Comscore Tracker

Keluarga dan Bocah Korban Penculikan Ditukar Tabung Gas Alami Trauma

Korban dan keluarganya pindah tempat tinggal karena takut

Makassar, IDN Times - Kasus dugaan penculikan bocah AAD yang ditukar dengan tabung gas 3 kilogram di Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat 24 Juli 2020, menggegerkan publik. Hingga saat ini jajaran penyidik Unit Reskrim Polsek Manggala Kota Makassar belum dapat mengungkap peristiwa tersebut lantaran dihadapkan dengan sejumlah kendala.

"Korban dan orang tuanya belum kita periksa, karena mereka terganggu dengan tetangga yang datang tanya-tanya kondisinya, sehingga ditinggalkan dulu tempat tinggalnya," kata Kapolsek Manggala, Kompol Saiful Alam kepada sejumlah jurnalis saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2020).

1. Keluarga korban masih trauma sehingga memiliki pindah rumah sementara

Keluarga dan Bocah Korban Penculikan Ditukar Tabung Gas Alami TraumaIlustrasi Kekerasan pada Anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Setelah kejadian, menurut Saiful, korban dan keluarganya berpindah tempat tinggal sementara. Polisi berupaya memahami kondisi keluarga korban yang dianggap masih trauma dengan kejadian tersebut. Kondisi itu lah yang membuat petugas sedikit kesulitan.

"Mereka ketakutan karena pelakunya belum tertangkap makanya teman-teman melakukan pendampingan supaya mereka tidak takut karena (mereka) khawatir nanti ada yang teror. Tapi kita sudah jamin keamanannya soal laporan," ungkap Saiful.

Saiful bilang, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat, untuk memulihkan kondisi traumatik korban. "Itu yang melakukan pendampingan, pendekatan kepada mereka supaya anak ini berbicara dan terbuka dengan baik," ujar Saiful.

Baca Juga: Ungkap Kasus Penculikan, Polri: Ada Anak yang Diculik Selama 4 Tahun

2. Polisi koordinasi dengan psikolog dan P2TP2A untuk mendampingi korban dan keluarganya

Keluarga dan Bocah Korban Penculikan Ditukar Tabung Gas Alami TraumaIlustrasi Korban Penculikan (IDN Times/Mardya Shakti)

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi keresahan dari pihak keluarga korban, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan psikolog dan pendamping dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar.

"Sebenarnya mau ditempatkan di rumah aman (P2TP2A) tapi kondisi psikologisnya saudaranya karena masih kecil. Makanya saya mau konsultasi dengan dokter. Kalau sudah ada waktu nanti akan konseling di P2TP2A," ungkap Saiful.

Latar belakang keluarga korban, lanjut Saiful, sebenarnya terbilang mampu dalam hal finansial. Mereka belum lama tinggal dan menetap di Jalan Kampung Nipa-nipa, Manggala, setelah pindah dari Timika. "Baru sekitar setahun lebih mereka tinggal. Untuk sementara mereka cari-cari perental mobil karena ada mobilnya," ujarnya.

3. Korban dititipkan di warung di Kecamatan Tamalanrea

Keluarga dan Bocah Korban Penculikan Ditukar Tabung Gas Alami TraumaPotongan rekaman video bocah diduga diculik dan hendak ditukar tabung gas di Makassar. IDN Times/Polsek Manggala

Kepolisian saat ini masih berupaya untuk menangkap pelaku penculikan bocah berusia 8 tahun tersebut. Korban dibawa kabur dengan sepeda motor oleh dua orang pria di dekat rumahnya di Jalan Kampung Nipa-nipa, Kecamatan Manggala, sekitar pukul 14.30 WITA. "Tetap dalam proses untuk pencarian pelaku," ucap Saiful.

Saat itu, kata Saiful, bocah kelas II SD tengah asyik bersepeda. Namun, kedua pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor, tiba-tiba datang menghampiri korban. Polisi menduga korban diiming-imingi, agar ikut bersama pelaku. "Dibawa keliling-keliling dulu pengakuannya (korban) sebelum dikasih singgah di toko itu. Baru dititipkan," ujar Saiful sebelumnya. 

Korban dititipkan di salah satu toko di kawasan Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Kepada pemilik toko, pelaku mengaku tidak membawa uang tunai untuk membeli tiga unit gas 3 kilogram. "Jadi pelaku ini sampaikan ke yang punya toko, dititip dulu adiknya karena mau ambil uang," jelas Saiful.

Beberapa jam menunggu, pemilik toko kemudian mengajak korban yang panik untuk bercerita. Dari situ, korban mengaku sama sekali tidak mengenal kedua pelaku. "Sampai akhirnya kita tiba di lokasi laporan dari anggota di lapangan dan kita temukan ini anak," imbuh Saiful.

Baca Juga: Polisi Kejar Penculik Bocah yang Ditukar Tabung Gas di Makassar

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya