Jokowi Teken Inpres Penanganan Gempa Lombok Jadi Bencana Nasional

Jokowi akan kembali berkunjung ke Lombok

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko 'Jokowi' Widodo akhirnya resmi meneken Instruksi Presiden (Inpres) penanganan gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Dengan adanya inpres tersebut, pemerintah pusat memiliki payung hukum yang kuat untuk menangani bencana yang telah menewaskan lebih dari 500 orang itu.

"Inpres sudah, sudah (diteken)," ujar Jokowi yang ditemui di kantor PP Muhammadiyah untuk menyerahkan hewan kurban pada Kamis (23/8).

Menurut Jokowi, tanpa ada Inpres pun pemerintah pusat sudah bekerja membantu memulihkan kondisi di Lombok. Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sudah bekerja sama untuk menangani bencana tersebut. Sejauh ini, kondisi paling parah terjadi di Kabupaten Lombok Utara.

Lalu, apa dampaknya dengan dikeluarkan Inpres?

1. Inpres dijadikan payung hukum untuk penanganan bencana antara pusat dengan daerah

Jokowi Teken Inpres Penanganan Gempa Lombok Jadi Bencana NasionalBNPB

Menurut Jokowi, tidak terlalu penting apakah status bencana itu dijadikan nasional atau tidak. Sebab, pada dasarnya penanganan bantuan sudah dilakukan antara pemerintah pusat dengan daerah atau dengan kata lain sudah dilakukan dengan skala nasional.

"Penanganannya (bantuan) kan secara nasional telah kami kerjakan antara provinsi dengan kabupaten. Memang, kami masih ada di tahapan-tahapan, terutama untuk berkaitan dengan penyampaian bantuan yang rusak berat, ringan, dan sedang. Ini masih dalam proses administrasi yang besar-besaran," kata Jokowi pagi ini, Kamis (23/8).

Baca Juga: Ini Alasan Jokowi Tak Tetapkan Gempa Lombok Jadi Bencana Nasional

2. Jokowi akan kembali berkunjung ke Lombok

Jokowi Teken Inpres Penanganan Gempa Lombok Jadi Bencana NasionalANTARA FOTO/Ahmad Subaid

Dalam waktu dekat, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan kembali berkunjung ke Lombok. Jokowi ingin melihat secara langsung bagaimana penanganan bantuan kepada korban gempa.

"Mungkin minggu ini (kunjungannya), mungkin minggu depan. Supaya masyarakat bisa kembali memperbaiki rumahnya kembali," kata dia.

Jokowi berharap, pada masa pemulihan ini roda perekonomian di Lombok sudah kembali berputar.

3. Istana khawatir penetapan status bencana nasional dapat menimbulkan dampak ke pariwisata

Jokowi Teken Inpres Penanganan Gempa Lombok Jadi Bencana NasionalBNPB

Sementara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan alasan di balik pemerintah belum juga menetapkan gempa Lombok sebagai bencana nasional.

Menurut Pramono, ketika gempa Lombok dijadikan bencana nasional, kawasan itu akan tertutup seluruhnya untuk wisatawan. Hal itu dikhawatirkan akan memukul sektor pariwisata di NTB, padahal, pariwisata menjadi nadi perekonomian di sana.

"Karena begitu dinyatakan bencana nasional, maka seluruh Pulau Lombok akan tertutup untuk wisatawan dan kerugiannya lebih banyak," ujar Pramono di Istana pada Senin (20/8).

Setuju gak kamu status di Lombok dinaikan menjadi skala nasional guys?

Jokowi Teken Inpres Penanganan Gempa Lombok Jadi Bencana NasionalIDN Times/Sukma Shakti

Baca Juga: Barang Diduga Bom Ditemukan di Lombok, Ternyata Ini Isinya

Topik:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya