Comscore Tracker

Ingatkan Menteri, Jokowi Minta Keamanan Vaksin COVID-19 Diutamakan

Jokowi minta urusan vaksin tak tergesa-gesa

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo meminta agar pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dipastikan keamanan dan keefektifannya. Menurut dia, penyuntikan vaksin harus melalui tahapan-tahapan atau uji klinis yang benar. Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas tentang Rencana Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi.

"Keamanan artinya kalau disuntik betul-betul melalui sebuah tahapan-tahapan, uji klinis yang benar," ujar Jokowi dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2020).

Baca Juga: Epidemiolog: Vaksinasi COVID-19 Jangan Buru-buru, Bisa Fatal

1. Jokowi sebut penting keamanan vaksin untun kepercayaan masyarakat

Ingatkan Menteri, Jokowi Minta Keamanan Vaksin COVID-19 DiutamakanPresiden Jokowi pimpin rapat terbatas pada Jumat (23/10/2020) (Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Jokowi mengatakan masalah keamanan dan keefektifan vaksinasi menjadi salah satu hal penting. Sebab kepercayaan masyarakat terhadap vaksin COVID-19 bisa terwujud melalui vaksinasi yang tengah diprogramkan pemerintah.

"Karena kalau tidak, ada satu saja yang masalah, nanti bisa menjadikan ketikdakpercayaan masyarakat akan upaya vaksinasi ini," ujar presiden.

2. Jokowi minta vaksinasi tak tergesa-gesa, semua harus berdasarkan sains dan standar kesehatan

Ingatkan Menteri, Jokowi Minta Keamanan Vaksin COVID-19 DiutamakanIlustrasi vaksin atau jarum suntik (IDN Times/Arief Rahmat)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan aspek keamanan menjadi salah satu perhatian masyarakat, termasuk bagi para pakar dan peneliti. Karena itulah, ia meminta semua tahapan harus berdasarkan sains dan standar-standar kesehatan.

"Hati-hati, jangan sampai kita tergesa-gesa ingin vaksinasi sehingga kita kaidah-kaidah saintifik, data-data kesehatan dinomorduakan. Tidak bisa. Jangan timbul persepsi pemerintah tergesa-gesa, terburu-buru tanpa ikuti koridor-koridor ilmiah yang ada," tutur Jokowi.

"Tolong betul-betul kita lalui semuanya meskipun ingin dipercepat, hal-hal tadi jangan sampai dilupakan," lanjut dia.

3. Jokowi ingin vaksinasi gerak cepat, tapi tetap harus direncanakan dengan matang

Ingatkan Menteri, Jokowi Minta Keamanan Vaksin COVID-19 DiutamakanPresiden Jokowi meresmikan pabrik gula di Kabupaten Bombana pada Kamis (22/10/2020) (Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Terlepas dari itu semua, Jokowi mengaku, memang pemerintah ingin bergerak cepat dalam urusan vaksin virus corona. Namun, ia tetap mengingatkan bahwa semuanya harus tetap direncanakan dengan matang.

"Karena setelah saya detailkan, ini menyangkut banyak hal, aspek, yang kita harus siapkan, kita harus persiapan secara matang," kata dia.

Jokowi menambahkan pemerintah memang perlu bergerak cepat lantaran semua negara tengah berlomba-lomba memperoleh vaksin COVID-19. "Kita tahu, ini semuanya kejar-kejaran, semua kejar-kejaran vaksin agar warga mereka bisa pulih, ekonominya bangkit," ujar dia.

 

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times

Baca Juga: DPR Usul Warga Miskin dapat Prioritas Vaksin COVID-19 dan Gratis

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya