Comscore Tracker

Bantu Loloskan UU IKN, Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke DPR

Jokowi berharap IKN tetap dibangun usai 2024

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo dalam pidato tahunan MPR/DPR, berterima kasih kepada DPR. Sebab, parlemen dianggap membantu pemerintah dalam menghadapi krisis kesehatan dan perekonomian.

Selain itu, DPR juga dianggap telah mendukung sejumlah transformasi besar, antara lain menggolkan UU Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ada pula UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan dan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang ikut disahkan.

Khusus untuk UU IKN, DPR hanya butuh waktu 42 hari untuk membahas dari RUU dan mengesahkannya menjadi UU pada 18 Januari 2022 lalu. Ketua Panja UU IKN, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, pihaknya bekerja dalam konsentrasi yang tinggi sehingga bisa dengan cepat merampungkan UU tersebut. Meski sejumlah pihak menilai pembahasan UU IKN tertutup dan dalam waktu kilat.

Doli mengatakan, dengan adanya UU tersebut, maka pemerintah memiliki landasan hukum untuk memulai pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kabupaten Paser Penajam Utara (PPU), Kalimantan Timur. Di dalam UU itu, juga tertulis mekanisme sumber dana yang digunakan untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Presiden Jokowi pun mengakui bahwa untuk membangun area inti ibu kota, pemerintah bakal menggunakan dana dari APBN. Di dalam UU IKN, dibatasi penggunaan uang dari APBN maksimal 20 persen dari anggaran atau sekitar Rp90 triliun.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga berharap, pembangunan proyek pemindahan IKN bakal tetap berlanjut usai 2024 mendatang. "IKN ini bukan hanya untuk para ASN, tetapi juga bagi para inovator dan para wiruasahawan. Bukan hanya berisi kantor-kantor pemerintah, tetapi juga motor penggerak ekonomi baru," kata Jokowi.

Ia bahkan membanggakan IKN nantinya bukan sekedar kota biasa, melainkan kota rimba dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan kelas dunia. "Kawasan inti pusat pemerintahan memang dibangun oleh APBN, tetapi selebihnya atau 80 persen investasi bakal didatangkan dari swasta," tutur dia.

Dalam pidato tahunannya, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sebab, sesuai kewenangannya, mereka ikut berperan dalam penyusunan beberapa rancangan undangan, termasuk Otonomi Khusus dan pembentukan provinsi baru di Papua.

Baca Juga: Jokowi Wanti-wanti Jangan Ada  Politisasi Agama dan Polarisasi di 2024

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya