Penjelasan Polda Riau soal Pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru

Neno Warisman dihadang massa di Bandara Pekanbaru

Jakarta, IDN Times - Kepolisian menyatakan pemulangan Ustazah Neno Warisman dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, merupakan upaya menjaga wilayah tersebut agar tetap kondusif. Neno sempat tertahan sejak Sabtu (25/8) sore hingga malam. 

"Polisi dan TNI menjaga agar jangan terjadi bentrok antara yang pro dan kontra. Kita menjaga wilayah ini kondusif, kita tentu ingin tidak ingin adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, seperti dilansir kantor berita Antara, Minggu (26/8). 

1. Neno dipulangkan usai proses negosiasi

Penjelasan Polda Riau soal Pemulangan Neno Warisman dari PekanbaruIDN Times/Irfan Fathurohman

Kabid Humas Polda Riau membenarkan Neno telah dipulangkan usai melalui proses negosiasi. "Itu wilayah otoritas bandara, petugas bandara melakukan upaya negosiasi. Proses nego lama, dari sore sampai malam," ungkap Sunarto. 

Terkait apakah pemulangan Neno tersebut karena acara deklarasi tersebut di Pekanbaru tidak diberi izin oleh kepolisian, Sunarto membantahnya. 

Menurut dia, awalnya pihak penyelenggara memberi tahu Kepolisian Resor Kota Pekanbaru. Lalu Kepala Polresta Pekanbaru memberikan saran agar tidak diberikan izin. Kemudian di tengah perjalanan, ketua panitia mengundurkan diri dan mencabut surat izin keramaian. 

"Posisi kita dalam hal tidak menerima surat," kata dia. 

Baca Juga: Begini Kronologi Penolakan Neno Warisman di Pekanbaru

2. Polisi membantah adanya persekusi

Penjelasan Polda Riau soal Pemulangan Neno Warisman dari PekanbaruIDN Times/Irfan Fathurohman

Polda Riau membantah melakukan persekusi terhadap Neno Warisman yang akhirnya terpaksa pulang ke Jakarta. 

"Tidak ada persekusi. Yang ada polisi mengamankan semua pihak dari potensi gangguan. `Kan ada lempar-lemparan. Polisi berupaya mengamankan semua pihak," kata Sunarto. 

Akibat adanya massa pro dan kontra, kepolisian harus mengambil langkah, agar tidak timbul masalah yang lebih besar. Sebab, pada saat kedatangan Neno Warisman di Bandara Pekanbaru terjadi pro dan kontra di lapangan. 

Massa pertama, kata Sunarto, mencegat rombongan Neno di pintu pagar. Hal ini harus diatasi jarak aman agar tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Menurut dia, pertimbangan Neno tidak bisa melanjutkan perjalanan adalah potensi besar massa pro dan kontra. Karena itu, kepolisian berkoordinasi dengan pihak bandara agar Neno bisa kembali ke Jakarta. 

"Ketika polisi melaksanakan pengamanan, lalu ada massa pro dan kontra, tugas Kepolisian adalah menjaga keselamatan seluruhnya, termasuk Ibu Neno. Pertimbangan Ibu Neno tidak bisa melanjutkan perjalanan karena massa pro dan kontra punya potensi yang besar terhadap keselamatannya," ujar dia. 

Hal tersebut, kata Sunarti, terlihat dari bentrok yang terjadi. Ada sejumlah orang yang diamankan dari kedua belah pihak, termasuk pengacara Neno yang dimintai keterangan. 

Terkiat kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, Minggu (26/8), yang rencananya dihadiri Neno, kepolisian tetap mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2017. Polresta membuat rekomendasi ke Polda, kemudian diberikan surat tanda penerimaan. 

"Kalau tidak ada, ya, tentu aturan dan ketentuan itu yang digunakan," kata Sunarto. 

Sebelumnya, ada surat pemberitahuan dicabutnya cara oleh penyelenggara pada Jumat (24/8), dan kemudian acaranya diundur. Namun, kegiatan itu tetap akan dilakukan hingga akhirnya ada kedatangan Neno Warisman pada Sabtu (25/8). 
 

3. Neno Warisman dihadang massa di Bandara Pekanbaru

Penjelasan Polda Riau soal Pemulangan Neno Warisman dari PekanbaruIDN Times/Irfan Fathurohman

Sebelumnya pada Sabtu (25/8) siang hingga sore sejumlah massa melakukan aksi penghadangan menolak kedatangan Neno Warisman di Bandara Pekanbaru, yang rencananya akan melakukan acara deklarasi #2019GantiPresiden pada Minggu (26/8). 

Massa tersebut kemudian tak terlihat lagi dan muncul massa lainnya mendesak aparat kepolisian, untuk membiarkan Neno keluar dari bandara. Aksi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB, dan massa pergi dari bandara lalu kembali lagi menjelang pukul 22.00 WIB. 

Hingga akhirnya Neno Warisman sudah dipulangkan dan sebagian massa pun bubar. Sementara, pihak kepolisian masih berjaga di depan gerbang ruas jalan keluar bandara. 

Semoga saja semua pihak saling menjaga keamanan, jangan sampai ada korban ya gara-gara politik ya guys.
 

Baca Juga: Neno Warisman Diadang Massa di Pekanbaru, Sandiaga Angkat Bicara

Topik:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya