Comscore Tracker

Bima Arya Berikan Jatah Vaksinnya ke Relawan Lalu Lintas, Kenapa?

Dokter menyarankan Bima Arya menunda vaksinasi 

Bogor, IDN Times - Wali Kota Bogor Bima Arya memberikan jatah vaksinnya kepada relawan lalu lintas Kota Bogor bernama Mahfud.

Bima Arya memberikan jatah vaksinnya kepada Mahfud karena dianggap lebih membutuhkan. Sementara Bima tak bisa memakai jatah vaksinnya karena antibodinya masih tinggi.

Baca Juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Lagi Divaksinasi COVID-19 

1. Jumlah vaksin COVID-19 untuk Kota Bogor terbatas

Bima Arya Berikan Jatah Vaksinnya ke Relawan Lalu Lintas, Kenapa?Mahfud saat di vaksin. (Dok Humas Pemkot Bogor)

Menurut Bima Arya, vaksin COVID-19 di Kota Bogor jumlahnya terbatas, sehingga sasaran penerimanya juga selektif. Penerima vaksin diprioritaskan orang yang berprofesi sebagai petugas pelayanan publik.

Pada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, Kota Bogor hanya mendapat jatah vaksin 69.570 dosis untuk 34.785 orang sasaran penerima. Jumlah ini karena setiap orang menerima dua kali dosis vaksin dalam rentang waktu dua pekan.

2. Mahfud ingin selalu sehat sehingga bersedia divaksinasi

Bima Arya Berikan Jatah Vaksinnya ke Relawan Lalu Lintas, Kenapa?Ilustrasi Menyuntik (IDN Times/Arief Rahmat)

Karena itu, Bima memutuskan untuk memberikan jatah vaksinnya kepada orang lain yang membutuhkan dan belum terdata sebagai sasaran penerima vaksin.

"Jatah vaksin saya berikan kepada Kang Mahfud. Kebetulan, Kang Mahfud tadi mampir ke Balai Kota dan bertemu saya," katanya.

Mahfud yang mendapat tawaran vaksin COVID-19, segera menjawab bersedia meskipun pelaksanaan vaksinasinya pada Senin ini.

"Saya mau divaksin karena ingin sehat. Saya ingin selalu sehat," katanya.

3. Alasan Bima Arya menunda vaksinasi

Bima Arya Berikan Jatah Vaksinnya ke Relawan Lalu Lintas, Kenapa?IDN Times/Kevin Handoko

Bima Arya sendiri terpaksa tidak bisa menjalani vaksinasi karena berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, dokter menyarankan agar Bima menunda menerima vaksin COVID-19 karena antibodinya masih tinggi.

"Kemarin, saya juga berkomunikasi dengan Pak Menteri Kesehatan, beliau menyatakan agar vaksinasi saya ditunda dulu," kata Bima.

Baca Juga: Bima Arya: Bogor Makin Keras Tindak Pelanggar PPKM, Langsung Tutup!

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya