Comscore Tracker

Tren COVID-19 Menurun, Ganjil-Genap di Bogor Dihapus

Kendaraan kini bebas melintas di Bogor

Bogor, IDN Times - Akhir pekan nanti, masyarakat tidak perlu lagi khawatir menggunakan pelat nomor ganjil atau genap. Sebab, penerapan ganjil-genap tersebut telah dihapus, setelah Pemerintah Kota Bogor mengklaim adanya penurunan tren COVID-19 di kawasannya.

Namun, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro masih konsisten ditegakkan, dan pengusaha kafe atau restoran wajib tunduk pada aturan menutup usaha maksimal pada pukul 21.00 WIB.

1. Keputusan disepakati Forkopimda

Tren COVID-19 Menurun, Ganjil-Genap di Bogor DihapusIlustrasi ganjil genap Jakarta (IDN Times/Aryodamar)

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor telah menyepakati pemberhentian aturan ganjil-genap di wilayahnya dalam rapat Satgas Penanganan COVID-19, Selasa (2/3/2021).

Dalam keputusannya Pemkot Bogor meniadakan sistem pembatasan kendaraan dengan skema ganjil-genap selama dua pekan ke depan.

"Tadi, Satgas melakukan pembahasan, menggelar evaluasi terkait data sepekan terakhir. Data-datanya menunjukan indikator tren yang baik," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Baca Juga: Setahun Pandemik, Bupati Bogor Klaim Berhasil Kendalikan COVID-19 

2. Angka terkonfirmasi menurun

Tren COVID-19 Menurun, Ganjil-Genap di Bogor Dihapus

Bima Arya menyatakan penerapan kebijakan berlandaskan pada bukti penurunan angka terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Bogor. Didukung pula, dengan angka kesembuhan relatif naik.

Selain itu, angka kematian karena COVID-19 juga menurun. Serta ambang batas Bed Occupancy Rate (BOR) atau rasio keterisian tempat tidur juga membaik.

"Kami melihat, ini tidak saja dampak dari vaksin yang mungkin sudah mulai bekerja, tapi juga dari berbagai kebijakan yang adaseperti PPKM berbasis mikro, kemudian penerapan ganjil-genap," jelas Bima Arya.

Menurutnya, penerapan kebijakan yang dilakukan Satgas Penanganan COVID-19 Bogor selalu terukur berdasarkan data-data kasus di lapangan.

"Maka selama dua pekan ke depan, meniadakan ganjil-genap. Sambil kami evaluasi. Karena kami ingin rem dan gas ini dilakukan tepat sesuai data-data tadi," katanya.

Pemkot Bogor Perkuat PPKM

Tren COVID-19 Menurun, Ganjil-Genap di Bogor DihapusIDN Times/Kevin Handoko

Bima Arya mengatakan selama dua pekan, Pemkot memberikan kelonggaran untuk mendorong perekonomian di Kota Bogor. Berdasarkan catatannya, hunian hotel mulai membaik, kunjungan pasar juga mulai mengarah ke tren positif.

"Tapi, karena datanya tadi seperti itu, dua pekan ke depan ganjil-genap tidak dilanjutkan," kata Bima Arya.

Poin kedua Satgas Penanganan COVID-19 bersama Forkopimda Kota Bogor sepakat untuk lebih memperkuat PPKM berbasis mikro.

"Jadi posko-posko koordinasi di lapangan akan diperkuat lagi. Nantinya, ada simulasi khusus dengan 36 lurah yang baru bersama Satgas," jelas Bima Arya.

Meski diberikan kelonggaran, ditegaskan Bima Arya, jam operasional untuk tempat-tempat hiburan seperti kafe atau restoran, masih sesuai dengan kebijakan PPKM berbasis mikro.

"Jadi tidak ada yang berubah, karena instruksi menteri tetap pukul 21.00 WIB. Rumah makan atau restoran tetap melakukan pembatasan kunjungan," tegas Bima Arya.

Baca Juga: Mulai Diterapkan Besok, Ini Beda PPKM Mikro dengan PPKM Sebelumnya

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya