Comscore Tracker

60 Purnawirawan TNI Dukung Prabowo di Pilpres, Ini Kata Koalisi Jokowi

Koalisi Jokowi tidak akan redup dengan deklarasi itu

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengunggah di akun Twitternya @fadlizon, tentang deklarasi dukungan para jenderal purnawirawan TNI kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pilpres 2019 mendatang.

"Sekitar 60 jenderal purnawirawan TNI deklarasi dukung @prabowo sebagai Presiden 2019," kata Fadli disertai video deklarasi para purnawirawan TNI tersebut, Kamis (2/7).

Melihat dukungan dari kalangan militer semakin menguat kepada kubu Prabowo, lantas bagaimana koalisi Jokowi melihatnya?

1. Golkar yakini bahwa tidak semua kalangan militer mendukung Prabowo

60 Purnawirawan TNI Dukung Prabowo di Pilpres, Ini Kata Koalisi JokowiIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji mengatakan bahwa koalisi Jokowi tak gencar meski terdapat 60 jenderal purnawirawan TNI yang deklarasi dukungan kepada Prabowo. Menurutnya, di barisan Jokowi juga banyak pendukung dari kalangan militer.

"Di barisan Pak Jokowi juga sangat banyak. Lha dulu saja ada Pak Luhut dan kawan-kawan yang jumlahnya puluhan. Cuman kita anteng-anteng saja," kata Sarmuji kepada IDN Times, Kamis (2/7).

Sarmuji juga menerangkan, walaupun beberapa purnawirawan TNI dan Polri ada yang deklarasi dukungannya kepada Prabowo, namun ia tetap yakin jika tidak semua suara di kalangan militer.

"Kan tidak semua purnawirawan ke sana. Mungkin malah lebih banyak ke Pak Jokowi karena melihat Pak Jokowi telah banyak berbuat untuk bangsa dan negara. Purnawirawan TNI orientasinya bukan kekuasaan, tetapi yang terbaik untuk bangsa," ungkapnya.

Baca Juga: Koalisi Prabowo Siapkan Tim Kecil untuk Pilpres 2019

2. PDIP yakin deklarasi dukungan tak akan redupkan semangat di koalisi Jokowi

60 Purnawirawan TNI Dukung Prabowo di Pilpres, Ini Kata Koalisi JokowiIDN Times/Margith Damanik

Sementara Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menyampaikan bahwa deklarasi tersebut tidak akan membuat ciut koalisi Jokowi. Menurutnya, keoptimisan dengan menangnya Jokowi harus tetap terjaga.

"Hidup dan tujuan kita jangan redup diombang-ambingkan oleh deklarasi. Niat tulus, lurus, dan konsistensi perjuangan harus tetap kokoh," ujar Hendrawan saat dihubungi IDN Times, Kamis (2/7).

Baginya, bergabungnya dua 'jenderal' yaitu SBY dan Prabowo dalam koalisi, tidak akan membuat redup semangat dari koalisi Jokowi.

"Jangan melakukan simplifikasi berlebihan. Militer yang dipihak Jokowi juga banyak, sama juga dengan polisi yamg dipihak Prabowo juga tidak sedikit. Semua paslon punya basis dukungan yang luas," jelasnya.

3. PSI tetap optimis dukungan militer akan ke Jokowi juga

60 Purnawirawan TNI Dukung Prabowo di Pilpres, Ini Kata Koalisi JokowiIDN Times/Vanny El Rahman

Lalu, Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni pun tetap menyampaikan rasa optimisnya jika hal tersebut tidak akan mempengaruhi dukungan terhadap Jokowi. Ia mengatakan bahwa masih banyak kalangan militer yang memberikan dukungan kepada Jokowi.

"Kami menghormati pilihan para purnawiraan tersebut. Meski belum punya angka pasti, saya yakin tidak kalah banyak purnawiraan yang mendukung Jokowi. Banyak sekali para purnawiraan yang tergabung di partai-partai koalisi pendukung Jokowi," ucap dia kepada IDN Times, Kamis (2/7).

4.60 Jenderal Purnawirawan TNI deklarasi dukung Prabowo di Pilpres 2019

60 Purnawirawan TNI Dukung Prabowo di Pilpres, Ini Kata Koalisi JokowiIDN Times/Irfan Fathurohman

Di dalam postingan video yang diunggah oleh Fadli. Terdapat beberapa purnawirawan TNI yang mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo sebagai presiden di Pilpres 2019.

Pendeklarasian sejumlah Jenderal Purnawirawan TNI tersebut dilakukan dihadapan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Kami para purnawirawan TNI Polri dengan ini menyatakan memberikan dukungan sepenuhnya kepada letnan jenderal TNI purnawirawan Prabowo Subianto," kata salah satu purnawirawan TNI tersebut sambil diikuti oleh yang lainnya.

"Dalam perjuangan membela kepentingan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia pada pencalonan sebagai presiden Republik Indonesia 2019. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menyertai perjuangan kita," lanjutnya.

Baca Juga: Ajak Pensiunan TNI Gabung PDIP, Langkah Jokowi Lawan Prabowo?

Topic:

  • Sugeng Wahyudi

Just For You