Comscore Tracker

[CEK FAKTA] Helikopter Kibarkan Bendera Tiongkok di Indonesia?

Yuk cek dulu faktanya di sini!

Jakarta, IDN Times - Beredar luas di media sosial narasi sebuah helikopter terlihat membawa bendera merah yang diklaim sebagai bendera Tiongkok. Bendera merah tersebut dibawa berkeliling agar bisa dilihat oleh publik. 

"Ini maksudnya apa nih? Ada bendera China ditarik sama helikopter, ada bendera komunis yang ditarik sama helikopter," demikian ujar seorang pria di dalam video berdurasi 30 detik tersebut yang beredar luas di aplikasi pesan WhatsApp. 

Selain di WhatsApp, video tersebut juga beredar luas di Facebook sejak 2 Agustus 2021 lalu. Apa benar bendera Tiongkok dibawa berkeliling di Indonesia menggunakan helikopter?

1. TNI AU bantah ada pengibaran bendera Tiongkok

[CEK FAKTA] Helikopter Kibarkan Bendera Tiongkok di Indonesia?Helikopter milik TNI Angkatan Udara yang mengibarkan bendera berisi lambang kesatuan TNI (www.instagram.com/@militer.udara)

Ketika dikonfirmasi kepada pihak TNI Angkatan Udara, mereka menyebut video yang beredar di media sosial itu hoaks. Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Madya Indan Gilang Buldansyah, mengatakan helikopter yang disaksikan warga itu memang dioperasikan pihaknya. Tetapi, bendera berwarna merah yang dibawa bukan bendera Tiongkok.

"Bendera merah raksasa yang dibawa berkeliling itu mencantumkan lambang-lambang kesatuan TNI, mulai dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Latar kainnya memang berwarna merah," ujar Indan kepada IDN Times melalui pesan pendek pada Jumat (6/8/2021). 

Ia mengatakan aksi pengibaran bendera dengan berwarna merah itu merupakan bagian dari kegiatan latihan menjelang peringatan HUT ke-76 Indonesia yang akan jatuh pada 17 Agustus mendatang.

"Jadi, sejak Senin, 2 Agustus sejumlah helikopter TNI AU telah melaksanakan latihan terbang di Lanud Atang Sendjaja Bogor. Latihan ini terus dilakukan selama lima hari," tutur dia. 

Baca Juga: Menhan Prabowo Serahkan Pesawat CN235-220 ke Angkatan Udara Senegal

2. Jenis helikopter yang digunakan untuk mengibarkan bendera

[CEK FAKTA] Helikopter Kibarkan Bendera Tiongkok di Indonesia?Ilustrasi helikopter Super Puma yang dioperasikan oleh TNI AU (Dokumentasi PT Dirgantara Indonesia)

Lebih lanjut, Indan menjelaskan helikopter yang nantinya membawa bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-76 RI mendatang adalah NAS-332 Super Puma dan EC-725 Caracal. Helikopter tersebut beradal dari Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8. 

"Jadi, yang tadi itu hoaks parah banget," tutur dia lagi. 

3. Peringatan HUT ke-76 RI masih dilakukan secara virtual

[CEK FAKTA] Helikopter Kibarkan Bendera Tiongkok di Indonesia?Pedagang musiman menjajakan aksesoris dan pernak-pernik serba merah putih menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Banda Aceh, Aceh, Rabu (5/8/2020) (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Sementara, peringatan HUT ke-76 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2021 masih dilakukan secara terbatas dan virtual. Hal itu lantaran kasus COVID-19 di Tanah Air masih tinggi. 

Meski demikian, peringatan detik-detik kemerdekaan tetap dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas. Selain itu, acara akan melibatkan protokol kesehatan yang sangat ketat. 

"Kita pemerintah masih menjalankan upacara digelar secara minimalis, juga sesuai protokol kesehatan ketat dan masyarakat berpartisipasi secara daring," ujar Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, ketika memberikan keterangan pers pada 30 Juli 2021. 

Menurut Pratikno, pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tetap disiapkan dengan formasi lengkap, 17-8-45. Namun, ia memastikan, protokol kesehatan diterapkan secara ketat sejak proses seleksi di daerah, karantina dan pelatihan, hingga Paskibraka bertugas di Istana Merdeka.

Nantinya, jarak antarpasukan dalam barisan juga akan diperlebar. Bakal dilakukan pula sejumlah penyesuaian teknis lainnya. "Tahun ini sebenarnya kita berharap sudah bisa (upacara) luring, tapi kenyataannya pandemi masih berlanjut, di mana pun di dunia ini masih berlanjut," tutur dia lagi. 

Meski demikian, Kepala Biro Protokol, Sekretariat Presiden, Yusuf Permana mengatakan, masyarakat dapat hadir secara virtual dalam upacara 17 Agustus bersama Presiden Joko "Jokowi" Widodo di Istana Merdeka.

"Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam upacara virtual tersebut dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui laman Pandang Istana dengan alamat pandang.istanapresiden.go.id," kata Yusuf seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet. 

Untuk mengakomodasi partisipasi masyarkat, Sekretariat Presiden telah mengalokasikan sebanyak 40 ribu undangan upacara virtual pada 17 Agustus 2021.

Baca Juga: Dubes Wahid: Rencana Pembelian Jet Tempur Sukhoi Masih On Process

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya