Jumlah Pasien yang Tewas Akibat Terjangkit Virus Corona Jadi 81 Orang

Belum ada WNI yang terjangkit virus corona

Jakarta, IDN Times - Jumlah pasien yang tewas akibat terjangkit virus corona terus bertambah. Data yang dilansir stasiun berita BBC edisi Senin (27/1), korban tewas telah mencapai 81 orang. Informasi mengenai jumlah korban tewas juga disampaikan oleh Kementerian Kesehatan RI. 

Sementara, sekitar 3.000 orang hampir dipastikan terjangkit virus itu. Data lain menyebut sebanyak 76 pasien yang tewas berada di Provinsi Hubei. Tidak diketahui berapa pasien yang tewas di Kota Wuhan. Sementara, lima orang lainnya yang tewas berada di luar Provinsi Hubei. 

Perdana Menteri Tiongkok, Li Keqiang, pada hari ini berkunjung ke Wuhan, ibukota Provinsi Hubei. Lalu, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok untuk mencegah agar virus ini bisa dikontaminasi dan tidak semakin menyebar ke negara lain?

1. Pemerintah Tiongkok memperpanjang waktu liburan Imlek

Jumlah Pasien yang Tewas Akibat Terjangkit Virus Corona Jadi 81 Orang(Situasi di Kota Wuhan, Tiongkok) Istimewa

Berdasarkan laporan BBC, Pemerintah Tiongkok melakukan beberapa cara untuk menunda negara mereka kembali ke rutinitas normal. Salah satunya dengan memperpanjang waktu libur nasional tahun baru imlek hingga hari Minggu esok. Menurut koresponden BBC, hal ini di luar kebiasaan yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok. 

Pemda di Shanghai masih menghentikan kegiatan bisnis sementara waktu. Mereka baru membiarkan pusat bisnis kembali beroperasi pada (10/12). Larangan beroperasi itu berlaku untuk semua perusahaan termasuk perusahaan medis, pemasok kebutuhan medis, dan supermarket. 

Kebijakan lain yang sudah diberlakukan sejak pekan lalu yakni Pemda Wuhan mengisolasi kota itu. Tidak boleh ada transportasi yang masuk dan keluar dari kota itu. Diharapkan dengan cara ini bisa meminimalisasi penyebaran virus tersebut. 

Baca Juga: Cegah Virus Corona, Menhub Tutup Rute Penerbangan ke Wuhan

2. Belum ada WNI yang terjangkit virus corona

Jumlah Pasien yang Tewas Akibat Terjangkit Virus Corona Jadi 81 Orang(IDN Times/Arief Rahmat)

Sementara, Pemerintah Indonesia memastikan masih ada 243 WNI yang bermukim di Tiongkok. Sisanya ada yang telah kembali ke Tanah Air untuk menikmati liburan semester dan merayakan imlek. Dari 243 itu, sebanyak 98 di antaranya bermukim di Kota Wuhan. Data tersebut diperoleh IDN Times dari Ketua Pusat Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Kota Wuhan, Nur Musyafak. 

Ketika dihubungi pada Minggu malam kemarin, Nur memastikan belum ada mahasiswa Indonesai di sana yang terjangkit virus corona. Konfirmasi serupa juga disampaikan oleh Plt juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah. 

"Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari KBRI Beijing, informasi yang menyebut bahwa ada satu mahasiswa Indonesia yang terjangkit virus itu, tidak benar. Sampai saat ini, belum ada warga Indonesia yang terkena virus corona," kata Faiza ketika memberikan keterangan pers pada Senin (27/1) di gedung Kemenlu. 

3. Pemerintah Indonesia menunggu respons dari Tiongkok untuk bisa melakukan evakuasi

Jumlah Pasien yang Tewas Akibat Terjangkit Virus Corona Jadi 81 OrangANTARA FOTO/Olha Mulalinda

Sementara, mengenai proses evakuasi warga Indonesia dari Tiongkok, plt juru bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah mengatakan pemerintah masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Negeri Tirai Bambu. Petunjuk dari Pemerintah Tiongkok dibutuhkan khususnya untuk membawa keluar WNI yang berada di Kota Wuhan yang sudah diisolasi sejak pekan lalu. 

Ia mengatakan evakuasi itu tidak selalu bermakna diboyong ke Tanah Air. Namun, juga bisa dibawa ke area yang lebih aman. Area tersebut bisa saja di dalam Tiongkok. 

"Pemerintah tentunya sudah berbicara dengan pemerintah Tiongkok melalui KBRI Beijing. Sekali lagi kami lebih akan banyak dibantu oleh keputusan Tiongkok untuk melakukan berbagai keputusan, termasuk proses evakuasi," kata Faiza pada hari ini. 

Untuk menyiapkan berbagai rencana cadangan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah mengadakan rapat dan konferensi video dengan pejabat dari Kementerian Kesehatan. Tujuannya, agar Menlu Retno bisa mendapatkan gambaran dan pertimbangan sebelum akhirnya diputuskan harus dilakukan evakuasi. 

Baca Juga: Pusat Penyebaran Virus Corona, Ini 5 Fakta Menarik Kota Wuhan 

Topik:

  • Umi Kalsum
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya