Comscore Tracker

Istri Sebut Harun Masiku Sudah Kembali ke RI Pada 7 Januari 2020

Hilda meminta suaminya menyerahkan diri ke KPK

Makassar, IDN Times - Pihak keluarga Harun Masiku mengaku tidak nyaman sejak kader PDI Perjuangan itu dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (9/1) lalu. Sebab, pihak keluarga ikut dikejar-kejar oleh media. 

Belum lagi Harun sempat berada di Singapura dan imigrasi menyebut ia masih berada di sana. Kini, Ketua KPK, Komjen (Pol) Firli Bahuri menyebut Harun telah resmi menjadi buronan komisi antirasuah. 

Padahal, sebelumnya, Harun telah diminta untuk menyerahkan diri ke komisi antirasuah. Namun, seolah menghilang bak ditelan bumi. Sebagian berpendapat ada yang sengaja menyembunyikan Harun dengan tujuan agar ia tidak "bernyanyi" mengenai sumber dana untuk menyuap eks komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Komisi antirasuah menyebut Harun sudah menyiapkan duit senilai Rp900 juta untuk menyuap Wahyu apabila bersedia mengganti namanya sebagai caleg yang lolos ke Senayan. 

Harun akan menggantikan caleg yang telah meninggal, Nazarudin Kiemas. KPU memutuskan yang lolos menggantikan Nazarudin adalah Riezky Aprilia. Namun, PDI Perjuangan justru memilih Harun. 

Maka, istri Harun yang bernama Hilda akhirnya memberikan pernyataannya ke publik. Ia meminta sang suami agar segera menyerahkan diri. 

"Kami harapkan, semoga ia cepat menyerahkan diri. Supaya kami juga dari pihak keluarga tenang. Biar tidak dikejar-kejar. Karena kami juga risih," kata istri Harun, Hilda yang ditemui di rumahnya pada Selasa (21/1). 

Lalu, kapan Hilda terakhir kali berkomunikasi dengan Harun? 

1. Sebelum dijadikan tersangka oleh KPK, Harun Masiku sempat berkunjung ke Makassar

Istri Sebut Harun Masiku Sudah Kembali ke RI Pada 7 Januari 2020(Kader PDI Perjuangan Harun Masiku) www.facebook.com/dwi.jepray.bagjana

Hilda menepis kabar yang menyebutkan suaminya pernah berada di rumahnya, di Perumahan Bajeng Permai, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulsel sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (9/1) lalu. Ia menjelaskan sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Harun memang sempat berada di Sulsel selama lima hari. Tepatnya sejak 31 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020 lalu.

"Dia memang pernah ke Makassar, tapi dia tidak di rumah sini di Bajeng Permai. Dia berada di kota (Makassar)," kata Hilda.

Tepat pada 5 Januari 2020 lalu, ia mengaku langsung mengantar suaminya itu ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk berangkat kembali ke Jakarta. "Itu saya sendiri yang antar ke bandara," ucapnya.

Harun diketahui memang menyewa satu unit apartemen di Thamrin Residence yang belakangan ikut digeledah oleh penyidik komisi antirasuah. 

Baca Juga: Firli Bahuri Sebut Harun Masiku Sudah Resmi Jadi Buronan KPK

2. Istri sebut Harun Masiku hanya berada selama sehari di Singapura

Istri Sebut Harun Masiku Sudah Kembali ke RI Pada 7 Januari 2020Pihak keluarga Harun Masiku. IDN Times / Istimewa

Hilda juga membenarkan laporan Majalah Tempo edisi pekan ini yang menyebut Harun memang sempat ke Singapura pada (6/1) laliu. Namun, ia mengabarkan akan kembali ke Indonesia pada (7/1). Artinya, Harun memang berada di Negeri Singa selama satu hari saja. 

Hilda mengaku tidak tahu dengan jelas mengapa suaminya sempat ke Singapura. Melalui telepon, Harun sempat menjanjikan akan kembali ke Tanah Air keesokan harinya. 

"Dia kabari saya itu jam 12 malam. Tapi saya sudah tidak sempat lagi balas," ungkapnya.

3. Istri mengaku putus komunikasi dengan Harun Masiku sejak 8 Januari 2020

Istri Sebut Harun Masiku Sudah Kembali ke RI Pada 7 Januari 2020(Ilustrasi logo KPK) IDN Times/Santi Dewi

Hilda mengatakan terakhir kali berkomunikasi dengan suaminya Harun Masiku pada Rabu (8/1). Saat itu, penyidik komisi antirasuah sedang menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Salah satu pihak yang hendak ditangkap adalah Harun. 

Menurut laporan Majalah Tempo pada edisi pekan lalu, Harun dibonceng menggunakan sepeda motor dan diantar ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Di tempat itu pula, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto diduga telah menunggu. Hilda mengaku sejak saat itu ia tak lagi berkomunikasi dengan Harun. 

"Pokoknya yang terakhir sekali itu komunikasi dengan dia, dia bilang kalau dia sudah tiba di Jakarta (sejak 7 Januari)," kata Hilda. 

Hilda berharap suaminya itu segera menyerahkan diri ke aparat penegak hukum secepatnya agar kasus tersebut bisa segera tuntas. 

4. Imigrasi tetap bersikukuh Harun Masiku belum kembali dari Singapura

Istri Sebut Harun Masiku Sudah Kembali ke RI Pada 7 Januari 2020https://www.instagram.com/sapilicin

Sementara, pihak imigrasi masih berkukuh mereka belum memiliki catatan Harun sudah kembali ke Tanah Air sejak (6/1) lalu. Padahal, sudah ada bukti berupa video CCTV dan boarding pass yang menyebut Harun menjejakan kaki di Tanah Air sejak (7/1). 

"Belum tercatat ada pergerakannya masuk ke Indonesia," ujar Kabag Humas Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang ketika dikonfirmasi melalui telepon pada (13/1) lalu. 

Uniknya kendati berasumsi Harun masih berada di Singapura, komisi antirasuah justru mengeluarkan surat cegah agar yang bersangkutan tak bisa lagi ke luar negeri. Ketua KPK, Komjen (Pol) Firli Bahuri seakan mengonfirmasi Harun sudah di Indonesia dengan mengatakan ia pasti akan kembali ke Tanah Air. 

Hal itu ia sampaikan lantaran pengalamannya ketika menjadi Deputi Penindakan. Ia mengatakan pelaku tindak kejahatan korupsi berbeda dengan pelaku tindak kejahatan pembunuhan. 

"Pelaku koruptor itu beda denga pelaku pembunuhan yang siap tidur di hutan dan juga pelaku teror. Tapi, kalau pelaku korupsi dia akan, berapa pun kerugiannya, akan kembali ke Indonesia," ujar Firli seperti dikutip dari kantor berita Antara pada (17/1) lalu. 

Baca Juga: KPK Terlambat Keluarkan Permintaan Cegah Bagi Tersangka Harun Masiku

Topic:

  • Santi Dewi

Berita Terkini Lainnya