Comscore Tracker

Aturan APK Mulai Berlaku di Pilkada Makassar, Tapi Sanksi Belum Ada

Kampanye Pilkada mulai 26 September-5 Desember 2020 

Makassar, IDN Times - Sejumlah lokasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tidak boleh dipasangi atribut atau alat peraga kampanye (APK) selama masa kampanye Pilkada 2020, yakni mulai 26 September hingga 5 Desember 2020. 

Penetapan area terlarang bagi APK tertuang dalam Keputusan KPU (PKPU) Makassar bernomor 340 Tahun 2020. Aturan itu juga memuat lokasi mana saja yang dapat dipasangi alat peraga.

"Pengecualian pada wilayah yang tidak diperbolehkan untuk dipasang atribut alat peraga kampanye," demikian bunyi poin A dalam surat yang dikirim Komisioner KPU Makassar Endang Sari kepada jurnalis, Sabtu, 26 September 2020.

Baca Juga: 4 Pasangan Calon Lolos di Pilkada Makassar, Ada Pasangan Dilan!

1. APK dan bahan kampanye dilarang dipasang di sejumlah fasilitas umum

Aturan APK Mulai Berlaku di Pilkada Makassar, Tapi Sanksi Belum AdaPenetapan pasangan calon Pilkada Makassar (Dok. KPU Makassar)

Dalam surat tersebut, ada delapan tempat atau fasilitas umum yang dilarang ditempeli APK dan bahan kampanye, selama masa kampanye sejak 26 September hingga 5 Desember 2020.

Lokasi itu antara lain tempat ibadah dan halamannya, gedung atau fasilitas milik pemerintah, lembaga yang berhubungan pendidikan seperti gedung dan sekolah. Berikutnya, tempat atau lokasi yang tercantum peringatan larangan pemasangan reklame. Kemudian, jalan-jalan protokol, melintang di atas jalan, tempat atau lokasi yang menghalangi rambu-rambu lalu lintas.

Larangan juga berlaku di jalan bebas hambatan, sarana dan prasaran publik, tiang lampu listrik, tiang lampu traffic light, dan tiang telepon. Begitu juga dengan tiang trotoar dan taman kota, pohon serta tanaman pelindungan lainnya.

2. Ini 18 jalan yang terlarang bagi APK dan bahan kampanye

Aturan APK Mulai Berlaku di Pilkada Makassar, Tapi Sanksi Belum AdaPetugas kepolisian berjaga di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/9/2020). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Berikut ini 18 jalan di Kota Makassar yang wajib steril atau terlarang bagi pemasangan alat peraga kampanye dan bahan kampanye lainnya selama Pilkada 2020:

  • Jalan Jendral Sudirman
  • Jalan Jendral Ahmad Yani
  • Jalan Penghibur
  • Jalan Haji Bau
  • Jalan Somba Opu
  • Jalan Pasar Ikan
  • Jalan Ujung Pandang
  • Jalan Riburane
  • Jalan Nusantara
  • Jalan Tentara Pelajar,
  • Jalan Gunung Bawakaraeng
  • Jalan Ratulangi
  • Jalan Alauddin
  • Jalan Urip Sumoharjo
  • Jalan Bandang
  • Jalan Veteran
  • Jalan AP Pettarani
  • Jalan Perintis Kemerdekaan.

3. Bawaslu belum memastikan bentuk sanksi bagi paslon yang melanggar pemasangan APK

Aturan APK Mulai Berlaku di Pilkada Makassar, Tapi Sanksi Belum AdaKantor Balaikota Makassar (IDN Times/Sahrul Ramadan)

Meski sejumlah jalan terlarang bagi pemasangan APK dan bahan kampanye lainnya, namun belum jelas bentuk sanksi bagi pasangan calon yang melanggar aturan ini. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar menyatakan, sejauh ini sanksinya baru sebatas penertiban.

"Pasti penertiban setelah dikoordinasikan dengan pemerintah kota (Makassar)," kata Ketua Bawaslu Kota Makassar Nursari saat dihubungi terpisah.

Baca Juga: Pilkada Makassar, Danny Pomanto Paling Tajir Hartanya Rp197,5 Miliar

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya