 231 orang per hari ini.

“Pasien yang terkonfirmasi sembuh bertambah 231 orang. Sehingga akumulasi pasien sembuh hingga saat ini sebanyak 3.518 orang,” kata dia.

Jumlah kasus meninggal dunia akibat virus corona saat ini mencapai 1.043 orang. Angka ini diambil dari data yang dikumpulkan melalui 382 kabupaten/kota yang berada di 34 provinsi di Indonesia.

"Ada penambahan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 15 orang. Sehingga secara akumulatif ada 1.043 pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sampai saat ini,” tutur dia.

Virus corona telah menyebar ke 34 provinsi di seluruh Indonesia. Melalui data yang disampaikan Yuri, DKI Jakarta menjadi provinsi yang paling banyak menangani kasus positif COVID-19, yakni sebanyak 5.688 kasus.

13 Mei: Dalam sehari ada 689 kasus baru, kasus positif COVID-19 meroket hingga 15.458 orang

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaDua orang dokter berdiri di depan salah satu ruang modular di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah pasien positif COVID di Indonesia per 13 Mei pukul 12.00 WIB berjumlah 15.458 orang.  Ada tambahan 689 kasus baru sejak Selasa 12 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

"Pemeriksaan positif Real Time PCR 15.243 orang, dengan TCM sebanyak 195 orang," kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (13/5).

Sementara, pasien yang meninggal akibat virus corona kini mencapai 1.028 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini (13/5) ada tambahan kasus meninggal sebanyak 21 orang.

Yuri juga melaporkan jumlah pasien positif COVID-19 yang telah sembuh saat ini mencapai 3.287 kasus. Per hari ini, ada penambahan kasus sembuh sebanyak 224 orang.

"Bertambah 224 orang, sehingga total sembuh menjadi akumulasinya menjadi 3.287 orang," katanya.

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang kasus virus corona terbanyak yaitu 5.554 kasus. Peringkat kedua diduduki oleh Jawa Timur 1.772 kasus, dan berikutnya Jawa Barat 1.556 kasus. 

12 Mei: Ada 484 kasus positif COVID-19 baru, jumlahnya mencapai 14.749 kasus per hari ini

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia per hari ini telah mencapai 14.749 kasus. Dengan demikian, terhitung sejak 11 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 12 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah warga yang positif terjangkit virus corona bertambah 484 orang.

"Pemeriksaan positif real time PCR 14.557 orang, dengan TCM sebanyak 192 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Selasa (12/5).

Ia melaporkan, jumlah pasien yang meninggal akibat virus corona juga semakin meningkat. Bahkan, jumlahnya kini mencapai 1.007 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini (12/5), ada tambahan kasus meninggal sebanyak 16 orang.

"Pasien meninggal bertambah 16 orang sehingga menjadi 1.007 orang," kata Yuri.

Yuri sebelumnya telah menjelaskan bahwa pemakaman jenazah COVID-19 dilakukan sesuai prosedur kesehatan dan keagamaan. Sehingga, tidak perlu ada lagi penolakan terhadap pemakaman jenazah COVID-19.

Sementara, jumlah pasien positif COVID-19 yang telah sembuh per hari ini bertambah 182 orang. Dengan demikian, total jumlah pasien sembuh 3.063 orang.

"Bertambah 182 orang, sehingga total sembuh menjadi 3.063 orang," tutur dia.

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang kasus virus corona terbanyak yaitu 5.375 kasus. Peringkat kedua diduduki oleh Jawa Timur 1.669 kasus, dan berikutnya Jawa Barat 1.545 kasus. 

11 Mei: Total ada 14.265 kasus positif COVID-19 hari ini, 2.881 orang sembuh

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi. ANTARA FOTO/Fauzan

Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kini telah mencapai mencapai 14.265 kasus. Dengan demikian, terhitung sejak 10 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 11 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 233 orang.

"Pemeriksaan positif Real Time PCR 14.073 orang, dengan TCM sebanyak 192 orang," kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto.

Yuri mengatakan pasien yang meninggal akibat virus corona semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 991 orang. Hal itu terjadi karena per hari ini ada tambahan kasus meninggal sebanyak 18 orang.

"Pasien meninggal bertambah 18 orang sehingga menjadi 991 orang," ujar Yuri.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.881 orang telah dinyatakan sembuh. Hal itu karena per Senin, kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 183.

"Bertambah 183 orang, sehingga total sembuh menjadi akumulasinya menjadi 2.881 orang," kata Yuri.

Total penyebaran virus corona tersebut terdapat di 34 Provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona yaitu sebanyak 5.276 kasus. Lalu, peringkat kedua diduduki oleh Jawa Timur 1.536 kasus dan dilanjutkan oleh Jawa Barat 1.439 kasus. 

10 Mei: Kasus positif COVID-19 di Indonesia tembus 14.032, pasien sembuh bertambah jadi 2.698 orang

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi tenaga medis. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Juru Bicara Pemerintah Khusus untuk Penanganan COVID-19, dr Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia telah mencapai 14.032 kasus, setelah mengalami kenaikan 387 orang.

Data tersebut terhitung sejak 9 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 10 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

"Jumlah kasus terkonfirmasi positif menjadi 14.032, setelah ada penambahan sebanyak 387 orang," ujar Yurianto melalui streaming YouTube BNPB, Jakarta, Minggu (10/5).

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mencatat jumlah peningkatan pasien COVID-19 sembuh menjadi 2.698, setelah ada penambahan sebanyak 91 orang.

“Kasus sembuh kita dapatkan tambahan hari ini 91 orang, sehingga total 2.698 orang," kata Yurianto.

Sedangkan, jumlah pasien meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah menjadi 973, setelah ada penambahan sebanyak 14 orang.

"Dalam hal ini, ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung, dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien, hingga meninggal dunia," kata dia.

Yurianto menyebutkan data peningkatan kasus virus corona tersebut sekaligus menjadi ukuran, seberapa masyarakat dapat mematuhi aturan pemerintah dan anjuran protokol kesehatan, sebagai langkah untuk memutus rantai penularan COVID-19.

"Gambaran ini menjadi poin seberapa disiplin kita untuk mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, tidak mudik dan menjalankan aturan pemerintah,” katanya.

9 Mei: 13.645 kasus positif virus corona, 2.607 orang sembuh dan 959 meninggal

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi APD (IDN Times/Candra Irawan)

Jumlah kasus virus corona di Indonesia masih terus bertambah. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan, pada Sabtu (9/5) jumlah kasus positif virus corona mencapai 13.645 kasus. Jumlah ini bertambah 533 orang dari data di hari sebelumnya. 

Adapun pasien yang meninggal akibat virus corona, lanjut Yuri, jumlahnya juga semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 959 orang, setelah pada Sabtu ini terjadi kasus meninggal sebanyak 16 orang.

"Pasien meninggal bertambah 16 orang sehingga menjadi 959 orang," ujar Yuri.

Kendati demikian, jumlah pasien yang sembuh dari virus corona juga semakin meningkat. Total jumlah pasien sembuh adalah 2.607 orang, dengan tambahan pada Sabtu ini 133 orang.

8 Mei: 13.112 kasus positif virus corona, 2.494 orang sembuh dan 943 meninggal

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi tes swab. (Dok.IDN Times/Humas Jabar)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kini telah mencapai 13.112 kasus.

Jumlah tersebut setelah mengalami penambahan 336 orang, terhitung sejak 7 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 8 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

"Bahwa kasus konfirmasi positif bertambah 336 orang, sehingga totalnya menjadi 13.112 orang," kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (8/5).

Yuri mengatakan, pasien yang meninggal akibat virus corona juga semakin meningkat, kini mencapai 943 orang.

Tapi di sisi lain, jumlah pasien yang berhasil sembuh juga bertambah menjadi 2.494 orang.

7 Mei: 12.776 orang positif virus corona, 930 meninggal dan 2.381 sembuh

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto kembali memperbarui data kasus pandemik virus corona. Per 7 Mei 2020, kasus virus corona terkonfirmasi di Indonesia mencapai 12.776 kasus.

"Bahwa kasus konfirmasi positif bertambah 338 orang, sehingga totalnya menjadi 12.776 orang," kata Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB Indonesia, Kamis (7/5).

Data tersebut, kata Yurianto, merupakan update terhitung sejak 6 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 7 Mei 2020 pukul 12.00 WIB. 

Yurianto menyebutkan, pasien meninggal dunia akibat virus corona juga terus meningkat dan kini mencapai 930 orang. Tapi, pasien sembuh juga terus bertambah menjadi 2.381 orang.  

6 Mei: 12.438 positif terpapar COVID-19, 895 orang meninggal, 2.317 sembuh

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaTim Medis RS Darurat COVID-19 di Wisma Atlet, Kemayoran (Instagram/@nandamalr)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kini mencapai 12.438 kasus.

Terhitung sejak 5 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 6 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif virus corona mengalami kenaikan sebanyak 367 orang.

"Bahwa kasus konfirmasi positif bertambah 367 orang, sehingga totalnya menjadi 12.438 orang," kata Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube BNPB Indonesia, Rabu (6/5).

Yurianto mengatakan pasien meninggal dunia akibat virus corona terus meningkat dan kini mencapai 895 orang, setelah ada tambahan kasus meninggal sebanyak 23 orang hari ini.

Sementara pasien yang sembuh bertambah menjadi 2.317 orang.

5 Mei: Ada 12.071 kasus positif, 872 meninggal, 2.191 sembuh

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi. ANTARA FOTO/Fauzan

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kini telah mencapai mencapai 12.071 kasus. Dengan demikian, terhitung sejak 4 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 5 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 484 orang

"Bahwa kasus konfirmasi positif bertambah 484 orang sehingga totalnya menjadi 12.071 orang," kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Selasa (5/5).

Yuri mengatakan pasien yang meninggal akibat virus corona semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 872 orang.

"Pasien meninggal bertambah 8 orang sehingga menjadi 872 orang," ujar Yuri.

Yuri sebelumnya telah menjelaskan bahwa pemakaman dari jenazah COVID-19 dilakukan sesuai dengan prosedur kesehatan dan keagamaan. Sehingga, tidak perlu ada lagi penolakan terhadap pemakaman COVID-19.

Yuri melaporkan, jumlah pasien sembuh COVID-19 saat ini sebanyak 2.191 orang telah dinyatakan sembuh. Jumlah pasien sembuh terbanyak ada di wilayah DKI Jakarta.

"Provinsi DKI Jakarta 704 sudah sembuh, Sulawesi Selatan 228, Jawa Timur 180, Jawa Barat 167 dan Bali 160 orang ," kata Yuri.

4 Mei: 11.587 kasus positif, 831 meninggal, 1.954 sembuh

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaTim Medis RS Darurat COVID-19 di Wisma Atlet, Kemayoran (Instagram/@nandamalr)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kini telah mencapai mencapai 11.587 kasus. Dengan demikian, terhitung sejak 3 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 4 Mei 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 395 orang

"Kasus positif yang terkonfirmasi adalah 395, sehingga total kasus adalah 11.587 kasus," kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Senin (4/5).

Yuri mengatakan pasien yang meninggal akibat virus corona semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 831 orang.

"Pasien meninggal bertambah 31 orang sehingga menjadi 831 orang," ujar Yuri.

Yuri sebelumnya telah menjelaskan bahwa pemakaman dari jenazah COVID-19 dilakukan sesuai dengan prosedur kesehatan dan keagamaan. Sehingga, tidak perlu ada lagi penolakan terhadap pemakaman COVID-19.

, jumlah pasien sembuh COVID-19 saat ini sebanyak 1.954 orang. Apabila dilihat dari persebarannya, DKI Jakarta adalah wilayah dengan kasus sembuh terbanyak dan disusul oleh Sulawesi Selatan.

"Kalau kita lihat sebaran pasien sembuh yang paling banyak adalah di DKI Jakarta 632, kemudian Sulawesi Selatan 199, Jawa Timur 178, Jawa Barat 159 dan Bali 15," kata Yuri.

3 Mei: Kasus positif COVID-19 mencapai 11.192 kasus, tetap waspada dan di rumah saja!

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaPetugas medis melakukan tes swab kepada salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), Kalimantan Utara, Selasa (28/4/2020). Tes swab tersebut dilakukan guna memastikan tertular atau tidaknya angota keluarga yang dinyatakan positif COVID-19. ANTARA FOTO/Fachrurrozi

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah. Ia mengumumkan jumlahnya mencapai 11.192 kasus.

"Penambahan konfirmasi positif sebanyak 349 orang sehingga menjadi 11.192," kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Minggu (3/5).

Data tersebut terhitung sejak 2 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga 3 Mei 2020 pukul 12.00 WIB. 

Sementara, pasien yang meninggal akibat virus corona semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 845 orang.

“Kasus konfirmasi pasien positif yang meninggal bertambah 14 orang menjadi 845 orang,” ujar Yuri.

Yuri melaporkan secara akumulatif 1.876 orang dinyatakan sembuh dari virus corona. Angka tersebut naik secara signifikan yaitu 211 orang dari data sebelumnya.

Total penyebaran virus corona tersebut terdapat di 34 Provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona yaitu sebanyak 4.463 kasus. Lalu, peringkat kedua diduduki oleh Jawa Barat 1.054 kasus dan dilanjutkan oleh Jawa Timur 1.117 kasus.

25 April: Bertambah 396 orang, pasien positif virus corona menjadi 8.607 kasus

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaWarga melintas di depan mural bertema COVID-19 di Kampung Kemlayan, Serengan, Solo, Jawa Tengah, Senin (20/4/2020). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah menjadi 8.607 kasus. “Kasus konfirmasi positif hari ini bertambah 396 orang,” kata Juru bicara pemerintah khusus untuk penanganan virus corona dr. Achmad Yurianto dalam keterangan pers di Graha BNPB dan disiarkan daring melalui channel YouTube pada Sabtu (25/4). 

Data tersebut tersebar di 34 provinsi, terhitung sejak (24/4) pukul 12:00 WIB hingga (25/4) pukul 12:00 WIB. "Semua provinsi terdampak, dan kabupaten/kota yang terdampak adalah 280 kabupaten/kota," kata Yuri melanjutkan.

Dari jumlah itu, pasien yang sembuh dari virus corona jumlahnya lebih banyak dibanding jumlah pasien meninggal dunia. Tercatat jumlah pasien meninggal 720 orang, sementara pasien sembuh 1.042 orang.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Indonesia tembus 206.911 orang. "Ini adalah akumulasi, tidak keseluruhannya sekarang dinyatakan ODP karena sebagian sudah selesai pemantauan dan dinyatakan sembuh," kata Yuri.

Selain itu, sebanyak 19.084 orang yang dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Angka ini meningkat sebanyak 783 kasus dari hari sebelumnya.

Hingga saat ini, jumlah penduduk yang telah menjalani tes COVID-19 menggunakan metode real time PCR adalah 52.541 orang. Secara akumulasi, spesimen yang diperiksa mencapai 67.828 dari 52.541 pasien. "Jumlah laboratorium yang sekarang sudah bekerja aktif dengan spesimen yang dikerjakan, sudah lebih dari 45 laboratorium," kata Yuri.

24 April: Pasien positif virus corona bertambah menjadi 8.211 kasus

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaINDONESIA TFRIC19 (Dok. Biro Hukum, Kerja Sama, dan Humas BPPT)

Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia naik menjadi 8.211 kasus per Jumat (24/4) pukul 12.00 WIB. Angka tersebut bertambah dari data sebelumnya yaitu 7.775 kasus.

"Hari ini kita dapatkan 436 kasus konfimasi baru, sehingga total 8.211,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari TVRI, Jumat (24/4).

Total penyebaran virus corona tersebut terdapat di 34 provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona yaitu sebanyak 3.599 kasus. Lalu, peringkat kedua diduduki oleh Jawa Barat 862 kasus, dan dilanjutkan Jawa Timur 690 kasus. 

Sedangkan pasien yang sembuh bertambah sebanyak 42 orang sehingga total yang sembuh dan siap dipulangkan sebanyak 1.002 orang. Di sisi lain, jumlah pasien positif yang meninggal juga meningkat 42 orang menjadi 689 orang.

Selain itu, sebanyak 197.951 orang di Indonesia mendapatkan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan sebanyak 18.301 orang telah dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

23 April: Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 7.775 kasus

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi ambulans. (IDN Times/Candra Irawan)

Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 7.775 kasus. Ada penambahan 357 kasus pada hari ini. Sebelumnya, Kasus positif di Indonesia adalah berjumlah 7.418 orang.

“Konfirmasi positif COVID-19 7.775,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Kamis (23/4).

Yurianto menjelaskan ada penambahan jumlah pasien meninggal akibat virus corona atau COVID-19. Dari sebelumnya 635 orang meninggal, pada Kamis (23/4) ada penambahan sekitar 11 orang.

"Konfirmasi positif COVID-19 yang meninggal 647 orang," kata Yuri.

Dia juga menginformasi ada penambahan pasien yang sembuh dari virus corona atau COVID-19. Sebelumnya, terdapat 913 orang sembuh kini bertambah 47 orang.

"Sudah sembuh 960 orang konfirmasi positif COVID-19," kata Yuri

22 April: Kasus positif COVID-19 bertambah sebanyak 283, jumlahnya menjadi 7.418

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaDokter Hafiz (kiri), dokter RSUI yang tangani COVID-19 (Dok. Pribadi)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah. Ia mengumumkan jumlahnya mencapai 7.418 kasus.

“Kasus positif sebanyak 283, sehingga jumlahnya menjadi 7.418,” kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Rabu (22/4).

Yuri menyampaikan bahwa pasien virus corona di Indonesia yang sembuh bertambah sebanyak 71 orang. Sehingga, total yang sembuh dan siap dipulangkan sebanyak 913 orang. 

Sementara jumlah pasien yang meninggal akibat virus corona semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 635 orang. “Kasus meninggal bertambah 19 orang, sehingga menjadi 635,” ujarnya.

Total penyebaran virus corona tersebut terdapat di 34 Provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona yaitu sebanyak 3.383 kasus. Lalu, peringkat kedua diduduki oleh Jawa Barat 762 kasus dan dilanjutkan oleh Jawa Timur 638 kasus. 

Yuri pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mudik.

“Perjalanan kita tidak aman. Kita bisa bertemu dengan orang tanpa gejala dan ada gejala di tempat umum. Atau bisa saja kita yang membawa virus itu dengan tanpa gejala dan gejala ringan,” ujar Yuri.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat yang nekat mudik akan dikarantina di kampung halaman selama 14 hari.

“Jika kita akan pulang maka kita akan dikarantina 14 hari. Sehingga makna mudik tidak akan kita dapat maknanya kecuali dengan karantina 14 hari di kampung halaman,” tuturnya.

21 April: Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia sudah menyentuh 7.135 kasus

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi virus corona. (IDN Times/Mia Amalia)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah. Ia mengumumkan jumlahnya mencapai 7.135 kasus.

“Konfirmasi positif yang didapatkan 7.135 orang,” kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Selasa (21/4).

Jumlah tersebut bertambah 375 dari kasus sebelumnya.

Sementara, jumlah pasien yang meninggal akibat virus corona di tanah air pun semakin meningkat. Jumlahnya kini mencapai 616 orang.

“Kasus meninggal bertambah 26 orang, sehingga jumlahnya menjadi 616 orang,” ujar Yuri.

Pasien virus corona di Indonesia yang sembuh bertambah sebanyak 95 orang. Sehingga, total yang sembuh dan siap dipulangkan sebanyak 842 orang. "Konfirmasi pasien sembuh bertambah 95 orang sehingga jika diakumulasikan menjadi 842,” kata Yuri.

Yuri menjelaskan mayoritas pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil tes negatif di laboratorium terdapat di Provinsi DKI Jakarta, yaitu 286 orang dan Provinsi Jawa Timur sebanyak 100 orang

“Provinsi Sulawesi Selatan 73 orang sembuh, Jawa Barat 75 orang sembuh, JawJawa Tengah 51 orang sembuh. Sehingga jika ditotal dengan provinsi lainnya ada kasus sembuh juga sehingga total 842 pasien sembuh,” ujarnya.

Total penyebaran virus corona tersebut terdapat di 34 Provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona yaitu sebanyak 3.260 kasus. Lalu, peringkat kedua diduduki oleh Jawa Barat 756 kasus dan dilanjutkan oleh Jawa Timur 603 kasus. 

20 April: Jumlah pasien sembuh COVID-19 di Indonesia terus bertambah, per hari ini 747 orang

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaTenaga medis dari tim satgas melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah. Ia mengumumkan jumlahnya mencapai 6.760 orang.

“Secara detail kami tambahkan bahwa kasus positif kita dapatkan hari ini sebanyak 185 orang, sehingga total menjadi 6.760,” kata Yuri dalam keterangan pers yang disiarkan langsung dari TVRI, Senin (20/4).

Yuri menyampaikan, jumlah korban meninggal akibat virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok itu bertambah menjadi 590 orang. Sehari sebelumnya jumlah kematian 582 orang, hari ini bertambah 8, sehingga total 590 orang.

Kabar baiknya, Yuri melaporkan bahwa pasien COVID-19 yang sembuh bertambah 61 orang. Sehingga, total yang sembuh 747 orang.

Virus corona telah menyebar di 34 provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona yaitu sebanyak 3.097 kasus. Lalu, peringkat kedua diduduki oleh Jawa Barat 747 kasus, dan dilanjutkan oleh Jawa Timur 590 kasus. 

Data tersebut terhitung sejak 19 April 2020 pukul 12.00 WIB hingga 20 April 2020 pukul 12.00 WIB. 

19 April: Total pasien sembuh hingga hari ini 685 orang, korban meninggal 582 orang

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi tenaga medis dengan APD Lengkap. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah. Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto mengumumkan jumlahnya capai 6.575 orang.

“Hari ini bertambah 327 kasus yang terkonfirmasi positif sehingga total 6.575 kasus ,” kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari TVRI, Minggu (19/4).

Total penyebaran virus corona tersebut terdapat di 34 provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona, yaitu 3.052 kasus. Peringkat kedua diduduki Jawa Barat 696 kasus dan dilanjutkan Jawa Timur 590 kasus. 

Sementara, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 582 orang. "Ada penambahan 47 orang sehingga kasus meninggal menjadi 582," ujar Yurianto 

Kabar baiknya, jumlah pasien virus corona di Indonesia yang sembuh, bertambah 55 orang. Sehingga, total pasien yang sembuh dan siap dipulangkan sebanyak 685 orang.

Data terakhir menunjukkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai lebih dari 178.000 orang, kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) capai 15.646 orang.

18 April: Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 6.000! Masih jadi yang tertinggi di ASEAN

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi pemakaman dengan protokol COVID-19 IDN Times/Candra Irawan

Juru bicara khusus pemerintah untuk penanganan virus corona, dr. Achmad Yurianto, mengatakan kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah. Per Sabtu (18/4), jumlahnya mencapai 6.248. 

“Ada 325 kasus baru sehingga menjadi 6.248 kasus,” ujar pria yang akrab disapa Yuri itu ketika memberikan keterangan pers di Graha BNPB dan disiarkan secara daring melalui channel YouTube pada sore ini. 

Data tersebut terhitung sejak 17 April 2020 pukul 12:00 WIB hingga 18 April 2020 pukul 12:00 WIB. 

Yuri menyampaikan pasien yang meninggal akibat virus corona di Indonesia juga meningkat. Jumlahnya kini mencapai 535 orang.

"Bertambah 15 orang sehingga kasus meninggal menjadi 535,” katanya. 

Lalu, Yuri juga menyampaikan perkembangan terkait pertambahan 59 kasus pasien COVID-19 yang berhasil sembuh. Dengan penambahan itu, maka jumlah pasien yang sembuh mencapai 631 orang.

"Untuk pasien sembuh bertambah sebanyak 24 orang sehingga total 631,” kata Yuri.

17 April: Kasus positif COVID-19 tembus 5.923, Indonesia "rajai" ASEAN!

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Per 17 April 2020 hari ini, kasus positif di Indonesia mencapai 5.923. Jumlah tersebut bertambah 407 dari kasus sebelumnya.

“Kasus terkonfirmasi positif bertambah 407, sehingga total 5.923,” kata Yuri dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung dari channel YouTube BNPB Indonesia, Jumat (17/4).

Selain jumlah kasus positif yang bertambah, pasien yang meninggal akibat virus corona juga bertambah hari ini. Pasien yang meninggal jumlahnya mencapai 520 orang.

"Pasien meninggal 24 orang, sehingga totalnya menjadi 520,” jelas Yuri.

Sementara kabar baiknya, pasien yang sembuh juga bertambah jumlahnya. Hari ini, pasien yang berhasil sembuh melawan virus corona sebanyak 607 orang.

“Pasien sembuh ada 59 pasien, sehingga total menjadi 607 pasien,” ujar dia.

16 April: Kasus virus corona bertambah menjadi 5.516, meninggal dunia 496 orang, dan pasien sembuh 548 orang

[LINIMASA-2] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia bertambah menjadi 5.516 kasus.

"Penambahan kasus positif adalah 380 orang, sehingga toral 5.516," ujar Yurianto dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di channel YouTube BNPB Indonesia, Kamis (16/4).

Data tersebut terhitung sejak 15 April 2020 pukul 12.00 WIB hingga 16 April 2020 pukul 12.00 WIB.

Sedangkan jumlah pasien meninggal dunia akibat virus corona menjadi 496 orang, setelah bertambah 27 orang, dan pasien sembuh bertambah 102 orang, sehingga menjadi 548 orang.

Yurianto memaparkan pasien yang sembuh dan siap dipulangkan di DKI Jakarta berjumlah 202 orang.

"Kita patut bersyukur pada hari ini akumulasi pasien sembuh di DKI sebanyak 202 pasien, di Jawa Timur 86 pasien, Sulawesi Selatan 42 pasien, Bali 32 pasien, Jawa Barat 28 pasien dan di provinsi lainnya, sehingga jumlah total adalah 548," kata dia.

Yurianto juga menuturkan pemerintah telah memeriksa hampir 35 ribu penduduk untuk tes COVID-19. Sementara, spesimen yang sudah diperiksa hampir 40 ribu. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan 5.516 yang positif.

"Hasil positif 5.516 akumulasi sampai dengan sekarang. Hasil negatif 29.459 sampai sekarang," kata dia.

Menurut Yurianto hingga saat ini sudah ada lebih dari 32 laboratorium yang memeriksa tes COVID-19.

"Laboratorium yang saat ini sudah melaksanakan full kegiatannya untuk melakukan pemeriksaan, sudah lebih dari 32 lab, yang lainnya dalam waktu dekat setelah melengkapi peralatannya akan segera bisa beroperasi," ucap dia.

Sementara, pasien dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 169.446 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 11.873 orang.

Penyebaran kasus virus corona masih ada di 34 provinsi dan 202 kabupaten atau kota. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penyumbang terbanyak kasus virus corona, yaitu 2.670 kasus. Lalu, peringkat kedua diduduki Jawa Barat 570 kasus dan dilanjutkan Jawa Timur 514 kasus. 

Berikut data lengkap rincian penyebaran virus corona di 34 provinsi di Indonesia per Kamis (16/4):

1. Aceh 5 kasus
2. Bali 113 kasus
3. Banten 297 kasus
4. Bangka Belitung 6 kasus
5. Bengkulu 4 kasus
6. Yogyakarta 62 kasus
7. DKI Jakarta 2.670 kasus
8. Jambi 7 kasus
9. Jawa Barat 570 kasus
10. Jawa Tengah 3000 kasus
11. Jawa Timur 514 kasus
12. Kalimantan Barat 21 kasus
13. Kalimantan Timur 44 kasus
14. Kalimantan Tengah 34 kasus
15. Kalimantan Selatan 59 kasus
16. Kalimantan Utara 28 kasus
17. Kepulauan Riau 38 kasus
18. Nusa Tenggara Barat 45 kasus
19. Sumatera Selatan 36 kasus
20. Sumatera Barat 55 kasus
21. Sulawesi Utara 18 kasus
22. Sulawesi Tenggara 26 kasus
23. Sumatera Utara 79 kasus
24. Sulawesi Selatan 271 kasus
25. Sulawesi Tengah 22 kasus
26. Lampung 25 kasus
27. Riau 24 kasus
28. Maluku Utara 4 kasus
29. Maluku 14 kasus
30. Papua Barat 5 kasus
31. Papua 80 kasus
32. Sulawesi Barat 7 kasus
33. Nusa Tenggara Timur 1 kasus
34. Gorontalo 4 kasus.

Sementara, dalam proses verifikasi di lapangan ada 27 kasus.

Yurianto kembali mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga imunitas tubuh dan tak diskriminasi pada pasien COVID-19.

"Jangan melakukan diskriminasi pada pasien yang sembuh. Tidak boleh kita menolak jenazah pasien yang sudah meninggal," kata dia.

https://www.youtube.com/embed/aUrK9HlKpD8

Baca Juga: [LINIMASA] Perkembangan Terkini Wabah Virus Corona di Indonesia

Topic:

  • Rochmanudin
  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria
  • Dwifantya Aquina
  • Anata Siregar
  • Dwi Agustiar
  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya