Comscore Tracker

Jadi Anggota DK PBB, Jokowi Minta Isu Palestina Diprioritaskan

Indonesia duduk di kursi itu pada periode 2019-2020

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengatakan terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan di Majelis Umum PBB pada Jumat (8/6) merupakan hasil kerja keras dan perjuangan panjang dari seluruh diplomat Indonesia. Ia juga menyebut kampanye yang Indonesia lakukan bersih dan tidak menghambur-hamburkan uang. 

"Kita lebih mengedepankan rekam jejak dan visi Indonesia untuk Dewan Keamanan PBB," ujar Jokowi ketika memberikan keterangan pers pada Selasa (12/6) di Istana Bogor. 

Indonesia membawa visi "a true partner for peace" yang akan mengedepankan perdamaian ketimbang berperang. Lalu, usai terpilih sebagai anggota tidak tetap, apa pesan Jokowi terhadap Menlu Retno?

1. Ada empat hal yang menyebabkan Indonesia terpilih masuk ke DK PBB

Jadi Anggota DK PBB, Jokowi Minta Isu Palestina DiprioritaskanKementerian Luar Negeri

Dalam pemberian keterangan pers yang berlangsung pada Selasa kemarin, menurut Jokowi ada empat hal yang menyebabkan Indonesia terpilih masuk Dewan Keamanan PBB. Dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, poin pertama yakni kondisi dalam negeri Indonesia yang demokratis, stabil, dan damai.

"Kondisi dalam negeri Indonesia memiliki kontribusi besar dalam kemenangan ini," kata Jokowi kemarin.

Kedua, rekam jejak Indonesia dan kontribusi diplomasi Indonesia turut menjaga perdamaian dunia. Ketiga, netralitas politik luar negeri Indonesia dan keempat, Indonesia berperan menjembatani berbagai perbedaan yang ada, termasuk negara yang tengah dilanda konflik.

2. Jokowi minta agar isu Palestina diprioritaskan 

Jadi Anggota DK PBB, Jokowi Minta Isu Palestina DiprioritaskanAFP PHOTO

Secara spesifik, Jokowi meminta kepada Menlu Retno untuk memberikan prioritas bagi isu Palestina. Instruksi itu kemudian diterjemahkan oleh Menlu perempuan pertama di Indonesia itu menjadi dua langkah, pertama, Indonesia akan mengedepankan 'peace talk' yang sudah lama terhenti dalam rangka mencapai perdamaian.

"Kami akan mencari jalan, tentunya ini tidak hanya dilakukan Indonesia seorang diri sebagai anggota tidak tetap DK PBB, tetapi kami akan berbicara dengan anggota lainnya agar mendorong dimulainya pembicaraan mengenai perdamaian ini," kata Retno.

Langkah kedua, Indonesia ingin melihat sejauh mana perkembangan resolusi DK PBB yang pernah dikeluarkan terkait Palestina. Sebab, jumlahnya cukup banyak namun gak terlihat efektif.

"Saya kira, kalau sudah berbicara mengenai resolusi, itu sudah cukup kaya. Sehingga, sekarang tinggal bagaimana agar resolusi itu terus diimplementasikan," tutur dia.

3. Sikap Indonesia terhadap Palestina gak akan berubah

Jadi Anggota DK PBB, Jokowi Minta Isu Palestina Diprioritaskanwww.youtube.com/unitednations

Retno menegaskan sikap Pemerintah Indonesia gak akan berubah sedikit pun. Indonesia akan terus mendorong agar Palestina bisa meraih kemerdekaan sebagai negara yang berdaulat. Maksud kata berdaulat, yakni Israel gak lagi menduduki wilayah yang semula memang masuk dalam teritori Palestina.

Sikap Pemerintah Indonesia sempat dianggap goyah ketika anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Yahya Cholil Staquf memilih menerima undangan sebagai pembicara di forum American Jewish Committee (AJC) yang berlangsung pada 10-13 Juni. Pria yang akrab disapa Gus Yahya itu sudah menegaskan bolak-balik kalau ia ke Yerusalem atas nama pribadi. Namun, posisinya di Wantimpres dan Katib Aam PBNU gak bisa dipisahkan.

Alhasil, kecaman datang bertubi-tubi. Baik dari kubu yang berseberangan dengan pemerintah yang langsung menggunakan isu tersebut untuk menyerang Jokowi. Hingga kelompok militan Hamas dan otoritas Palestina yang mengecam sikap Gus Yahya yang justru mengkhianati konsistensi Indonesia membela Palestina.

Tetapi, Retno menjelaskan kehadiran Gus Yahya di Israel gak menandakan sikap diplomasi Indonesia telah berubah.

"Itu (kunjungan Gus Yahya ke Yerusalem) gak mengubah posisi Indonesia terhadap Palestina. Tidak berubah seinchi pun," kata Menlu perempuan pertama di Indonesia itu di tempat yang sama.

Topic:

  • Santi Dewi

Just For You