Comscore Tracker

[UPDATE] Masih Tinggi, Hari Ini Kasus COVID-19 di RI Bertambah 8.083

17 kabupaten masuk zona merah COVID-19

Jakarta, IDN Times - Kasus harian COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan, per Jumat (11/6/2021), terdapat penambahan 8.083 kasus positif virus corona. Ini melanjutkan tren melonjaknya COVID-19 pada Kamis (10/6/2021), yang angkanya mencapai 8.892 kasus. 

Dengan demikian akumulasi kasus COVID-19 di Indonesia telah mencapai 1.894.025 kasus.

Sedangkan, angka harian kesembuhan pada hari ini dilaporkan 6.230. Sehingga, total angka kesembuhan dari virus corona sudah mencapai 1.735.144 kasus. 

Sementara, angka harian meninggal pada hari ini mencapai 193, sehingga akumulasi kasus kematian mencapai 52.566.

Kasus aktif COVID-19 pun terus mengalami kenaikan. Pada hari ini dilaporkan ada penambahan 1.660 kasus aktif COVID-19. Maka, jumlah pasien yang kini dirawat di rumah sakit mencapai 106.315 orang. 

Lalu, di mana saja area yang masih masuk kategori zona merah?

1. Jumlah orang yang dites COVID-19 naik menjadi 74.144

[UPDATE] Masih Tinggi, Hari Ini Kasus COVID-19 di RI Bertambah 8.083Ilustrasi Tes Usap/PCR Test (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Berdasarkan data yang dilaporkan Satgas COVID-19, dalam kurun waktu 24 jam terakhir, jumlah individu yang dites mencapai 74.144 orang. Angka ini lebih tinggi bila dibandingkan jumlah orang yang dites pada Kamis kemarin, yaitu 68.996. 

Sebanyak 29.665 orang dites dengan menggunakan tes PCR-RT, 351 orang menggunakan tes TCM dan 44.128 menggunakan antigen. Namun, dari jumlah orang yang dites, mayoritas menunjukan hasil tes negatif yakni 66.061 orang. 

Sedangkan, dilihat dari angka positivity rate harian, pada hari ini dilaporkan mencapai 10,90 persen. Angka ini masih menunjukkan bahwa pandemik COVID-19 di Indonesia masih belum terkendali. Sebab, angka positivity rate harian masih berada di atas lima persen. 

Baca Juga: Ivermectin Usulan Moeldoko Diedarkan ke Kudus, Bisakah Obati COVID-19?

2. Sebanyak 458.535 orang menerima suntikan dosis pertama vaksin COVID-19

[UPDATE] Masih Tinggi, Hari Ini Kasus COVID-19 di RI Bertambah 8.083Ilustrasi vaksinasi COVID-19 (ANTARA FOTO/Jojon)

Sementara, target pemerintah untuk mengejar kekebalan kelompok atau herd immunity masih jauh. Satgas Penanganan COVID-19 pada hari ini melaporkan 458.535 individu telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19. Maka, akumulasi warga yang telah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 19.669.968 orang. 

Sedangkan, dari angka itu yang telah menerima dosis kedua vaksin COVID-19 pada hari ini mencapai 36.721 orang. Maka, total warga yang telah mendapat dosis kedua vaksin COVID-19 mencapai 11.525.638 orang. 

Diketahui, target sasaran vaksinasi COVID-19 pemerintah mencapai 40.349.049 orang. Bila membandingkan dengan angka di lapangan warga yang telah divaksinasi, maka target tersebut masih jauh. 

Sedangkan, dari ketersediaan vaksin COVID-19, pada Kamis malam, Indonesia kembali menerima 1.504.800 vaksin AstraZeneca. Vaksin tersebut diperoleh melalui skema multilateral COVAX. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kemarin menyampaikan dengan demikian jumlah vaksin AstraZeneca yang diterima secara gratis mencapai 8.228.400 dosis. 

Maka, jumlah vaksin secara keseluruhan yang telah diterima oleh Indonesia mencapai 93.728.400 dosis. 

3. Satgas catat ada 17 daerah masuk zona merah COVID-19

[UPDATE] Masih Tinggi, Hari Ini Kasus COVID-19 di RI Bertambah 8.083Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Sementara, berdasarkan daftar yang dimiliki Satgas Penanganan COVID-19, terdapat 17 daerah yang masuk ke dalam zona merah COVID-19. Berikut daftar lengkapnya:

  1. Kota Banda Aceh
  2. Kota Medan
  3. Agam
  4. Lima puluh kota
  5. Dharmasraya
  6. Solok
  7. Kuantan Singingi
  8. Siak
  9. Tebo
  10. Kota Palembang
  11. Karimun
  12. Kota Batam
  13. Ciamis
  14. Bandung Barat
  15. Tegal
  16. Kudus
  17. Kota Bima

Baca Juga: 25 Kabupaten Kota Penyumbang Kasus COVID-19 Terbanyak, Kudus Pertama 

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya