Comscore Tracker

Geledah Kontrakan Inneke di Bandung, KPK Sita Apa Saja?

Inneke ternyata mengontrak rumah di dekat Lapas Sukamiskin

Bandung, IDN Times - Sebelum menggeledah Lapas Sukamiskin, Bandung, ternyata penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mampir ke rumah yang disewa oleh Inneke Koesherawati lebih dulu. Rumah itu terletak di Komplek Permata Arcamanik yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Lapas Sukamiskin.

 

Kepala keamanan di komplek tersebut, Dani, membenarkan, penyidik lembaga anti rasuah sempat mendatangi rumah yang disewa oleh Inneke itu pada Rabu siang (25/7) sekitar pukul 11:00 WIB. "Yang datang empat orang. Mereka menggunakan satu mobil," kata Dani. 

Rumah bernomor F15 itu tergolong mewah. Terdiri dari dua lantai dan ada di dua kavling. 

Lalu, apakah ada benda-benda yang disita oleh penyidik dari kediaman Inneke?

1. Penyidik masuk ke kamar utama, tapi...

Geledah Kontrakan Inneke di Bandung, KPK Sita Apa Saja?Antara/Havidz Mubarak

 

Menurut Dani yang ikut mendampingi penyidik KPK melakukan penggeledahan, mereka menuju ke kamar utama. Tapi, penyidik KPK tidak mengambil benda apa pun. 

"(Penyidik) ke kamar utama saja, gak ke ruangan lain. Mereka periksa lemari, cari yang diperlukan tapi gak ada," kata Dani. 

Penggeledahan tidak berlangsung lama. Lantaran tidak menemukan apa pun, penyidik KPK langsung meninggalkan rumah tersebut. 

2. Inneke menyewa rumah itu seharga Rp120 juta per tahun

Geledah Kontrakan Inneke di Bandung, KPK Sita Apa Saja?ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA

Menurut Dani, Inneke menyewa rumah tersebut dengan biaya Rp120 juta per tahunnya. Rumah itu dijaga oleh satu orang lelaki, satu orang perempuan dan satu anak kecil. 

"Rumah ini ditempati Ibu Inneke sejak satu tahun lalu. Setahu saya, harga sewanya Rp 120 juta per tahun," kata Dani.

Seorang pria yang diminta untuk menghuni rumah tersebut juga mengonfirmasi rumah itu sempat ditempati istri dari narapidana kasus korupsi di Bakamla, Fahmi Darmawansyah. Namun, mereka enggan mengomentari soal Fahmi pernah berkunjung ke rumah itu atau tidak. 

Praktik pasangan napi menyewa rumah tidak jauh dari lapas sudah jamak terjadi. Hal itu dilakukan supaya lebih dekat dengan keluarga mereka yang sedang menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin.

 

Atau ada yang lebih ekstrim lagi. Para napi itu plesiran keluar dari lapas lalu memilih tinggal sementara di rumah yang disewa tersebut. 

3. Inneke diduga ikut membantu membelikan mobil bagi Kalapas Sukamiskin

Geledah Kontrakan Inneke di Bandung, KPK Sita Apa Saja?Kalapas Sukamiskin ditangkap KPK (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

KPK menduga Inneke turut membantu dalam pemberian suap untuk suaminya ke Kepala Lapas, Wahid Husein. Fahmi membelikan satu mobil Mitsubishi Triton Athlete bagi Wahid. Kini, mobil itu sudah disita oleh lembaga anti rasuah sebagai alat bukti. 

"Makanya dia dipanggil itu, karena suaminya di dalam (lapas), dia di luar (lapas untuk membantu). Mobil-mobilnya itu antara lain atas usaha dia," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo yang ditemui di gedung DPR pada Senin lalu. 

Bahkan, pada Selasa lalu, penyidik KPK turut memanggil pihak swasta yang merupakan pengusaha ekspedisi perjalanan dan dealer mobil. Diduga mobil dibeli dari Jakarta.

 

"Mungkin ya karena dia (Fahmi) ada di dalam (lapas), jadi dia (Inneke) yang diminta untuk membelikan, memesankan. Itu mungkin saja kan? Tapi, kita dalami dulu," tutur Agus lagi. 

Baca juga: KPK: Status Inneke Koesherawati Masih Saksi

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You